Breaking News
Trending Tags

Polisi Tangkap Tiga Pengendali Narkoba Tempat Hiburan Malam Whiterabit

  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap tiga buronan yang diduga menjadi pengendali peredaran narkotika di tempat hiburan malam Whiterabit, Jakarta. Ketiganya ditangkap di lokasi berbeda, yakni Sukabumi serta dua titik di Jakarta Utara. Dari operasi tersebut, polisi menyita uang tunai miliaran rupiah dan sejumlah barang bukti lain.

‎Ketiga tersangka masing-masing berinisial Denny Wiraatmaja alias Koko, Ika Novita Sari alias Mami Mika, dan Andry Yulianto. Mereka sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang terkait pengungkapan jaringan narkotika yang beroperasi di lingkungan tempat hiburan malam tersebut.

‎Kasatgas Narcotic Investigation Center (NIC) Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, menjelaskan penangkapan pertama dilakukan terhadap Denny di kawasan Petilasan Eyang Sembah Dalem, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu sore. Penangkapan itu merupakan hasil pengembangan penyelidikan tim gabungan.

‎“Tim gabungan Subdirektorat 4 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di tempat hiburan malam Whiterabit Jakarta,” ujar Kevin, Kamis (2/4/2026).

‎Dari tangan Denny, polisi menyita uang tunai, telepon genggam, serta sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas distribusi narkotika. Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut hingga menangkap tersangka kedua.

‎Ika Novita Sari alias Mami Mika diamankan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin pagi. Dalam penggeledahan, polisi menemukan brankas berisi uang tunai lebih dari Rp3 miliar, mesin penghitung uang, serta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.

‎Pada malam hari di tanggal yang sama, tim kembali menangkap Andry Yulianto di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia diduga berperan sebagai pihak yang menyiapkan sekaligus menjual narkotika kepada pengunjung tempat hiburan malam tersebut.

‎“Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, tim berhasil mengamankan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial DW alias Koko, INS alias Mami Mika, dan AY. Ketiganya memiliki peran penting dalam jaringan ini,” kata Kevin.

‎Ia merinci, INS alias Mami Mika berperan sebagai pengendali, sementara DW alias Koko mengatur pendistribusian narkotika ke Whiterabit PIK dan Whiterabit Gatot Subroto. Adapun AY disebut bertugas sebagai pengedar kepada pengguna di lokasi hiburan malam.

‎Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penindakan sebelumnya di Whiterabit Gatot Subroto yang telah menjerat sejumlah pelaku lain. Dari hasil penyelidikan, polisi juga menemukan indikasi keterkaitan jaringan dengan pengendalian lintas negara.

‎Polisi menyebut peredaran tersebut melibatkan berbagai jenis narkotika, termasuk ekstasi, ketamin, dan vape yang diduga mengandung zat adiktif. Keuntungan dari penjualan dikumpulkan dalam bentuk uang tunai sebelum disalurkan ke jaringan lain.

‎Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Penyidik masih menelusuri aliran dana, melakukan digital forensik, serta mengembangkan jaringan lain yang diduga terkait. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Selebgram Xander meminta maaf setelah konten yang dianggap menirukan penyandang disabilitas menuai kecaman warganet. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. (Tiktok/violettaxandrea)

    Bikin Konten yang Dianggap Menghina Disabilitas, Xander Berujung Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Selebgram sekaligus kreator konten Tiktok @Violettaxandrea atau yang dikenal dengan nama Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah video yang diunggahnya memicu gelombang kritik di media sosial. ‎Konten tersebut menjadi sorotan karena dianggap menirukan kondisi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Aksi dalam video itu dinilai tidak memiliki empati serta menjadikan […]

  • Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI viral di media sosial. Sebanyak 16 mahasiswa terancam sanksi berat hingga drop out dan proses hukum. (Foto: FH UI)

    ‎Ini Kronologi Kasus Chat Mesum FH UI Yang Viral, 16 Mahasiswa Terancam DO

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews — Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian luas publik setelah tangkapan layar percakapan grup mahasiswa tersebar di media sosial, Minggu (12/4/2026). ‎Konten percakapan tersebut memicu reaksi keras karena diduga mengandung unsur pelecehan verbal, objektifikasi perempuan, serta komentar tidak pantas yang ditujukan kepada mahasiswi hingga dosen. […]

  • Polisi membongkar laboratorium tembakau sintetis di apartemen Senen, Jakarta Pusat. Seorang bandar ditangkap dengan barang bukti ratusan gram siap edar. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Laboratorium Narkoba di Apartemen Senen Terbongkar, Omzet Ratusan Juta

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap praktik pembuatan narkotika jenis tembakau sintetis yang dijalankan secara tersembunyi di sebuah apartemen kawasan Senen, Jakarta Pusat. ‎Penggerebekan ini menguak adanya laboratorium ilegal skala rumahan dengan perputaran uang mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan. Polisi turut mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga sebagai bandar […]

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Viral WO Kabur Bawa Uang Pengantin, Polisi Buka Posko Korban Penipuan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aparat kepolisian masih memburu pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) yang diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah pasangan calon pengantin. Kasus ini menjadi sorotan setelah kisah korban viral di media sosial. ‎Polres Metro Jakarta Timur kini membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dugaan penipuan tersebut. Polisi juga masih mendalami […]

  • Kasus Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Bergulir, Polisi Periksa Ayah Korban

    Kasus Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Bergulir, Polisi Periksa Ayah Korban

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) memulai tahapan penyelidikan dengan memanggil ayah korban sebagai saksi terkait kasus dugaan malapraktik di Rumah Sakit Permata Madina yang mengakibatkan lengan seorang pasien remaja berinisial RSH (18) diamputasi. Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Tri Boy Alvin Siahaan melalui penyidiknya telah melayangkan surat undangan klarifikasi […]

  • Terpidana penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Robig Zaenudin, positif narkoba saat di lapas dan dipindah ke Nusakambangan. (Ist)

    Robig, Mantan Polisi Pembunuh Siswa di Semarang Positif Narkoba di Lapas

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Semarang, ReportaseNews — Terpidana kasus penembakan yang menewaskan siswa SMKN 4 Semarang, Robig Zaenudin, diketahui positif mengonsumsi narkoba saat menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang. ‎Temuan tersebut muncul setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan di dalam lapas pada Januari 2026. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dan […]

expand_less