Breaking News
Trending Tags

Inkonsistensi Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Jadi Sorotan

  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menuai kritik tajam netizen setelah potongan video babak final yang menunjukkan ketidakkonsistenan penilaian viral di media sosial.

Dalam tayangan tersebut, juri memberikan poin sempurna kepada satu peserta, tetapi memberikan nilai penalti kepada peserta lain, meski keduanya melontarkan kalimat jawaban yang secara substansi dan redaksi dianggap identik oleh penonton.

Peristiwa ini bermula saat Grup C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mengenai pertimbangan wajib DPR dalam memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Perwakilan Grup C menjawab bahwa anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh Presiden.

Namun, juri Dyastasita langsung memberikan nilai minus lima dengan dalih unsur “DPD” tidak disebutkan dalam jawaban tersebut.

Suasana memanas ketika Grup B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama persis dengan apa yang diucapkan oleh Grup C sebelumnya. Secara mengejutkan, Dyastasita justru memberikan nilai sempurna 10 poin kepada Grup B dan menyatakan inti jawaban mereka sudah benar.

Sontak, peserta dari SMAN 1 Pontianak melayangkan protes keras di atas panggung karena merasa diperlakukan tidak adil atas jawaban yang serupa.

Menanggapi protes tersebut, dewan juri bersikukuh pada keputusan mereka dengan menekankan faktor kejelasan suara saat menjawab.

Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR Indri Wahyuni menegaskan teknis penyampaian merupakan bagian dari penilaian yang mutlak di tangan juri.

“Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting, ya. Jadi, biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas. Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5,” kata Indri saat memberikan penjelasan kepada peserta yang memprotes.

Keputusan itu memicu perdebatan luas di kolom komentar media sosial. Publik mempertanyakan objektivitas juri dalam lomba tingkat negara tersebut. Meskipun juri beralasan pada aspek artikulasi, banyak pihak menilai perbedaan perlakuan terhadap jawaban yang secara auditif terdengar sama telah mencederai sportivitas kompetisi pendidikan tersebut. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Suasana pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan. (Foto: RN/Tama)

    Kapolri Minta Pemudik Manfaatkan WFA Saat Arus Balik

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Semarang, ReportaseNews — Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengurangi kepadatan arus balik Lebaran 2026. Imbauan tersebut disampaikan saat pembukaan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). ‎Kapolri mengatakan kebijakan WFA dapat membantu menyebar pergerakan kendaraan sehingga puncak […]

  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan Fatia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek pengadaan. (Ist)

    Fadia Arafiq Tersangka, Perusahaan Keluarga Raup Rp46 Miliar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. ‎Penetapan tersangka diumumkan KPK setelah mengungkap dugaan praktik pengondisian proyek outsourcing melalui perusahaan keluarga, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). ‎Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut […]

  • Kasus pelecehan penumpang oleh driver taksi online di Jakarta Pusat viral. Polisi menangkap terduga pelaku di Depok dan menyita sejumlah barang bukti. (Foto: Tangkapan Layar)

    Driver Taksi Online Diduga Cabuli Penumpang di Jakpus, Pelaku Ditangkap di Depok

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Dugaan pelecehan terhadap penumpang wanita oleh pengemudi taksi daring atau taksi online terjadi di kawasan dekat Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026). Peristiwa tersebut mencuat setelah rekaman CCTV dan video kejadian beredar di media sosial. ‎Dalam video yang viral, mobil berwarna abu-abu yang ditumpangi korban terlihat menepi secara tiba-tiba. Korban kemudian […]

  • Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, menyampaikan bahwa Teheran menolak syarat yang diajukan pihaknya. (Foto: Getty Images/Jacquelyn Martin)

    Gagal di Islamabad, AS-Iran Buntu Soal Nuklir dan Hormuz

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Islamabad, ReportaseNews — Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah perundingan intensif selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. ‎Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, menyampaikan bahwa Teheran menolak syarat yang diajukan pihaknya. ‎“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya kira ini lebih […]

  • Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina

    Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi luka lebam di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal milik Haji Endang, Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (8/4/2026). Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut diduga menjadi korban penganiayaan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit […]

  • Selamat Jalan Cak! Jurnalis Tangguh yang Murah Hati (Sebuah Obituari)

    Selamat Jalan Cak! Jurnalis Tangguh yang Murah Hati (Sebuah Obituari)

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Oleh : Viandi Depok, ReportaseNews – Mendadak ingatan saya terlempar jauh ke masa-masa liputan bersama Cak Herlambang. Rasanya baru kemarin kita jatuh bangun berburu berita. Mulai dari menyisir Desa Tenggulun yang gersang, kampung halamannya Amrozi, terpidana Bom Bali, sampai menelusup ke gelapnya dunia malam Surabaya. “ Ayo Cak PTC (Piece to Camera)! “ Pintaku spontan […]

expand_less