Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Geser Brian Uriarte
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali memimpin klasemen pembalap rookie Moto3 2026 setelah rival utamanya, Brian Uriarte, resmi didiskualifikasi dari hasil Moto3 GP Catalunya akibat pelanggaran regulasi teknis terkait penggunaan oli mesin.
Keputusan tersebut diumumkan oleh panel steward setelah hasil pemeriksaan laboratorium independen mengonfirmasi bahwa motor KTM milik Uriarte menggunakan pelumas yang tidak sesuai dengan spesifikasi resmi yang ditetapkan dalam regulasi Moto3. Temuan itu berasal dari pemeriksaan teknis pasca-kualifikasi dan balapan GP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 17 Mei 2026.
Berdasarkan aturan teknis Moto3, seluruh tim wajib menggunakan oli resmi yang telah ditentukan penyelenggara. Regulasi tersebut diterapkan untuk menjaga kesetaraan performa di antara seluruh peserta dan mencegah adanya keuntungan teknis melalui penggunaan pelumas atau aditif tertentu di luar spesifikasi yang diizinkan.
Setelah sampel awal menunjukkan adanya ketidaksesuaian, tim Uriarte mengajukan pemeriksaan ulang melalui sampel kedua (B Sample). Namun, hasilnya tetap mengonfirmasi pelanggaran yang sama sehingga panel steward menjatuhkan sanksi diskualifikasi terhadap seluruh hasil pembalap asal Spanyol tersebut di GP Catalunya.
Akibat keputusan itu, hasil finis keempat yang sebelumnya diraih Uriarte dibatalkan dan 13 poin yang diperolehnya di Catalunya dihapus dari klasemen. Sebaliknya, posisi pembalap lain mengalami penyesuaian, termasuk Veda Ega Pratama yang naik satu peringkat dari posisi kedelapan menjadi ketujuh dan mendapatkan tambahan satu poin.
Perubahan tersebut berdampak signifikan pada persaingan kategori rookie. Veda kini kembali menempati posisi teratas klasemen rookie Moto3 2026 sekaligus memperkuat posisinya di papan atas klasemen dunia Moto3. Pembalap Honda Team Asia itu juga semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pendatang baru paling menjanjikan musim ini.
Sebelumnya, Veda tampil impresif sepanjang musim debutnya di Moto3. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut beberapa kali finis di zona poin dan bahkan berhasil mencetak podium bersejarah bagi Indonesia di ajang Grand Prix musim ini.
Dengan momentum positif tersebut, Veda Ega Pratama kini berpeluang semakin memperlebar jarak dari para pesaingnya dalam perebutan gelar Rookie of The Year Moto3 2026. Seri berikutnya akan menjadi kesempatan penting bagi pembalap Indonesia itu untuk mempertahankan konsistensi sekaligus menjaga asa meraih hasil terbaik di kejuaraan dunia Moto3 musim ini. (RN-04).
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar