Dramatis! Penalti Evandra Hantarkan Indonesia ke Semifinal AFF U-19 2026
- calendar_month 23 menit yang lalu
- print Cetak

Timnas Indonesia U-19 memastikan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 usai menundukkan Vietnam 2-1. Gol penalti Evandra Florasta di masa injury time menjadi penentu kemenangan Garuda Muda. (Foto: Instagram/Timnasindonesia)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-1 dalam laga terakhir Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (7/6/2026).
Kemenangan ini diraih melalui pertandingan yang berlangsung panas sejak menit awal. Selain diwarnai duel keras antarpemain, laga juga menghadirkan drama hingga detik-detik terakhir sebelum peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut membuat skuad Garuda Muda keluar sebagai juara Grup A dengan raihan sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan sekaligus mengamankan tiket ke babak empat besar.
Reno Salampessy Buka Keunggulan Indonesia
Sejak kick-off, kedua tim langsung menampilkan permainan berintensitas tinggi. Vietnam berusaha menekan lewat permainan agresif, sementara Indonesia tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang.
Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya lahir pada menit ke-22. Berawal dari kesalahan lini belakang Vietnam dalam mengantisipasi bola, Arkhan Kaka berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke area berbahaya.
Bola kemudian disambar Reno Salampessy. Dengan tenang, gelandang muda tersebut mengecoh pemain lawan sebelum melepaskan tembakan yang gagal dibendung kiper Vietnam.
Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Namun, kabar kurang baik datang pada menit ke-34 ketika Reno harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena mengalami masalah fisik. Posisinya kemudian digantikan Irpan Siregar.
Vietnam Bangkit di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Vietnam tampil lebih sabar dan terorganisasi. Serangan demi serangan mulai dibangun melalui sektor sayap yang beberapa kali merepotkan pertahanan Indonesia.
Melihat permainan lawan yang semakin dominan, pelatih Indonesia melakukan perubahan dengan memasukkan Amar Birkic dan Welber Jardim pada menit ke-64 untuk memperkuat lini tengah.
Tekanan Vietnam akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Nguyen Quoc Khanh sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Indonesia merespons dengan serangkaian serangan berbahaya, sementara tensi pertandingan meningkat hingga memicu beberapa kericuhan antarpemain di lapangan.
Penalti Evandra Jadi Penentu
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, drama terjadi pada masa injury time.
Wasit Tanimoto Ryo menunjuk titik putih setelah pemain Indonesia dilanggar dari belakang saat berupaya menyambut bola di kotak penalti Vietnam.
Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut.
Dengan ketenangan tinggi, Evandra mengarahkan bola ke sisi kiri gawang, sementara kiper Vietnam bergerak ke arah berlawanan.
Evandra Florasta menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Indonesia kembali unggul.
Gol itu menjadi penentu kemenangan Garuda Muda. Hingga peluit panjang dibunyikan, Vietnam gagal mencetak gol balasan.
Kemenangan 2-1 atas Vietnam memastikan Timnas Indonesia U-19 menyapu bersih seluruh pertandingan Grup A.
Garuda Muda mengoleksi sembilan poin dari tiga laga dan berhak melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2026 sebagai juara grup.
Keberhasilan ini sekaligus menjaga asa Indonesia untuk meraih gelar juara di ajang kelompok umur paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.
Susunan Pemain
Indonesia U-19: Dafa Al Gasemi; Muhammad Algazani Dwi, Muhamad Ibrah, Putu Panji; Eizar Jacob, Reno Salampessy, Muhammad Isfandyar, Fabio Azkairawan; Arkhan Kaka, Dimas Adi Prasetyo, Nazriel Alfaro.
Vietnam U-19: Xuan Tin Hoa; Nguyen Quoc Khanh, Hoang Minh Hoi, Le Tan Dung, Nguyen Van Khanh; Hoang Trong Duy, Tran Gia Hung, Nguyen Tan Minh; Nguyen Van Bach, Hoang Cong Hau, Nguyen Trong Duc Vu.
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar