Breaking News
Trending Tags

Namanya Disebut di Sidang Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Siap Buka-bukaan Besok

  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Raffi Ahmad, artis sekaligus Utusan Khusus Presiden, menggandeng pengacara senior Hotman Paris Hutapea setelah namanya mendadak muncul dalam persidangan kasus dugaan suap impor jasa pengiriman Blueray Cargo yang menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai.

Langkah suami Nagita Slavina itu untuk mematahkan tudingan yang beredar, sekaligus mempersiapkan ruang klarifikasi menyeluruh guna menjaga kredibilitasnya sebagai pejabat publik baru di lingkungan istana.

Raffi mengaku sama sekali tidak pernah terlibat dalam transaksi maupun menggunakan jasa pengiriman yang kini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Raffi mengaku sudah terbiasa dengan berbagai terpaan isu miring yang menyeret namanya, mulai dari tuduhan pencucian uang hingga kasus impor ilegal ini.

Kendati demikian, demi meluruskan informasi yang berkembang di persidangan, dia memilih menyelesaikan polemik ini secara hukum dan transparansi penuh dalam waktu dekat.

“Oh iya, udah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uang lah, ini lah. Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun enggak,” kata Raffi Ahmad, dirilis suara.com, Selasa (9/6/2026).

Guna memastikan semua tuduhan terjawab secara hukum dan tidak menjadi bola liar yang merugikan reputasinya, sang presenter kondang memastikan akan menggelar konferensi pers bersama tim hukumnya dalam dua hari kedepan.

“Tapi nanti lebih jelasnya lagi, saya udah hubungin Bang Hotman untuk minta pendampingan hukum. Nanti hari Kamis kita presscon biar terjabarkan semuanya. Oke?” tambah Raffi.

Sebelumnya, nama Raffi Ahmad secara mengejutkan mencuat dalam persidangan kasus suap Blueray Cargo. Nama sang artis dikaitkan dengan adanya penitipan atau pengiriman barang elektronik mewah seperti laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia.

KPK membenarkan bahwa nama Raffi memang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Meski demikian, lembaga antirasuah itu menegaskan hingga saat ini belum menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mengaitkan sang Utusan Khusus Presiden dengan konstruksi perkara dugaan suap, sehingga belum ada urgensi untuk memanggilnya, baik sebagai saksi maupun tersangka.

Menghadapi situasi yang kembali membuat dirinya menjadi sorotan publik, Raffi memilih tetap tenang dan menyikapinya secara santai sebelum memberikan penjelasan komprehensif pada hari Kamis besok.

“Udah biasa saya dibilang apa. Yang penting kalau ada yang fitnah, biar jadi pahalanya buat saya. Oke? Terima kasih, sampai ketemu hari Kamis. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Raffi. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Pemprov Sumut Kucurkan Rp36,5 Miliar Perbaiki Jalan dan Jembatan di Madina

    Pemprov Sumut Kucurkan Rp36,5 Miliar Perbaiki Jalan dan Jembatan di Madina

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memastikan akses transportasi menuju wilayah pantai barat akan segera pulih seiring langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) yang mengucurkan dana sebesar Rp36,5 miliar untuk perbaikan ruas jalan Jembatan Merah hingga Simpang Gambir. Proyek strategis yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juni 2026 ini diproyeksikan mampu […]

  • Buntut Kasus Pungli WNA di Pelabuhan, Kepala Imigrasi Batam Dicopot

    Buntut Kasus Pungli WNA di Pelabuhan, Kepala Imigrasi Batam Dicopot

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Hajar Aswad dicopot dari jabatannya dan ditarik ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan praktik pungutan liar (Pungli) terhadap warga negara asing (WNA) di Pelabuhan Internasional Batam Center. Tindakan pencopotan jabatan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab organisasi setelah Direktorat Kepatuhan Internal (Patnal) […]

  • Polda Metro Jaya menangkap selebgram asal Brunei Darussalam berinisial MIA terkait kasus penganiayaan yang menewaskan sesama WN Brunei di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Resmob Polda Metro Jaya)

    Polisi Tangkap Selebgram Brunei Usai Pukul Korban Hingga Tewas di Blok M

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam berinisial MHF di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi telah menangkap terduga pelaku yang merupakan selebgram berinisial MIA yang juga merupakan warga Brunei Darussalam. ‎Kasus tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Melawai, Kebayoran Baru, pada 6 […]

  • Anak Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Magetan

    Anak Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Magetan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Pemotor sekeluarga terdiri ayah yang memboncengkan istri dan anaknya, mengalami kecelakaan tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan raya Maospati – Ngawi, Minggu (08/03/2026). Salah seorang pembonceng motor, yakni anak laki-lakinya  meninggal di lokasi kejadian. Ketiga korban diketahui tercatat sebagai warga Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur. Saat kejadian hingga diluar […]

  • Peringatan Tsunami, Warga Pesisir Diminta Evakuasi Usai Gempa M 7,7 di Laut Sulawesi

    Peringatan Tsunami, Warga Pesisir Diminta Evakuasi Usai Gempa M 7,7 di Laut Sulawesi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginstruksikan masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Indonesia untuk segera melakukan evakuasi mandiri menyusul pemutakhiran peringatan dini tsunami akibat gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi pukul 06.37 WIB. Langkah penyelamatan kedaruratan ini menjadi fokus utama setelah pusat gempa terdeteksi di kedalaman 47 […]

  • PMI Diduga Jadi Korban Penempatan Nonprosedural di Arab Saudi, LBH Somasi PT A.A

    PMI Diduga Jadi Korban Penempatan Nonprosedural di Arab Saudi, LBH Somasi PT A.A

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indonesia diduga menjadi korban penempatan nonprosedural di Arab Saudi. Korban bernama Yeni Yahya binti Yatin mengaku mengalami penderitaan dan kondisi kesehatan yang memburuk setelah bekerja di negara tersebut. Kasus ini kini mendapat pendampingan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Keadilan Bersama atau YLBH-GKB. Lembaga tersebut telah melayangkan […]

expand_less