Kebakaran Hebat di Belakang Masjid Mujahidin Pontianak, Rumah Seorang Dokter Ludes Dilalap Api
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kebakaran hebat terjadi di belakang Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Rumah milik dokter Mali hangus terbakar, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianak, ReportaseNews – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kawasan belakang Masjid Raya Mujahidin, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (21/6/2026) siang. Rumah milik dokter Mali yang berada di Jalan Mujahidin Nomor 10 mengalami kerusakan parah setelah dilalap api.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.50 WIB dan sempat mengundang perhatian warga. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi terlihat dari berbagai penjuru Kota Pontianak, memicu kekhawatiran masyarakat karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah yang terdiri dari enam kamar serta sebuah garasi. Di tengah proses evakuasi, warga bersama petugas berhasil menyelamatkan satu unit mobil yang terparkir di dalam garasi dengan cara didorong keluar menjauh dari kobaran api.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat melihat asap muncul dari bagian rumah sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.
Pamapta I Polresta Pontianak, Ipda Suhery Sitorus, mengatakan petugas mendapati kobaran api sudah dalam kondisi besar saat tiba di lokasi kejadian.
”Api saat diketahui telah membesar disertai kepulan asap hitam yang cukup tebal. Dugaan sementara saat itu pemilik rumah sedang berada di dalam rumah hendak memasang dupa. Namun penyebab dan sumber api dari musibah kebakaran ini masih dalam penyelidikan,” ujar Suhery, Minggu (21/6/2026).
Laporan kebakaran yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh sejumlah organisasi pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak. Puluhan personel dan armada diterjunkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Komandan Pemadam Kebakaran Borneo Kalimantan Barat, Deri, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi kebakaran.
”Kami terima laporan pada pukul 10.50 WIB, dan kami langsung terjunkan regu pemadam kebakaran kami beserta unit mobil pemadam kebakaran,” kata Deri.
Proses pemadaman berlangsung di tengah kerumunan warga yang memadati area sekitar lokasi. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Masjid Raya Mujahidin karena banyak pengendara berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada rumah milik dokter Mali. Besaran kerugian material hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
Usai api dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Hingga Minggu siang, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum dapat memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar