7 Ruko di Jalan Tanjungpura Pontianak Ludes Terbakar, Petugas Damkar Terluka
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Kebakaran besar di Jalan Tanjungpura, Pontianak, menghanguskan tujuh ruko. Seorang petugas damkar terluka saat proses pemadaman, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianak, ReportaseNews – Kebakaran besar melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Tanjungpura, tepatnya di kawasan dekat Hotel Orient, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (3/7/2026) sore. Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya tujuh pintu ruko dan menyebabkan seorang petugas pemadam kebakaran mengalami luka saat bertugas.
Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke bangunan lain yang berdiri berdempetan, termasuk sebuah bangunan yang diketahui merupakan Grand Mebel.
Asap hitam pekat membumbung tinggi hingga terlihat dari sejumlah wilayah di Kota Pontianak. Banyak warga berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman, sehingga arus lalu lintas di Jalan Tanjungpura sempat ditutup sementara.
Anggota Pemadam Kebakaran Kapuas Bakti 1, Indra Halim, mengatakan titik awal kebakaran diduga berasal dari sebuah ruko yang berada di samping Grand Mebel.
”Api mulai sekitar pukul 15.30 WIB. Awalnya terlihat dari ruko samping Grand Mebel, kemudian membesar disertai asap tebal hingga merembet ke ruko-ruko lainnya,” ujar Indra Halim, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga, aliran listrik di kawasan tersebut sempat padam sekitar pukul 13.30 WIB. Tidak lama berselang, muncul kepulan asap dari salah satu bangunan sebelum akhirnya berubah menjadi kobaran api yang sulit dikendalikan.
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa pemadaman listrik berkaitan dengan penyebab kebakaran. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
”Sejumlah warga juga menyebut aliran listrik di kawasan tersebut telah padam sejak sekitar pukul setengah dua siang. Tak lama kemudian, kepulan asap muncul dari salah satu ruko sebelum berubah menjadi kobaran api besar. Meski demikian, dugaan keterkaitan antara padamnya listrik dan kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang,” kata Indra.
Salah seorang saksi mata, Rahmawati, mengaku melihat asap tebal keluar dari salah satu ruko sebelum api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga.
”Api membesar, semua panik. Jalan langsung ditutup karena kebakarannya besar,” ujar Rahmawati.
Api diketahui melahap tujuh ruko yang berada dalam satu deretan. Sebagian bangunan dilaporkan dalam kondisi kosong, sementara beberapa lainnya masih digunakan sebagai tempat usaha.
Untuk memadamkan api, belasan unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai organisasi di Kota Pontianak dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari ambulans dan Tim Medis PMI Kalimantan Barat. Setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Dalam proses tersebut, seorang anggota Pemadam Kebakaran Kapuas Bakti bernama Daffa mengalami luka pada kaki kanan setelah terinjak paku. Korban langsung mendapatkan penanganan dari Tim Medis PMI Kalimantan Barat.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun besaran kerugian materi akibat peristiwa tersebut.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar