Api Lahap Lahan Kosong di Pontianak, Lokasinya Hanya 300 Meter dari Kantor Gubernur
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

Lahan terbakar di Pontianak terjadi hanya 300 meter dari Kantor Gubernur Kalbar. Api berhasil dipadamkan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianak, ReportaseNews – Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Jalan Abdurrahman Saleh dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kota Pontianak, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 300 meter dari Kantor Gubernur Kalimantan Barat.
Api dengan cepat meluas karena membakar hamparan rumput dan ilalang yang mengering. Asap putih pekat membubung tinggi hingga sempat mengurangi jarak pandang serta mengganggu aktivitas warga yang melintas di sekitar lokasi.
Cuaca panas pada siang hari diduga mempercepat penyebaran api. Selain itu, lahan yang sebelumnya disebut telah dikeringkan menggunakan racun rumput membuat vegetasi lebih mudah terbakar.
Melihat besarnya kobaran api, tim gabungan dari Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, PMI, dan Polda Kalimantan Barat segera diterjunkan untuk melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Lurah Bangka Belitung Laut, Jumalia, memastikan seluruh titik api telah berhasil dipadamkan sehingga situasi kembali terkendali.
“Api sudah berhasil dipadamkan. Semua titik api saat ini sudah aman dan tidak merembet ke bangunan sekitar,” ujar Jumalia.
Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang juru parkir bernama Jamaludin. Saat itu, api sudah membesar di sudut lahan yang berada di dekat bangunan bertingkat.
“Api cepat membesar dan asapnya cukup pekat. Regu pemadam langsung datang dan melakukan pemadaman,” katanya.
Ketua RT 05/08 Jalan Abdurrahman Saleh, Ari, mengatakan kebakaran sempat membuat warga sekitar panik karena titik api berada di kawasan padat aktivitas dan dekat dengan jalan utama.
“Kami mendapat laporan api sudah membakar lahan kosong. Warga sempat panik karena lokasinya dekat dengan bangunan dan jalan utama,” ungkap Ari.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu puntung rokok yang masih menyala lalu mengenai serasah kering di lahan tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar