Breaking News
Trending Tags

Aplikasi Perlindungan PMI Segera Hadir, Lengkap dengan Tombol Darurat dan Bantuan Hukum

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pejuang Merah Putih SuperApps tengah mengembangkan aplikasi perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ditargetkan resmi diluncurkan dalam waktu sekitar tiga bulan. Platform digital tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi PMI melalui berbagai layanan, mulai dari tombol darurat (SOS Button), dompet digital, remitansi, hingga pendampingan hukum.

‎Pengembangan aplikasi ini dilakukan sebagai upaya menjawab berbagai persoalan yang masih kerap dialami pekerja migran Indonesia di luar negeri, seperti keterlambatan pembayaran upah, tindak kekerasan, kecelakaan kerja, hingga persoalan hukum.

‎CEO Pejuang Merah Putih SuperApps Ivan Raoul Benedict mengatakan pihaknya ingin menghadirkan ekosistem digital yang mampu mendukung keamanan sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

‎”Kami juga memiliki law office di berbagai negara untuk membantu proses-proses hukum bagi PMI yang tersebar di seluruh dunia. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang sehat agar SDM Indonesia siap bersaing di kancah internasional,” kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

‎Aplikasi tersebut akan menghadirkan beragam layanan digital, seperti e-wallet, remitansi, pembayaran gaji digital, SOS Panic Button, e-job, e-shopping, e-healthy, pembayaran asuransi digital, bantuan hukum and crisis centre, serta layanan pengantaran jenazah PMI.

‎Ivan menjelaskan layanan itu dapat digunakan oleh seluruh pekerja migran Indonesia, baik yang berangkat melalui jalur prosedural maupun nonprosedural. Proses registrasi juga dirancang sederhana agar semakin banyak PMI memperoleh akses terhadap layanan perlindungan.

‎”Silakan unduh aplikasinya. Sekarang hampir semua orang memiliki telepon genggam, jadi kami ingin mempermudah akses bagi seluruh warga Indonesia,” ujarnya.

‎Sementara itu, COO Pejuang Merah Putih SuperApps Hazrin Basri mengatakan fitur SOS Button menjadi salah satu layanan utama yang disiapkan untuk mempercepat respons ketika PMI menghadapi kondisi darurat.

‎Melalui fitur tersebut, pengguna cukup memilih jenis persoalan yang dialami, seperti kecelakaan kerja, tindak kekerasan, atau kendala pembayaran gaji. Selanjutnya, sistem akan mengirimkan notifikasi secara otomatis kepada pihak terkait, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia, instansi pemerintah, dan kontak darurat yang telah didaftarkan.

‎”Kalau kecelakaan, responsnya tentu berbeda dengan pengaduan gaji. Semua sudah disesuaikan agar penanganannya lebih cepat dan tepat,” kata Hazrin.

‎Selain layanan darurat, aplikasi ini juga menyediakan fasilitas e-wallet yang disesuaikan dengan negara tempat PMI bekerja. Implementasi awal akan dilakukan di Malaysia sebelum diperluas ke Taiwan dan sejumlah negara tujuan pekerja migran lainnya.

‎Layanan pembayaran tersebut mendukung transaksi menggunakan kartu Visa dan Mastercard sehingga pengguna dapat bertransaksi secara non-tunai dengan lebih praktis dan aman.

‎Menurut Hazrin, fitur e-wallet tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja migran Indonesia, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga negara Indonesia yang sedang berada di luar negeri dan tetap bisa digunakan saat kembali ke Tanah Air.

‎Pada tahap awal, pengembangan layanan difokuskan di kawasan ASEAN dengan Malaysia sebagai negara prioritas karena menjadi salah satu tujuan utama penempatan PMI. Setelah itu, ekspansi akan dilakukan ke Taiwan, China, Arab Saudi, Korea Selatan, dan sejumlah negara lain yang memiliki populasi pekerja migran Indonesia cukup besar.

‎Untuk memperluas pemanfaatan aplikasi, Pejuang Merah Putih SuperApps akan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di berbagai negara serta organisasi non-pemerintah (NGO) yang mendampingi komunitas pekerja migran. Sosialisasi juga akan dilakukan melalui media massa dan media sosial agar layanan perlindungan tersebut menjangkau lebih banyak PMI di berbagai negara.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Komunitas GUA Edukasi Siswa SDN Bambu Apus 02 Kelola Sampah 3R

    Komunitas GUA Edukasi Siswa SDN Bambu Apus 02 Kelola Sampah 3R

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Pamulang, ReportaseNews — Komunitas Guna Ulang Aja (GUA) menyambangi SD Negeri Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (10/2/2026). Para relawan membawa program edukasi interaktif berbasis metode 3R (reduce, reuse, recycle) untuk mengajak siswa memahami pentingnya menjaga bumi dari polusi plastik. Kegiatan ini diikuti 266 siswa kelas IV dan V yang menyambut kehadiran para pegiat […]

  • Densus 88 AT Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Ekstremisme Digital pada Anak dan Remaja

    Densus 88 AT Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Ekstremisme Digital pada Anak dan Remaja

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Densus 88 AT Polri resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 18–20 Mei 2026 dengan mengusung tema strategi kolaboratif presisi dalam penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme guna menjaga stabilitas kamtibmas nasional. Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana menjelaskan bahwa Rakernis tahun ini […]

  • Satreskrim Polres Madina Selidiki Insiden Kebakaran Minibus di SPBU Saba Purba

    Satreskrim Polres Madina Selidiki Insiden Kebakaran Minibus di SPBU Saba Purba

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina) masih menyelidiki insiden terbakarnya satu unit minibus Isuzu Carry di area SPBU Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina, yang diduga praktik manipulasi pembelian BBM ilegal. Peristiwa yang terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB itu kini menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk […]

  • 2.400 Jamaah Calon Haji Depok Ikuti Manasik Haji di Masjid Duyufurrahman

    2.400 Jamaah Calon Haji Depok Ikuti Manasik Haji di Masjid Duyufurrahman

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Sebanyak 2.400 jamaah haji Kota Depok mengikuti Manasik Haji Tingkat Kota Depok 2026 di Masjid Duyufurrahman, Jatijajar, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Direktur Pengawasan Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah RI Rudy Ambary menegaskan, ibadah haji merupakan ibadah harta dan fisik  yang […]

  • Tim SAR gabungan mencari Mursal, warga Kayong Utara yang hilang saat memancing di Sungai Guntung Karawang, Kubu Raya, diduga diterkam buaya. (Ist)

    Misteri Hilangnya Pemancing di Kubu Raya, Diduga Diterkam Buaya Saat Tertidur

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kubu Raya, ReportaseNews — Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Mursal (57), warga Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, yang dilaporkan hilang saat memancing di perairan Sungai Guntung Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Mursal diduga diterkam buaya saat tertidur di atas perahu, Rabu (26/8/2026). Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra mengatakan informasi mengenai […]

  • Viral warga Jakarta mengaku laporan parkir liar melalui aplikasi JAKI ditutup dengan bukti foto diduga hasil edit AI. Unggahan ini memicu kritik terhadap layanan pengaduan resmi. (Foto: Threads/seinsh)

    Laporan JAKI Dibalas Foto AI, Stafsus DKI Minta Maaf

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aplikasi layanan warga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JAKI, menjadi perbincangan publik setelah laporan dugaan parkir liar ditutup dengan bukti foto yang diduga hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kasus ini memicu kritik warganet terhadap mekanisme penanganan aduan. ‎Sorotan muncul setelah akun media sosial @seinsh mengunggah keluhan pada Sabtu (4/4/2026). Ia […]

expand_less