Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Masif, Pelaku Karhutla Diancam Tindakan Tegas
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh jajaran meningkatkan patroli, edukasi, dan penegakan hukum untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. (Foto: ReportaseNews/Don)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palembang, ReportaseNews – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh jajaran Polda Sumsel meningkatkan patroli, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum secara tegas guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat pada puncak musim kemarau.
Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolda Sumsel, Senin (3/8/2026). Apel diikuti Wakapolda Sumsel, Irwasda, pejabat utama Polda Sumsel, para Kapolres dan Kapolrestabes jajaran, serta personel yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun virtual.
Kapolda menegaskan bahwa ancaman karhutla harus direspons dengan langkah cepat melalui patroli rutin, pengawasan lapangan, mitigasi risiko, hingga penindakan terhadap setiap pelaku pembakaran lahan, baik individu maupun korporasi.
”Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas untuk segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, lakukan patroli pencegahan dan ground checking secara masif, serta tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan,” tegas Sandi, Senin (3/8/2026).
Selain menitikberatkan pada pencegahan karhutla, Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi motivasi seluruh anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan yang profesional dan humanis.
”Saya menginstruksikan seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing. Aplikasikan Semangat ’45 untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Kapolda juga meminta seluruh personel memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian kinerja selama menjalankan tugas.
Menjelang meningkatnya aktivitas di musim kemarau, Kapolda turut mengingatkan seluruh personel agar menjaga kondisi fisik dan kesehatan sehingga tetap optimal dalam menjalankan tugas di lapangan.
”Tugas ke depan akan menguras tenaga dan pikiran. Jagalah kesehatan dan pola hidup yang baik. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi sekaligus keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan seluruh jajaran telah diperintahkan meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli terpadu, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor.
Menurut Nandang, keberhasilan mencegah karhutla tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
”Sesuai arahan Bapak Kapolda, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat kepolisian. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla siap siaga selama 24 jam untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas,” ujar Nandang.
Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko kebakaran, menjaga kualitas lingkungan, melindungi masyarakat dari dampak kabut asap, serta mempertahankan situasi keamanan yang kondusif selama musim kemarau.
(Don)
- Penulis: Don
- Editor: Tama



Saat ini belum ada komentar