Jumat Berkah, Masjid Al-Akbar Cibubur Peduli Kesehatan Warga Sekitar
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Masjid Al-Akbar Cibubur kembali menghadirkan program sosial bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan Jumat Berbagi yang kali ini dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut menyasar warga di sekitar Cibubur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Tenike Marfinosa mengatakan, kegiatan Jumat Berbagi telah memasuki pelaksanaan kedua. Selain membagikan makanan, pihak Masjid Al-Akbar mulai menambahkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
“Untuk kehidupan hari ini, Masjid Al-Akbar melaksanakan salah satu programnya yaitu pemeriksaan kesehatan sambil ada Jumat Berbagi. Kebetulan ini Jumat kita yang kedua, tapi kita tambahkan adanya pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat di sekitar Cibubur,” ujar Tenike.
Menurut Tenike, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sekitar 200 warga dari sejumlah wilayah di sekitar Masjid Al-Akbar, seperti Radar Auri, Tarunajaya, dan Mualim, telah terdata untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menyebut, pemeriksaan kesehatan tersebut terbuka bagi masyarakat tanpa persyaratan khusus. Warga dari luar wilayah sekitar masjid juga tetap diperbolehkan mengikuti pemeriksaan.
“Tidak ada syarat-syaratnya, yang penting masyarakat di sekitar Cibubur. Kalaupun dari luar datang ke sini juga tetap kita terima,” katanya.
Adapun pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan tulang dan kepadatan tulang, gula darah, serta pemeriksaan payudara menggunakan breast scanner. Kegiatan tersebut juga disertai edukasi kesehatan yang disampaikan oleh Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD.
Dr. Jusuf mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan, khususnya kesehatan perempuan.
“Pemeriksaan kesehatan hari ini meliputi pemeriksaan tulang, kepadatan tulang, pemeriksaan gula darah, dan breast scanner, pemeriksaan payudara. Kita harapkan dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin di Masjid Al-Akbar, ini dapat mengedukasi masyarakat supaya lebih melihat kesehatan, terutama kesehatan pada wanita,” jelasnya.
Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Sebelum salat Jumat, layanan lebih difokuskan kepada ibu-ibu, sementara setelah salat Jumat masyarakat laki-laki juga dapat mengikuti pemeriksaan.
Dr. Jusuf menilai program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan konsep masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
“Sehat itu jasmani, rohani, dan sosial. Kali ini Mas Akbar melengkapi semuanya. Sehat jasmani, sehat rohani dengan Masjid Al-Akbar, dan sosialnya diberi kesehatan yang sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Ahmad Akbar menegaskan bahwa Masjid Al-Akbar sejak awal dihadirkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain kegiatan ibadah, masjid juga terbuka untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, pengajian, hingga layanan kesehatan.
“Masjid ini kita buat supaya bermanfaat buat masyarakat, bukan hanya untuk ibadah, tapi untuk kegiatan lain, misalnya acara kesehatan, Jumat berbagi, pendidikan, pengajian. Kita bebaskan masyarakat sekitar ataupun pendatang untuk memanfaatkan tempat yang kami siapkan ini dengan maksimal,” kata Ahmad Akbar.
Untuk sementara, Ahmad mengatakan pihaknya belum memiliki target untuk membangun masjid di lokasi lain. Fokus utama saat ini adalah memaksimalkan fungsi Masjid Al-Akbar agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Program Jumat Berbagi sendiri dilaksanakan setiap Jumat dengan pembagian makanan seperti nasi bungkus atau nasi kotak dan kopi. Sementara pemeriksaan kesehatan akan dijadikan agenda rutin, namun tidak dilakukan setiap pekan karena terdapat program sosial lainnya.
“Kita coba makmurkan yang ada dulu,” ujar Ahmad.
Pihak Masjid Al-Akbar juga membuka peluang bagi masyarakat maupun donatur yang ingin ikut berkontribusi dalam berbagai program sosial yang dijalankan.
Menurut Tenike, dukungan dari masyarakat akan membantu masjid mengembangkan lebih banyak kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
“Pada dasarnya masjid ini kan punya umat. Jadi makin makmur masjidnya, makin baik masjidnya, tentunya nanti yang berdampak adalah masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.(RN-04).
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar