Breaking News
Trending Tags

Kesehatan Gratis Pemkab Brebes Jangan Sekedar Program Seremonial

  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brebes, ReportaseNews – Praktisi Hukum Tata Negara Turnya, S.H., M.H. mendorong Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memperkuat kebijakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui regulasi daerah yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan memberikan kepastian akses kepada warga

Menurut Turnya, pelayanan kesehatan tidak semestinya hanya muncul dalam bentuk program gratis pada momentum tertentu. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa akses pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sistem pelayanan publik yang memiliki kepastian hukum, kepastian anggaran, dan mekanisme pelayanan yang jelas.

“Kesehatan adalah hak konstitusional warga negara. Karena itu, jangan sampai pelayanan kesehatan gratis hanya terlihat ketika ada kegiatan seremonial, peringatan hari jadi, atau program tertentu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian: ketika mereka sakit dan membutuhkan pelayanan, negara hadir.” terang Turnya didepan media Rabu, (16/09/26).

Dasar konstitusionalnya sangat jelas. Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Sementara Pasal 34 ayat (3) UUD 1945 menempatkan tanggung jawab penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak pada negara.

Dalam sistem pemerintahan daerah, kesehatan juga bukan sekadar urusan pilihan. UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menempatkan kesehatan sebagai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Karena itu, menurut Turnya, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama DPRD perlu mengevaluasi dan memperkuat regulasi serta skema pembiayaan kesehatan daerah agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terhambat persoalan ekonomi maupun administrasi.

Kabupaten Brebes sebenarnya telah memiliki Peraturan Bupati Brebes Nomor 121 Tahun 2021 sebagaimana diubah dengan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2022 mengenai program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kelompok tertentu yang bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional.

Namun regulasi tersebut perlu terus dievaluasi mengikuti perkembangan hukum, sistem JKN, kebutuhan masyarakat, kondisi fiskal daerah, serta berlakunya UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Saya mendorong Pemkab dan DPRD Brebes duduk bersama. Evaluasi regulasi yang ada. Kalau cakupannya masih terbatas, perluas sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah. Kalau aturan yang ada sudah tidak memadai, bentuk regulasi baru yang lebih kuat. Jangan menunggu masyarakat sakit baru sibuk mencari solusi administrasi.” jelasnya.

Regulasi tersebut dapat diarahkan untuk memperjelas kelompok masyarakat yang ditanggung, mekanisme pembiayaan APBD, integrasi dengan JKN/BPJS Kesehatan, pelayanan bagi masyarakat miskin atau rentan yang kepesertaannya bermasalah, pelayanan kegawatdaruratan, prosedur rujukan, serta mekanisme pengaduan masyarakat.

Turnya juga mengingatkan bahwa istilah “kesehatan gratis” tidak boleh dimaknai seolah seluruh jenis pengobatan tanpa batas harus ditanggung APBD. Kebijakan daerah harus disusun secara realistis dan terintegrasi dengan sistem JKN agar tidak menimbulkan tumpang tindih pembiayaan.

“Konsepnya bukan membangun sistem tandingan terhadap BPJS. Justru Pemkab harus menutup celah yang menyebabkan warga miskin atau rentan gagal memperoleh pelayanan. JKN diperkuat, kepesertaan diperluas, APBD digunakan sesuai kewenangan, dan masyarakat diberikan prosedur yang sederhana.” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan kebijakan kesehatan seharusnya tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi dari seberapa mudah masyarakat memperoleh pelayanan ketika benar-benar membutuhkan pertolongan.

“Jangan sampai masyarakat memiliki KTP Brebes, tinggal dan hidup di Brebes, tetapi ketika sakit justru dipusingkan dengan urusan administrasi. Pemerintahan daerah hadir bukan hanya untuk membuat program, tetapi untuk menjamin pelayanan dasar masyarakat berjalan.” katanya.

Turnya menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus dirancang berdasarkan kemampuan fiskal daerah, data kependudukan dan kepesertaan JKN yang valid, serta dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“APBD pada akhirnya adalah instrumen untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Karena kesehatan merupakan pelayanan dasar, maka sudah semestinya mendapatkan perhatian dan prioritas yang terukur.” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Brebes dan DPRD dapat melakukan kajian komprehensif menuju sistem Jaminan Pelayanan Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes yang terintegrasi dengan JKN dan mempunyai dasar hukum yang jelas.

“Ukuran keberpihakan pemerintah dalam bidang kesehatan sederhana: jangan biarkan warga yang membutuhkan pertolongan kehilangan akses pelayanan hanya karena persoalan ekonomi dan administrasi. Di situlah negara dan pemerintah daerah harus hadir.” Pungkasnya.(RN-04).

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Anggota Komisi III DPR RI, Rizki Faisal. (Foto: Ist)

    Sopir Truk Dikeroyok 5 Oknum Bea Cukai di Batam, Komisi III DPR RI: Tangkap dan Proses Hukum!

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ‎Batam, Reportasenews – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir truk di Pos Bea Cukai Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, menuai sorotan tajam. Lima oknum petugas Bea Cukai disebut terlibat dalam aksi kekerasan terhadap Sukarman, sopir asal Tanjungpinang. ‎Anggota Komisi III DPR RI, Rizki Faisal, mendesak aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas. Ia meminta penyidik di […]

  • KAI Commuter menambah perjalanan kereta saat Lebaran 2026 hingga 1.065 perjalanan per hari untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Jabodetabek. (Foto: RN/Tama)

    Lonjakan Lebaran 2026, KAI Commuter Tambah Perjalanan Kereta

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter menambah jumlah perjalanan kereta untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur nasional Lebaran 2026. ‎Penambahan kapasitas dilakukan pada layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek serta jalur strategis menuju bandara. Kebijakan ini diterapkan selama periode operasional khusus angkutan Lebaran yang berlangsung selama 18 hari. ‎VP Corporate […]

  • Jelang Idul Adha, Permintaan Arang di Banyumas Melonjak hingga 70 Persen

    Jelang Idul Adha, Permintaan Arang di Banyumas Melonjak hingga 70 Persen

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan arang di Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami lonjakan signifikan. Para produsen arang di wilayah tersebut bahkan mulai kewalahan memenuhi pesanan yang datang dari berbagai daerah. Peningkatan permintaan arang terjadi karena kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar untuk membakar daging kurban dan aktivitas kuliner […]

  • BKSDA Sumsel dan Korem 044/Gapo Perkuat Sinergi Konservasi Gajah Sumatera dan Pencegahan Karhutla

    BKSDA Sumsel dan Korem 044/Gapo Perkuat Sinergi Konservasi Gajah Sumatera dan Pencegahan Karhutla

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan memperkuat sinergi dengan Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) dalam upaya konservasi Gajah Sumatera, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta pemulihan ekosistem kawasan konservasi. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto beserta jajaran dengan Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud […]

  • Banjir Kepung Empat Kecamatan di Tapteng

    Banjir Kepung Empat Kecamatan di Tapteng

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama TNI, Basarnas, dan Babinsa menerjunkan Regu III dan Regu IV untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di empat kecamatan setelah hujan deras memicu jebolnya tanggul dan luapan sungai pada Sabtu (18/7/2026). Petugas gabungan fokus pada keselamatan jiwa masyarakat, terutama setelah […]

  • Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas

    Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jatim, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga Kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik […]

expand_less