Breaking News
Trending Tags

Istri Siri Pengusaha Purwokerto Adukan Dugaan Penelantaran

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purwokerto, ReportaseNews — Seorang perempuan bernama Ulfa mendatangi Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto untuk meminta pendampingan hukum terkait perkawinan siri yang disebut dijalaninya dengan seorang pengusaha di wilayah Banyumas Raya berinisial SP. Ulfa mengaku kondisi ekonomi yang diterimanya dari SP kini tidak lagi seperti sebelumnya.

Kuasa hukum Ulfa, Djoko Susanto, mengatakan pihaknya menerima pengaduan tersebut beserta sejumlah keterangan dan dokumen yang berkaitan dengan perkawinan siri antara Ulfa dan SP. Berdasarkan dokumen yang diterima, keduanya disebut menikah secara agama pada 20 April 2021.

Pernikahan tersebut dilakukan secara siri karena SP disebut masih terikat perkawinan dengan istri pertama. Sebelum menikah, Ulfa dan SP disebut telah menjalin hubungan selama sekitar empat tahun.

“Hari ini kita seperti biasa menerima orang yang mengadu ke Klinik Hukum Peradi. Seorang perempuan yang notabene adalah istri siri dari salah satu pengusaha di Purwokerto,” kata Djoko, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Djoko, perkawinan siri tersebut dilakukan setelah adanya desakan keluarga untuk memperjelas hubungan keduanya. Namun, pasangan tersebut disebut tidak menjalani proses poligami secara resmi.

“Karena desakan keluarga untuk mempertegas status hukumnya, tidak dilakukan poligami, tetapi nikah di bawah tangan atau nikah siri,” ujarnya.

Persoalan kemudian muncul ketika Ulfa mengaku kebutuhan hidup yang diterimanya dari SP mengalami perubahan. Kondisi tersebut membuat Ulfa meminta pendampingan hukum untuk memperjuangkan apa yang menurutnya menjadi hak-haknya.

Djoko mengatakan pihaknya masih mempelajari dokumen dan keterangan yang disampaikan Ulfa sebelum menentukan langkah hukum. Ia menyebut pendampingan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan hidup serta anak yang berada dalam pengasuhan Ulfa.

“Walaupun dia menikahnya siri, kita akan memperjuangkan supaya dia mendapatkan hak-haknya. Baik hak untuk kehidupan, rumah, sandang, pangan, dan anak yang ada,” kata Djoko.

Djoko juga menegaskan pihaknya tidak menyebut Ulfa sebagai perempuan simpanan. Menurut dia, keterangan serta dokumen yang diterima menunjukkan adanya perkawinan secara agama antara Ulfa dan SP.

“Saya katakan bukan simpanan, tetapi karena ini adalah istri yang menikah secara agama, menikah siri, ada surat-suratnya,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto berencana melayangkan teguran atau somasi kepada SP. Langkah tersebut ditujukan untuk meminta perhatian dan tanggung jawab atas persoalan yang diadukan Ulfa.

Ulfa mengatakan dirinya hingga kini masih berkomunikasi dengan SP. Ia menyebut SP juga masih datang ke rumah. Namun, menurut Ulfa, dukungan ekonomi yang diterimanya saat ini berbeda dibandingkan sebelumnya.

“Sebenarnya masih ke rumah, tapi dalam ekonomi keuangan itu sudah tidak seperti dulu. Dan saya merasa kekurangan,” kata Ulfa.

Ulfa mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada SP dan meminta agar kebutuhan dirinya serta anak yang berada dalam pengasuhannya tetap diperhatikan.

Menurut Ulfa, SP menyampaikan bahwa kondisi ekonomi sedang sulit. Namun, Ulfa mengaku mengetahui adanya rencana pembelian kendaraan dan sejumlah pengeluaran lainnya.

“Dia ngomongnya katanya ekonomi lagi sulit. Padahal sebentar lagi dia mau beli mobil dan segala macam,” ujarnya.

Djoko menambahkan, anak yang berada dalam pengasuhan Ulfa disebut merupakan anak angkat, bukan anak kandung Ulfa dan SP. Persoalan kebutuhan anak tersebut turut menjadi bagian dari pengaduan yang disampaikan Ulfa kepada Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto.

Saat ini, pihak Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto masih mempelajari dokumen dan keterangan yang disampaikan Ulfa. Setelah data dinilai lengkap, pihaknya akan menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk rencana somasi kepada SP.

Keterangan mengenai perkawinan siri dan kondisi ekonomi dalam berita ini bersumber dari Ulfa dan kuasa hukumnya. Hingga naskah ini disusun, belum terdapat tanggapan dari SP dalam materi yang tersedia.

 

(Kus) 

 

  • Penulis: Kus
  • Editor: Tama

Reportase Pilihan

  • Polisi Bersama Masyarakat Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Ngawi

    Polisi Bersama Masyarakat Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Ngawi

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Ngawi, ReportaseNews – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan hutan produksi pinus BKPH Lawu Utara, RPH Campurejo, petak 46 G, Blok Sumber Nogo, yang masuk wilayah Dusun Tanon, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Minggu (25/10/2026) mala Kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 18.35 WIB tersebut mengakibatkan area hutan seluas kurang lebih 0,2 hektare […]

  • MAKI Bongkar Modus Manipulasi Harga Batu Bara PLTU

    MAKI Bongkar Modus Manipulasi Harga Batu Bara PLTU

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memperkuat penyidikan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dengan membeberkan komparasi harga beli yang diduga dimanipulasi oleh oknum pedagang (trader) hingga merugikan negara. Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan pihaknya tidak sekadar memberikan dukungan moral, melainkan siap menyodorkan bukti pasokan batu bara berkualitas rendah yang dihargai tinggi ke […]

  • Tujuh penumpang KRL meninggal dunia dalam tabrakan CommuterLine dan kereta jarak jauh di Bekasi Timur. KAI fokus evakuasi dan penanganan korban. (Ist)

    KNKT Ungkap 6 Faktor Pemicu Tabrakan KA Argo Bromo dan Commuter Line

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap hasil investigasi akhir kecelakaan tabrakan KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Bekasi Timur, Jawa Barat, pada 27 April 2026. Investigasi menemukan enam faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan yang berdampak pada 123 orang tersebut. Dalam laporan akhir yang dirilis Senin (28/9/2026), KNKT […]

  • Polri mengerahkan 403 personel ke delapan Polda untuk memperkuat pencegahan Karhutla melalui penyuluhan dan edukasi langsung kepada masyarakat. (Dok. Humas Polri)

    Polri Kerahkan 403 Personel Cegah Karhutla Lewat Edukasi

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polri mengerahkan 403 personel Satuan Tugas Penyuluhan dan Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ke delapan wilayah Polda. Langkah ini menjadi upaya memperkuat pencegahan Karhutla dengan menyasar langsung masyarakat di wilayah rawan kebakaran. Pemberangkatan personel tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI kepada Kapolri untuk memperkuat pencegahan Karhutla, terutama melalui penyuluhan […]

  • Puncak arus mudik H-2 Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak dipadati pejalan kaki. Antrean panjang terjadi, penumpang tembus ribuan orang. (Foto: RN/Tama) Play Button

    Suasana Dermaga Eksekutif Merak, Mulai Terlihat Lonjakan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar
  • Sambut 364 Calhaj di Asrama Haji Medan, Wabup Madina Nilai Layanan Haji Lebih Efisien

    Sambut 364 Calhaj di Asrama Haji Medan, Wabup Madina Nilai Layanan Haji Lebih Efisien

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyambut kedatangan 364 jamaah calon haji Kloter 6 Madina di Asrama Haji Medan, Senin (27/4/2026) pagi. Atika tampak bersemangat membantu memegang tangan setiap jamaah haji, khususnya jamaah lansia, yang turun dari Bus ALS di halaman Asrama Haji Medan. Selain Atika, kedatangan jamaah calon […]

expand_less