Breaking News
Trending Tags

Para Kades di Siabu Berpotensi Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polres Madina

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews — Sejumlah pendamping desa dan kepala desa di Kecamatan Siabu berpotensi melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polres Madina. Rencana ini mencuat setelah akun media sosial TikTok Wak labu membongkar kasus dugaan pemerasaan itu viral dan diberitakan sejumlah media online.

Salah satu pendamping desa di Desa Hutaraja mengungkapkan, kasus dugaan pemerasan itu masih menjadi bahan perbincangan di kalangan para kepala desa dan pendamping desa di Siabu, sehingga muncul wacana melaporkannya ke polisi.

Pendamping desa yang enggan disebut namanya itu mengatakan oknum pemeras menakut-nakuti para kepala desa dengan ancaman ekspos data pengaduan LSM.

Meskipun pihak pendamping desa telah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada praktik pungutan liar, mediasi yang sarat tekanan tetap terjadi demi menghentikan pemanggilan yang berlarut-larut.

“Kami dan kepala desa ditekan. Setelah kepala desa dipanggil, maka dipanggil juga saya tentang permintaan konfirmasi dan klarifikasi pengaduan. Saya menjawab secara tupoksi bahwa tuduhan pungli sama sekali tidak ada,” katanya, Sabtu (20/6/2026).

Karena merasa risih terus-terusan dipanggil, kata dia, kepala desa dipaksa memberikan uang Rp5 juta. “Di Kecamatan Siabu ada 20 desa, kami tawar sehingga total uangnya jadi Rp95 juta,” katanya.

Dia juga setuju jika para kepala desa melaporkan dugaan pemerasaan itu ke polisi agar tindakan serupa tidak terulang lagi pada masa mendatang. “Dilaporkan saja ke polisi, saya setuju,” tegasnya.

Selain itu, dia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina mendukung para kepala desa melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Dugaan pemerasan ini mencuat ke ruang publik setelah diungkap oleh akun media sosial TikTok Wak labu. Dalam narasinya, terduga pelaku utama berinisial MY alias Jambang disinyalir tidak bekerja sendiri.

Pelaku diduga berjejaring dengan seorang oknum wartawan dan seorang oknum Inspektur Pembantu (Irban) di Inspektorat Madina yang berperan membocorkan dokumen Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) desa tahun 2024 sebagai alat gertak.

Aliran dana sebesar Rp95 juta tersebut terbukti mengalir ke rekening Bank BRI atas nama Adelina Yanti melalui tiga kali tahapan transfer pada tanggal 18 dan 19 November 2024.

Menyikapi isu miring yang menyeret instansinya, Inspektur Pemkab Madina Munawar menyatakan komitmennya untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum Irban tersebut. Meski terdapat perbedaan data mengenai inisial nama pejabat yang beredar di media sosial, pihaknya tidak akan lepas tangan.

“Pertama saya sampaikan bahwa hari ini kalau singkatan MSS itu, saya tidak tahu MSS itu siapa, karena saat ini yang menjadi Irban IV adalah Deni Setiawan. Namun untuk informasi ini, kami tetap akan menelusuri kebenarannya secara internal. Kemudian untuk Irban IV juga kami akan telusuri informasi ini,” jelas Munawar pada Rabu (17/6/2026).

Sementara guna mengedepankan asas praduga tak bersalah dan perimbangan berita, MY alias Jambang yang disebut-sebut sebagai aktor utama dalam pusaran kasus ini secara tegas menepis segala tudingan yang diarahkan kepadanya.

“Sehubungan yang beredar di akun TikTok, itu tidak benar. Silakan tanya kepada yang bersangkutan langsung supaya dapat titik terangnya,” ungkap MY melalui pesan singkat pada Rabu (17/6/2026). (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Kalapas Purwodadi ikuti Pendakian Gunung Sindoro Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

    Kalapas Purwodadi ikuti Pendakian Gunung Sindoro Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Temanggung, ReportaseNews – Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 pada 27 April 2026 dirayakan dengan cara tak biasa oleh jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Jawa Tengah. Bukan seremoni formal, mereka memilih mendaki gunung sebagai simbol kebersamaan dan soliditas. Kegiatan yang diinisiasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah ini dipusatkan di jalur Kledung, Desa […]

  • Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    JAKARTA, Reportasenews – Dinamika politik internal Partai Golkar kembali memanas. Poros Muda Golkar Indonesia secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Suharto untuk menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Koordinator Poros Muda Golkar, Tb. Uuy Faisal Hamdan, menilai partai berlambang pohon beringin itu membutuhkan figur yang mampu menyatukan berbagai […]

  • Drama Mafia Tanah Cisumdawu Memanas, Forum Pemuda PSN Tantang Debat Terbuka KPK

    Drama Mafia Tanah Cisumdawu Memanas, Forum Pemuda PSN Tantang Debat Terbuka KPK

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aroma tak sedap dugaan praktik mafia tanah pada Proyek Strategis Nasional (PSN) kembali memicu amarah publik. Kali ini, sorotan tertuju pada pencairan dana konsinyasi Tol Cisumdawu senilai Rp190 miliar yang penuh dengan kejanggalan hukum. Merespons hal tersebut, Forum Pemuda Pemerhati Kasus Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama aliansi mahasiswa secara tegas melayangkan mosi […]

  • Mantan Penyidik KPK: Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap

    Mantan Penyidik KPK: Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mantan penyidik KPK yang kini anggota Kortas Polri, Yudi Purnomo Harapan, menilai kepala daerah yang tidak memiliki integritas hanya tinggal menunggu waktu kapan akan ditangkap KPK. Dia mengatakan hal ini menyusul rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sepanjang awal tahun 2026. Menurut Yudi, kerawanan korupsi di tingkat daerah dipicu oleh […]

  • Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Pemerintah Desa Petahunan menargetkan pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Paralayang dan Trabas yang akan memacu adrenalin di kawasan wisata Bukit Watu Kumpul pada 4–5 April 2026. Perhelatan olahraga ekstrem itu bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal yang sempat terdampak pandemi. Dengan mendatangkan ratusan atlet dan pengunjung, […]

  • Lebaran 2026 Diprediksi Hujan Lebat, Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Bencana

    Lebaran 2026 Diprediksi Hujan Lebat, Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Bencana

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam selama periode Lebaran 2026. Instruksi itu menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan wilayah Indonesia berpotensi mengalami kondisi cuaca mulai dari berawan hingga hujan lebat saat arus mudik berlangsung. Kapolri menyampaikan arahan […]

expand_less