Breaking News
Trending Tags

Patuan Mandailing Klarifikasi Video Viral Pengantin Masuk Rumah Lewat Jendela

  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews –Raja Panusunan Mandailing Godang H. Hasanul Arifin Nasution, SSos. gelar Patuan Mandailing mengklarifikasi polemik yang muncul setelah beredarnya video pasangan pengantin mengenakan busana bernuansa Mandailing yang memasuki rumah melalui postingan akun Tiktok @Butet Tikkal.

Tokoh adat yang juga menjabat Ketua Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu mengajak masyarakat untuk menyikapi peristiwa tersebut secara arif, proporsional, dan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan.

Menurut Hasanul Arifin Nasution, perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap adat Mandailing merupakan hal yang patut diapresiasi. Namun, dia menilai setiap persoalan yang berkaitan dengan adat dan budaya harus disikapi secara arif dan proporsional.

“Kami menghargai berbagai tanggapan dan masukan yang disampaikan masyarakat. Kepedulian terhadap adat merupakan bentuk kecintaan terhadap warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama,” ujar alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta ini, Selasa (9/6/2026).

Dia menekankan, potongan video yang beredar di media sosial tidak selalu mampu menggambarkan keseluruhan rangkaian sebuah prosesi. Itu sebabnya, dia meminta masyarakat tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan ataupun memberikan penilaian yang dapat memicu kesalahpahaman.

“Tidak semua konten tentang adat yang disuguhkan di media sosial menggambarkan adat yang sesungguhnya. Sebaliknya, satu peristiwa budaya pasti memiliki latar belakang dan penjelasan tertentu yang tidak seluruhnya terekam dalam sebuah video singkat. Karena itu, perlu kehati-hatian dalam menyikapinya,” tandasnya.

Hasanul Arifin juga mengingatkan agar pasangan pengantin, keluarga besar, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut tidak menjadi sasaran perundungan ataupun penghakiman di ruang publik.

Menurut dia, setiap keluarga pada dasarnya memiliki niat baik dalam melaksanakan pesta adat dan budaya. Oleh sebab itu, apabila terdapat perbedaan pandangan, sebaiknya disampaikan melalui dialog yang santun dan penuh penghormatan.

“Kita tidak ingin ada pihak yang dirugikan akibat kesimpulan yang terburu-buru. Adat mengajarkan musyawarah, tabayyun, dan saling menghormati,” ungkapnya.

Terkait substansi adat itu sendiri, dia mengatakan adat Mandailing merupakan warisan budaya yang memiliki tata nilai, filosofi, serta ketentuan yang diwariskan secara turun-temurun. Itu sebabnya, setiap praktik yang dikaitkan dengan adat perlu dipahami berdasarkan sumber, sejarah, dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dia menilai polemik yang berkembang saat ini justru menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap adat dan budaya Mandailing.

“Perbedaan pandangan yang muncul hendaknya menjadi ruang pembelajaran bersama agar generasi muda semakin mengenal dan memahami adat Mandailing secara benar, bukan sekadar melalui potongan-potongan konten media sosial,” katanya.

Hasanul Arifin juga mengingatkan para pembuat konten dan pihak yang menyebarluaskan video agar lebih memperhatikan konteks budaya yang ditampilkan.

Menurut dia, setiap konten yang menampilkan simbol dan atribut budaya sebaiknya disertai penjelasan yang memadai agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Sebagai Ketua FPPAB Madina sekaligus Raja Panusunan Mandailing Godang, Hasanul mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga marwah adat melalui sikap yang bijaksana dan bertanggung jawab.

“Adat Mandailing adalah warisan bersama. Menjaganya bukan hanya melalui pakaian dan prosesi, tetapi juga melalui cara kita berdialog, menyampaikan pendapat dan menghormati sesama. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap budaya Mandailing,” pungkasnya. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ReportaseNews/Budi T)

    Menkeu Tepis Isu Bahas Evaluasi Anggaran dengan Kepala BGN

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang pada pekan ini bukan agenda khusus untuk membahas efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya meluruskan informasi tersebut menyusul mencuatnya isu pemborosan anggaran program prioritas tersebut yang mencapai Rp1 triliun per bulan akibat […]

  • Dituding Terlibat Tambang Ilegal, Maraginda Buka Suara

    Dituding Terlibat Tambang Ilegal, Maraginda Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Maraginda Hakim, salah satu kepala desa di Kotanopan, membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Maraginda Hakim menyampaikan bantahan itu melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (7/7/2026), menyusul mengkristalnya desakan dari sejumlah kelompok mahasiswa dan pegiat lingkungan […]

  • Angkat Sisi Kemanusiaan di Tengah Kerusuhan Poso, Duet Rudi Soedjarwo & Denny Siregar Rilis “Tanah Runtuh”

    Angkat Sisi Kemanusiaan di Tengah Kerusuhan Poso, Duet Rudi Soedjarwo & Denny Siregar Rilis “Tanah Runtuh”

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Denny Siregar Production kembali menghadirkan karya berani yang relevan secara sosial. Bekerja sama dengan sutradara kawakan Rudi Soedjarwo, mereka merilis film epik berdurasi nyaris tiga jam bertajuk Tanah Runtuh. Berlatar peristiwa kerusuhan di Poso, Sulawesi Tengah, Rudi Soedjarwo menolak menjadikan tragedi berdarah tersebut sebagai jualan utama. Alih-alih berfokus pada skala kehancurannya, Rudi […]

  • Razia PETI di Madina Ecek-ecek, Kapolri Didesak Tangkap Mafia Tambang

    Razia PETI di Madina Ecek-ecek, Kapolri Didesak Tangkap Mafia Tambang

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (2/7/2026). Namun, public menilai operasi itu hanya formalitas, sehingga memicu desakan agar Kapolri menangkap aktor intelektualnya. Alih-alih memberikan efek jera, operasi yang hanya menyita satu unit ekskavator itu justru […]

  • peredaran 1.360 obat keras daftar G di Jakarta Utara. Satu tersangka diamankan, barang bukti disita Polda Metro Jaya. (Ist)

    Polda Metro Jaya Sita 1.360 Obat Keras di Jakut

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran obat keras daftar G di wilayah Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu tersangka berinisial NZ (19) pada Senin (16/3/2026) dini hari. ‎Penindakan dilakukan di sebuah toko di kawasan Jakarta Utara setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas jual beli obat terlarang. […]

  • Jembatani Dialog Ulama-Umara, Utusan Prabowo Sambangi Rizieq Shihab di Petamburan

    Jembatani Dialog Ulama-Umara, Utusan Prabowo Sambangi Rizieq Shihab di Petamburan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merangkul berbagai elemen bangsa melalui pendekatan dialogis. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menemui tokoh Front Persaudaraan Islam (FPI) Rizieq Shihab, di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026). Pertemuan itu menjadi tanda upaya rekonsiliasi dan komunikasi […]

expand_less