Breaking News
Trending Tags

Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting 

  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kupang, ReportaseNews – Polda Nusa Tenggara Timur menggelar Seminar The Art of Smart Parenting bertema “Menjadi Orang Tua Hebat untuk Anak Hebat” dan “Kesehatan Mental dan Parenting” Selasa (9/6).

Seminar tersebut dimaksudkan untuk membangun keamanan dari dalam lingkungan keluarga karena tidak selamanya harus melalui penegakan hukum.

Menurut Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra  seminar tersebut mengusung semangat Polda NTT Penuh Kasih dengan filosofi, Satu Kapal, Satu Arah, dan Satu Tujuan.

“Seminar ini menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi masa depan yang sehat secara mental, kuat secara moral, dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” kata Henry melalui keterangan tertulis diterima ReportaseNews, Selasa (9/6).

Disampaikan Henry kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74.

Dia mengatakan kegiatan seminar dibuka  oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Vily Rudi Darmoko.

Turut hadir para Pejabat Utama Polda NTT beserta istri, para Kapolres jajaran bersama Bhayangkari, serta narasumber utama Direktur SBMS sekaligus Praktisi USEFT, Agus E.H., bersama tim dari Yayasan Kesehatan Mental Keluarga (YKMK) Indonesia. Sementara Wakapolres jajaran, pejabat utama Polres, dan Bhayangkari mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT mengingatkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seminar atau forum berbagi teori pengasuhan, melainkan sebuah upaya bersama untuk membangun masa depan bangsa.

“Kita tidak sedang sekadar berkumpul untuk mendengarkan teori. Hari ini kita sedang menenun masa depan. Sebab masa depan bangsa ini tidak pernah dilahirkan dari meja-meja birokrasi atau dinginnya ruang sidang,” kata Kapolda NTT.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi orang tua saat ini jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Anak-anak tumbuh di tengah arus digital yang begitu cepat, dengan akses informasi tanpa batas yang dapat menjadi peluang sekaligus ancaman.

“Anak-anak kita tumbuh di dunia yang seolah tanpa sekat. Teknologi memberi mereka sayap untuk terbang ke mana saja, namun di saat yang sama juga membawa badai yang dapat memadamkan pelita dalam jiwa mereka,” ujarnya.

Karena itu, Kapolda menilai smart parenting bukan sekadar metode pengasuhan, tetapi sebuah seni dalam mendampingi anak menghadapi perubahan zaman.

“Pola asuh yang cerdas adalah seni menjadi kompas yang menuntun arah ketika mereka tersesat di belantara informasi. Jika kita kehilangan seni ini, maka sunyinya hati anak-anak akan diisi oleh kebisingan dunia luar, mulai dari dunia malam, narkoba, perundungan hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan,” katanya.

Irjen Rudi Damoko menegaskan bahwa ketertiban masyarakat sejatinya tidak hanya dibangun oleh aparat keamanan, tetapi juga lahir dari keluarga yang harmonis.

“Ketertiban masyarakat bukanlah hasil dari ketatnya penjagaan polisi semata, melainkan buah dari kedamaian yang tumbuh di meja makan keluarga,” tegasnya.

Kapolda menyoroti lemahnya komunikasi dalam keluarga yang menjadi akar persoalan dalam keluarga yang berdampak munculnya banyaknya kasus kenakalan remaja yang ditemui di lapangan.

“Banyak kenakalan remaja dan patahnya moral anak-anak yang kami temui ternyata berawal dari jeritan rindu akan rumah yang kehilangan komunikasi. Mereka adalah jiwa-jiwa yang haus pelukan, namun tersesat mencari kehangatan di tempat yang salah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTT juga menekankan pentingnya para pemimpin menjadi teladan, baik dalam organisasi maupun dalam keluarga.

Dijelaskannya, seorang pemimpin harus terlebih dahulu mampu menyelesaikan persoalan dalam dirinya sendiri agar dapat menjadi contoh yang baik bagi anggota dan keluarganya.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk membangun sinergi dalam rumah tangga melalui komunikasi yang sehat, memahami bahasa kasih anak, menyediakan waktu berkualitas di tengah kesibukan, serta memperkuat rasa syukur dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolda juga mendorong seluruh anggota Polri untuk memperhatikan kesehatan mental, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Salah satu upaya yang terus didorong adalah pemanfaatan program konseling dan pendekatan psikologis yang sehat, termasuk melalui metode USEFT yang saat ini mulai diterapkan di lingkungan Polda NTT.

Melalui seminar ini, Polda NTT berharap para personel dan bhayangkari dapat membawa pulang bukan hanya ilmu, tetapi juga kesadaran baru bahwa keluarga adalah fondasi utama keberhasilan organisasi dan masa depan bangsa.

Karena menurutnya ketika rumah dipenuhi kasih sayang, komunikasi yang hangat, dan pola asuh yang tepat, maka akan lahir generasi yang percaya diri, berkarakter kuat, serta memiliki semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Diharapkannya fondasi keluarga yang harmonis dan bahagia, seluruh anggota dalam satu kapal Polda NTT akan lebih mudah mengakselerasi arah dan tujuan bersama demi mewujudkan NTT yang aman, damai, sejahtera, dan penuh kasih. (EB/RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Viral WO Kabur Bawa Uang Pengantin, Polisi Buka Posko Korban Penipuan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aparat kepolisian masih memburu pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) yang diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah pasangan calon pengantin. Kasus ini menjadi sorotan setelah kisah korban viral di media sosial. ‎Polres Metro Jakarta Timur kini membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dugaan penipuan tersebut. Polisi juga masih mendalami […]

  • Kapolres Padangsidimpuan Pimpin Sertijab Kasat Samapta

    Kapolres Padangsidimpuan Pimpin Sertijab Kasat Samapta

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Samapta dari AKP Irwan kepada AKP Yusup di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Selasa (11/8/2026) pukul 14.00 WIB. Sertijab ini menandai dimulainya masa tugas AKP Yusup yang sebelumnya menjabat Kasat Samapta Polres Mandailing Natal (Madina). Sementara AKP Irwan yang mengakhiri […]

  • Kemenhut memperkuat perlindungan kesehatan 65 personel Manggala Agni Pontianak yang hampir tiga minggu menangani karhutla di Kalimantan Barat. (Ist)

    3 Minggu Hadapi Karhutla, Kemenhut Perkuat Kesehatan Manggala Agni

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews — Hampir tiga minggu berjibaku mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi kesehatan personel Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pontianak menjadi perhatian Kementerian Kehutanan. Dukungan kesehatan diperkuat agar personel tetap aman dan mampu menjalankan operasi di tengah paparan panas, asap, serta kelelahan. Kementerian Kehutanan melalui tim medis Klinik Pratama Manggala Wanabakti melakukan pemeriksaan […]

  • Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan perubahan pada definisi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kini meluas hingga mencakup pekerja dengan penghasilan Rp8 juta per bulan, bahkan mencapai Rp14 juta untuk pasangan menikah di wilayah Jabodetabek. Dilansir suara.com, kebijakan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 5 Tahun […]

  • Kasus dugaan penipuan rekrutmen Polri di Banyumas berakhir damai setelah uang Rp125 juta dikembalikan. Korban mencabut laporan tanpa tekanan. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Uang Rp125 Juta Kembali, Kasus Penipuan Rekrutmen Polri Berakhir Damai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Kasus dugaan penipuan dalam proses rekrutmen anggota Polri di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berakhir damai setelah uang milik korban sebesar Rp125 juta dikembalikan secara utuh. ‎Penyelesaian perkara dilakukan melalui jalur non-litigasi pada Senin (13/4/2026) malam. Korban, Dimas Wisanggeni (22), warga Kecamatan Sumbang, memilih mencabut tuntutan sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses […]

  • Bupati Tapsel Tinjau Lokasi Longsor Batangtoru, Satu Korban Belum Ditemukan

    Bupati Tapsel Tinjau Lokasi Longsor Batangtoru, Satu Korban Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) mempercepat upaya pencarian korban longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, setelah satu dari dua korban ditemukan meninggal dunia pada Selasa (19/5/2026). Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu turun ke lokasi kejadian didampingi Sekretaris Daerah Sofyan Adil Siregar serta jajaran terkait untuk memastikan proses evakuasi […]

expand_less