Breaking News
Trending Tags

Polisi Selidiki Teror Tetangga di Depok, Pelaku Jalani Tes Psikologi

  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Depok, ReportaseNews – Polres Metro Depok meningkatkan penanganan kasus dugaan teror yang dialami seorang warga di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ke tahap penyidikan. Seiring perkembangan perkara tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku untuk mendalami kondisi kejiwaannya.

‎Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan penyidik saat ini masih melengkapi proses penyidikan dengan memeriksa para saksi serta menyiapkan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku di Rumah Sakit Kramat Jati.

‎”Tanggal 22, status ditingkatkan menjadi penyidikan, dan penyidik sekarang akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan akan membuat surat untuk keterangan masalah apa, psikologi ya, masalah psikologi. Akan dibuatkan surat untuk pemeriksaan psikologi ke Rumah Sakit Kramat Jati,” kata Hendra kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

‎Peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik memeriksa terduga pelaku pada Senin (20/7/2026). Selain itu, pelapor dan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk menguatkan alat bukti dalam proses hukum.

‎Dalam penyidikan tersebut, polisi menerapkan Pasal 521 KUHP tentang Perusakan dan/atau Pasal 448 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

‎Menurut Hendra, pemeriksaan psikologi diperlukan untuk mengetahui kondisi mental terduga pelaku. Langkah itu diambil setelah penyidik memperoleh informasi dari pihak keluarga mengenai karakter dan kondisi emosional yang bersangkutan.

‎”Ya, menurut keterangan dari orang tuanya bahwa terlapor terkadang susah membendung emosinya ya. Terkadang selalu meledak-ledak, gitu,” ujarnya.

‎Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Pancoran Mas yang mengaku menjadi korban aksi teror oleh tetangganya. Peristiwa tersebut mengakibatkan pagar tembok rumah korban mengalami kerusakan.

‎Laporan resmi telah diterima Polres Metro Depok pada 15 Juli 2026 dan tercatat dengan nomor LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

‎Berdasarkan hasil penyelidikan awal, perselisihan antara kedua pihak diduga dipicu oleh gesekan antartetangga yang tinggal berdekatan. Polisi menyebut konflik bermula setelah korban diduga mengucapkan kata-kata kasar dan menyetel musik, yang kemudian memicu pertengkaran.

‎”Informasinya kata-kata kasar dan setel musik karena saling berdekatan rumahnya,” tutur Hendra.

‎Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan psikologi sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara utuh motif serta kronologi dugaan teror tersebut.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Dualisme Muay Thai Indonesia Memanas, Atlet Desak Kemenpora Bertindak

    Dualisme Muay Thai Indonesia Memanas, Atlet Desak Kemenpora Bertindak

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Konflik dualisme kepengurusan PB Muay Thai Indonesia kembali memanas. Kubu PBMI versi Nadiem Al Farell mendatangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk meminta mediasi sekaligus perlindungan terhadap atlet, pelatih, dan ofisial yang terdampak polemik organisasi. Audiensi berlangsung di kawasan KONI Pusat, Kamis (21/5/2026). Dalam pertemuan itu, kubu PBMI menegaskan bahwa Kemenpora memiliki […]

  • Indonesia Serukan Dialog, Tawarkan Mediasi ke AS dan Iran

    Indonesia Serukan Dialog, Tawarkan Mediasi ke AS dan Iran

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemerintah Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi perundingan guna meredakan konflik di kawasan Timur Tengah. ‎Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun X Kementerian Luar Negeri RI dan dipantau di Jakarta, Sabtu (28/2/2026), pemerintah menegaskan pentingnya […]

  • Keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta perkembangan hasil ekshumasi dan mempertanyakan sejumlah fakta terkait kematian Sutrimo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya untuk menagih perkembangan hasil ekshumasi atau pembongkaran makam yang dilakukan pada 12 Agustus 2026. Keluarga mengajukan permohonan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada penyidik. Kuasa Hukum Keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan permohonan tersebut diajukan karena hasil ekshumasi yang sebelumnya disebut ditargetkan rampung pada pekan lalu […]

  • Donald Trump mengancam akan kembali melakukan pengeboman terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai. AS juga berencana memindahkan uranium Iran. (Foto: AFP via Getty Images/ Patrick T)

    Trump Makin Frustasi, Desak Iran Segera Berdamai atau Hadapi Kehancuran

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman keras kepada Teheran terkait mandeknya proses perdamaian. ‎Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (18/5/2026), Trump meminta Iran segera bergerak menuju kesepakatan damai sebelum situasi semakin tidak terkendali. ‎“Bagi Iran, waktunya terus berjalan dan mereka harus bergerak […]

  • Kejagung Ralat Status Febrie Adriansyah, Dipastikan Tetap Jadi Tersangka Korupsi

    Kejagung Ralat Status Febrie Adriansyah, Dipastikan Tetap Jadi Tersangka Korupsi

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan status mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tetap sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penegasan itu disampaikan setelah sebelumnya muncul pernyataan yang menyebut Febrie dan Don Ritto masih berstatus saksi dalam tiga Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang baru […]

  • Zuriat Kerajaan Jambal Kelantan kunjungi Palembang untuk memperkuat hubungan sejarah dan membuka peluang pertukaran budaya dengan Pemkot Palembang. (Foto: ReportaseNews/Don)

    Zuriat Kerajaan Jambal Kelantan Jelajahi Sejarah Palembang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews – Kunjungan zuriat Kerajaan Jambal Kelantan, Malaysia, ke Palembang tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Pertemuan ini membuka peluang kerja sama budaya sekaligus memperkuat kembali hubungan sejarah antara masyarakat Palembang dan Kelantan. Rombongan zuriat Kerajaan Jambal Kelantan diterima Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam di Ruang Audiensi Kantor Wali Kota Palembang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah […]

expand_less