Breaking News
Trending Tags

Polisi Telusuri Jejak Pelaku Penyiraman Cairan Berbahaya di Salemba

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews— Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan penyelidikan kasus penyiraman cairan berbahaya di Salemba, Jakarta Pusat yang menyebabkan seorang korban mengalami luka bakar serius.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, kepolisian menegaskan bahwa proses penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional dengan mengedepankan bukti dan fakta penyelidikan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyatakan bahwa tindak pidana yang membahayakan keselamatan jiwa merupakan kejahatan serius yang harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

“Setiap tindak pidana yang mengakibatkan korban jiwa merupakan kejahatan serius yang perlu kita tindak. Semua tahapan sudah dilaksanakan berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Kami di Polda Metro Jaya menangani perkara ini secara profesional agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kekeliruan,” ujar Asep, Senin (16/03/3026).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengatakan perkara tersebut menjadi prioritas penanganan kepolisian. Ia juga mengajak masyarakat serta media untuk ikut mengawal proses penegakan hukum hingga tuntas.

Polda Metro Jaya menjadikan kasus ini sebagai kasus utama. Rekan-rekan media dan masyarakat dipersilakan untuk terus mengawal proses penanganannya hingga tuntas,” kata Bhudi.

Kronologi Kejadian di Jalan Salemba

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan peristiwa penyiraman cairan berbahaya itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Beberapa jam setelah kejadian, laporan polisi dibuat sekitar pukul 02.30 WIB. Tim penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang terkena cairan berbahaya serta helm yang dikenakan korban saat peristiwa terjadi.

Penyidik juga menelusuri jalur yang dilalui korban menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Dalam penelusuran tersebut, petugas menemukan sisa botol cairan berbahaya yang diduga digunakan pelaku dan terekam kamera pengawas.

Korban dengan inisial AY mengalami luka bakar pada bagian wajah hingga lengan kanan berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSCM. Penyidik juga melakukan pendampingan terhadap korban selama proses penanganan medis,” jelas Reynold.

Untuk memastikan jenis cairan yang digunakan pelaku, polisi telah mengirimkan sampel barang bukti ke laboratorium Bareskrim Polri. Selain itu, rekaman DVR dari kamera pengawas juga dianalisis oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Penyidik juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), guna memberikan pendampingan kepada korban.

Pelaku Diduga Menguntit Korban

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

Tim penyidik menganalisis puluhan rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tercatat ada 7 kamera ETLE serta 27 kamera CCTV milik pemerintah daerah dan bangunan di sekitar jalur yang diduga dilalui pelaku.

“Hasil analisis menunjukkan bahwa para terduga pelaku telah mengikuti korban sebelum kejadian, dimulai dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik awal di kawasan Medan Merdeka Timur,” ujar Iman.

Para pelaku kemudian terpantau bergerak melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga kawasan Tugu Tani dan YLBHI.

Dari rekaman tersebut, penyidik menduga ada empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor untuk mengikuti korban sebelum melakukan penyerangan.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dengan berpencar. Rekaman kamera pengawas menunjukkan salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum meninggalkan lokasi.

Polisi juga menemukan indikasi para pelaku menuju beberapa wilayah berbeda, di antaranya Ragunan, Kalibata, hingga Bogor.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serta trauma pascakejadian.

Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan kasus penyiraman cairan berbahaya di Salemba akan terus didalami hingga para pelaku berhasil diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (RN-6)

  • Penulis: A6
  • Editor: Djung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

    Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Aceh Timur , ReportaseNews  – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Sosial menyerahkan bantuan sosial sekitar Rp100 miliar kepada masyarakat korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan bantuan pemerintah bagi korban bencana yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan […]

  • Buntut Kontroversi Paspor Asing, Menkeu Blacklist Pasangan Alumni LPDP

    Buntut Kontroversi Paspor Asing, Menkeu Blacklist Pasangan Alumni LPDP

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pasangan suami-istri alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang menutup peluang mereka berkarier atau menjalin kerja sama dengan institusi pemerintah pada masa mendatang. Keputusan itu merupakan respons terhadap kegaduhan publik setelah Dwi mengunggah konten yang […]

  • Tambak udang di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: dok. KKP)

    Lampaui Kebumen, Tambak Udang Raksasa NTT Capai 2.000 Hektare

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kawasan tambak udang terintegrasi berskala besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini diklaim menjadi kawasan tambak udang terbesar di Indonesia sekaligus mendorong pemerataan pembangunan budidaya di luar Pulau Jawa. ‎Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu, menegaskan pemilihan Waingapu selaras […]

  • Hujan Deras di Magetan Akibatkan Rumah Ambrol dan Lukai Pemiliknya

    Hujan Deras di Magetan Akibatkan Rumah Ambrol dan Lukai Pemiliknya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Talud pondasi sebuah rumah di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, roboh, Sabtu  (07/03/2026). Peristiwanya berlangsung pada saat di wilayah tersebut diguyur hujan selama tiga jam berturut-turut. Dalam peristiwa itu salah seorang penghuninya, Arif Kurniawan, 53 tahun, mengalami luka-luka di bagian wajah dan kepalanya. Luka yang dialami korban akibat tubuhnya turut […]

  • Satgas Saber Pangan Polres Metro Jakarta Barat melakukan monitoring harga sembako di Pasar Tomang Barat jelang Ramadan. Stok dipastikan aman meski ada kenaikan cabai dan bawang. (Foto: RB/HO-Humas Polres Metro Jakbar)

    Pastikan Aman, Polres Metro Jakbar Pantau Harga Sembako Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jumat (20/2/2026). ‎Kegiatan ini dipimpin Kasat Reskrim AKBP Arfan Zulkan Sipayung bersama jajaran serta melibatkan Sudin KPKP, Sudin PPKUKM, dan pengelola pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga […]

  • Wanita penjual pinang di Dekai, Yahukimo, ditikam dua OTK saat berjualan. (Foto: RN/HO-Humas Polri)

    Wanita Penjual Pinang Ditikam OTK di Dekai, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Yahukimo, Reportasenews – Seorang perempuan penjual pinang menjadi korban penusukan oleh dua orang tak dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok A, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (17/2/2026). Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan dan kini menjalani perawatan medis. ‎Korban berinisial E.K (33), warga asal Nusa Tenggara Timur yang sehari-hari berjualan pinang di […]

expand_less