Breaking News
Trending Tags

Polisi Telusuri Jejak Pelaku Penyiraman Cairan Berbahaya di Salemba

  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews— Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan penyelidikan kasus penyiraman cairan berbahaya di Salemba, Jakarta Pusat yang menyebabkan seorang korban mengalami luka bakar serius.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, kepolisian menegaskan bahwa proses penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional dengan mengedepankan bukti dan fakta penyelidikan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyatakan bahwa tindak pidana yang membahayakan keselamatan jiwa merupakan kejahatan serius yang harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

“Setiap tindak pidana yang mengakibatkan korban jiwa merupakan kejahatan serius yang perlu kita tindak. Semua tahapan sudah dilaksanakan berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Kami di Polda Metro Jaya menangani perkara ini secara profesional agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kekeliruan,” ujar Asep, Senin (16/03/3026).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengatakan perkara tersebut menjadi prioritas penanganan kepolisian. Ia juga mengajak masyarakat serta media untuk ikut mengawal proses penegakan hukum hingga tuntas.

Polda Metro Jaya menjadikan kasus ini sebagai kasus utama. Rekan-rekan media dan masyarakat dipersilakan untuk terus mengawal proses penanganannya hingga tuntas,” kata Bhudi.

Kronologi Kejadian di Jalan Salemba

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan peristiwa penyiraman cairan berbahaya itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Beberapa jam setelah kejadian, laporan polisi dibuat sekitar pukul 02.30 WIB. Tim penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang terkena cairan berbahaya serta helm yang dikenakan korban saat peristiwa terjadi.

Penyidik juga menelusuri jalur yang dilalui korban menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Dalam penelusuran tersebut, petugas menemukan sisa botol cairan berbahaya yang diduga digunakan pelaku dan terekam kamera pengawas.

Korban dengan inisial AY mengalami luka bakar pada bagian wajah hingga lengan kanan berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSCM. Penyidik juga melakukan pendampingan terhadap korban selama proses penanganan medis,” jelas Reynold.

Untuk memastikan jenis cairan yang digunakan pelaku, polisi telah mengirimkan sampel barang bukti ke laboratorium Bareskrim Polri. Selain itu, rekaman DVR dari kamera pengawas juga dianalisis oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Penyidik juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), guna memberikan pendampingan kepada korban.

Pelaku Diduga Menguntit Korban

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

Tim penyidik menganalisis puluhan rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tercatat ada 7 kamera ETLE serta 27 kamera CCTV milik pemerintah daerah dan bangunan di sekitar jalur yang diduga dilalui pelaku.

“Hasil analisis menunjukkan bahwa para terduga pelaku telah mengikuti korban sebelum kejadian, dimulai dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik awal di kawasan Medan Merdeka Timur,” ujar Iman.

Para pelaku kemudian terpantau bergerak melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga kawasan Tugu Tani dan YLBHI.

Dari rekaman tersebut, penyidik menduga ada empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor untuk mengikuti korban sebelum melakukan penyerangan.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dengan berpencar. Rekaman kamera pengawas menunjukkan salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum meninggalkan lokasi.

Polisi juga menemukan indikasi para pelaku menuju beberapa wilayah berbeda, di antaranya Ragunan, Kalibata, hingga Bogor.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serta trauma pascakejadian.

Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan kasus penyiraman cairan berbahaya di Salemba akan terus didalami hingga para pelaku berhasil diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (RN-6)

  • Penulis: A6
  • Editor: Djung

Reportase Pilihan

  • Donald Trump mengancam akan kembali melakukan pengeboman terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai. AS juga berencana memindahkan uranium Iran. (Foto: AFP via Getty Images/ Patrick T)

    Kembali Tantrum, Trump Ancam Bombardir Iran Jika Negosiasi Gagal ‎

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Washington, D.C., ReportaseNews – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait proses negosiasi yang tengah berlangsung. Ia menegaskan, opsi militer tetap terbuka jika kesepakatan tidak berhasil dicapai. ‎Pernyataan itu disampaikan Trump saat menjawab pertanyaan wartawan di dalam pesawat, dalam perjalanan kembali ke Washington usai kunjungan ke negara bagian Arizona. ‎Trump menekankan […]

  • Polisi gagalkan penyelundupan 6,2 kg ketamin senilai Rp18,7 miliar di Deli Serdang. Satu kurir ditangkap, barang diduga berasal dari Selat Malaka. (Ist)

    Ketamin Rp18,7 Miliar Disita Bareskrim Polri, Kurir Ditangkap di Deli Serdang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Subdit 4 Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 6,2 kilogram psikotropika jenis ketamin di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp18,7 miliar. ‎Dalam operasi itu, polisi juga menangkap seorang kurir berinisial AD. Penangkapan dilakukan setelah petugas menghentikan kendaraan yang dikendarai pelaku di Jalan Putra […]

  • Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan  membekuk seorang pria berinisial AA alias ‘Si Kapten’ (30), perampok jamaah salat subuh di Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Minggu (3/5/2026). Aksi pelaku meresahkan, karena nekat merampok warga yang hendak beribadah di Masjid Raya Lama. Seperti peristiwa yang menimpa Muan […]

  • Pemkab Tapteng Dorong Reaktivasi Rute Sibolga- Soekarno Hatta via Bandara Dr. FL Tobing

    Pemkab Tapteng Dorong Reaktivasi Rute Sibolga- Soekarno Hatta via Bandara Dr. FL Tobing

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Sibolga, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) mendorong reaktivasi penerbangan komersial rute Sibolga–Jakarta melalui Bandara Dr. FL Tobing Pinangsori guna memutus potensi isolasi geografis saat krisis bencana sekaligus memicu lompatan investasi di kawasan pantai barat Sumatera Utara. Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi saat menghadiri Focused Group Discussion (FGD) Marsiadapari Business […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap praktik pengoplosan gas elpiji subsidi di enam lokasi. Sebanyak 11 tersangka ditetapkan dengan keuntungan miliaran rupiah. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Elpiji Oplosan, Cuan Sampai Miliaran

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya membongkar praktik ilegal pengoplosan gas elpiji bersubsidi yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Dalam kasus ini, polisi menetapkan 11 orang sebagai tersangka dengan total keuntungan diperkirakan mencapai miliaran rupiah. ‎Pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menemukan adanya aktivitas pemindahan […]

  • Polisi memburu pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa. Hasil penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 menyatakan tidak ditemukan bahan peledak. (Ist)

    Ancam Ledakkan 11 Titik di SDN Srengseng Sawah, Pengirim Pesan Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polisi masih menyelidiki kasus ancaman bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aparat kini memburu pelaku yang mengirimkan pesan ancaman melalui aplikasi WhatsApp kepada pihak sekolah. ‎Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menelusuri […]

expand_less