Pesanan Parcel Banyumas Meledak Jelang Lebaran
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Pemilik toko pembuat parcel tersenyum karena pesanan meningkat sebelum lebaran. (Foto; RN/Kus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyumas, ReportaseNews — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan parcel Lebaran di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melonjak tajam. Kenaikan ini bahkan mencapai empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan pesanan tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal, salah satunya Oemah Parcel milik Nurin Amalia di Ajibarang Kulon. Usaha ini kini harus bekerja ekstra untuk memenuhi permintaan yang terus berdatangan.
Jika tahun lalu jumlah pesanan diperkirakan sekitar 200 paket, tahun ini angka tersebut meningkat drastis seiring tingginya minat masyarakat terhadap parcel sebagai hadiah Lebaran.
Pesanan tidak hanya datang dari pelanggan lama, tetapi juga dari pelanggan baru hingga perusahaan yang memesan dalam jumlah besar. Bahkan, sejumlah konsumen diketahui memesan puluhan paket sekaligus untuk dibagikan kepada kerabat dan relasi bisnis.
Pemilik usaha, Nurin Amalia, mengaku lonjakan ini di luar perkiraan awal.
“Alhamdulillah tahun ini pesanan parcel meningkat sampai empat kali lipat dibanding tahun kemarin. Awalnya kami hanya memprediksi sekitar 200 paket, tapi ternyata peminatnya jauh lebih banyak, baik dari pelanggan lama, pelanggan baru, hingga perusahaan yang memesan dalam jumlah puluhan. Kami sudah membuka pemesanan sejak satu bulan sebelum puasa, dengan harga mulai dari 100 ribu rupiah. Saat ini prosesnya masih kami tangani sendiri dibantu kedua orang tua, sehingga harus lembur dari pagi sampai malam untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan,” ujar Nurin.
Ia menjelaskan, pemesanan biasanya sudah dibuka sekitar satu bulan sebelum Ramadan. Konsumen pun diberikan berbagai pilihan parcel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Beragam isi parcel ditawarkan, mulai dari makanan ringan, sembako, hingga perlengkapan rumah tangga seperti piring dan barang pecah belah. Harga paket bervariasi, dengan pilihan termurah mulai dari Rp100.000, tergantung isi dan permintaan konsumen.
Selain isi, kemasan juga menjadi daya tarik utama. Parcel dengan desain menarik dan unik dinilai mampu memberikan kesan lebih istimewa saat dijadikan hadiah Lebaran.
Di sisi lain, lonjakan pesanan ini membuat pelaku usaha harus bekerja lebih keras. Proses produksi masih dilakukan secara mandiri dengan bantuan keluarga, sehingga waktu kerja pun bertambah panjang.
Biasanya, puncak pesanan terjadi sekitar dua minggu sebelum Lebaran. Namun tahun ini, pesanan datang lebih cepat dan cenderung mendadak, sehingga jumlahnya meningkat signifikan dalam waktu singkat.
Kondisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
- Penulis: Kus
- Editor: Djung



Saat ini belum ada komentar