Puncak Arus Mudik Terlewati, Kapolda Banten Pastikan Penyeberangan Aman dan Lancar
- calendar_month 19 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki memberi keterangan pers usai puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Kamis (19/3/2016) malam. (Foto: ReportaseNews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Merak, ReportaseNews – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki memastikan situasi arus mudik di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) berjalan aman dan terkendali meskipun telah melewati masa puncak kepadatan.
Berdasarkan pantauan terkini hingga Kamis (19/3/2026)malam, seluruh pemudik yang memadati pelabuhan pada puncak arus mudik tanggal 18 dan 19 Maret dini hari telah berhasil diseberangkan menuju Pulau Sumatera.
Irjen Pol. Hengki menyatakan kelancaran proses mudik tahun ini merupakan hasil koordinasi yang solid antar instansi terkait. Menurut dia, meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan, strategi pengaturan lalu lintas di lapangan terbukti efektif mencegah terjadinya kemacetan total di jalur menuju pelabuhan.
“Sampai dengan malam hari ini, semua pelaksanaan arus mudik di wilayah hukum Polda Banten dalam keadaan aman dan lancar berkat kerja sama stakeholder terkait. Kita bahu-membahu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera,” ujar Irjen Pol. Hengki, didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Hendra Wirawan, di area Dermaga Eksekutif Merak, Kamis (19/3/2026) tengah malam.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Hengki menjelaskan, kondisi di Pelabuhan Ciwandan yang melayani pemudik roda dua juga menunjukkan tren penurunan kepadatan yang signifikan.
Dari 12 lajur yang disediakan, hanya tersisa sebagian kecil pemudik motor yang sedang menunggu antrean masuk ke dalam kapal.
Sementara di tujuh dermaga Pelabuhan Merak, kendaraan yang tiba bisa langsung terangkut tanpa waktu tunggu yang lama.
Pihak kepolisian juga tetap menyiagakan skema penyekatan di Cikuasa Atas dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) sebagai langkah antisipasi jika terjadi penumpukan di kantong parkir pelabuhan.
Langkah itu untuk memastikan aktivitas masyarakat lokal di sekitar area pelabuhan tetap berjalan normal tanpa terganggu oleh antrean kendaraan pemudik. (Tim/RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar