Sempat Ambruk dan Terlantar, SDN Kajuanak 4 Bangkalan Kini Direvitalisasi
- calendar_month 5 menit yang lalu
- print Cetak

SDN Kajuanak 4 Bangkalan yang sempat roboh akhirnya dibangun kembali usai kunjungan Menteri Abdul Mu’ti. Proses revitalisasi segera dimulai. (Foto: ReportaseNews/Kus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bangkalan, ReportaseNews — SD Negeri Kajuanak 4 di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, segera dibangun kembali setelah sebelumnya roboh dan memaksa kegiatan belajar dilakukan di ruang terbuka.
Kepastian itu muncul setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meninjau langsung kondisi sekolah pada Jumat (1/5/2026).
Sejak bangunan ambruk pada 24 November 2025, proses belajar mengajar berlangsung dalam kondisi darurat. Siswa terpaksa belajar di luar ruangan tanpa fasilitas memadai, sementara guru berupaya menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah keterbatasan.
Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengaku tidak menyangka kunjungan tersebut benar-benar terjadi.
“Ini seperti mimpi. Kami tidak pernah menyangka Pak Menteri akan datang langsung. Rasanya seperti mendapat kado yang sangat indah,” kata Ningsih, Jumat (1/5/2026).
Upaya perbaikan sebenarnya telah dilakukan sejak lama. Pihak sekolah mengajukan proposal revitalisasi melalui dinas pendidikan setempat sekitar satu bulan setelah kejadian. Namun, kepastian baru didapat menjelang kunjungan menteri.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah memastikan program pembangunan ulang akan segera direalisasikan. Revitalisasi mencakup perbaikan empat ruang kelas, pembangunan ruang baru, fasilitas administrasi, toilet, hingga Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
“Tidak lama lagi pembangunan akan dimulai. Sekolah ini akan segera berdiri kembali dengan kondisi yang lebih baik,” kata Abdul Mu’ti.
Sebagai tanda dimulainya proyek, dilakukan peletakan batu pertama di lokasi sekolah. Langkah ini menjadi simbol dimulainya proses pemulihan sarana pendidikan yang sempat terhenti.
Ningsih berharap pembangunan tersebut dapat segera mengakhiri kondisi darurat yang dialami siswa.
“Semoga anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman dan aman. Tidak lagi harus berpanas-panasan seperti sekarang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kajuanak, Marsit, memastikan persoalan lahan yang sebelumnya menjadi kendala telah diselesaikan. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan administratif.
Pembangunan kembali SDN Kajuanak 4 tidak hanya memulihkan fasilitas fisik, tetapi juga mengembalikan semangat belajar siswa yang sempat terganggu akibat kondisi sekolah yang tidak layak. (Kus)
- Penulis: Kusworo
- Editor: Tama



Saat ini belum ada komentar