Breaking News
Trending Tags

Bupati Tapsel Jenguk Tuti Daulay, Soroti Akses Jalan Rusak

  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tapanuli Selatan, ReportaseNews – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mendatangi Tuti Daulay, ibu hamil yang viral karena harus ditandu warga sejauh 30 kilometer untuk mendapatkan pertolongan medis saat hendak melahirkan.

‎Tuti Daulay diketahui merupakan warga Dusun Aek Nabara, Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan.

‎Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026). Warga secara bergotong royong menandu Tuti melewati medan berat menuju RSUD Sipirok. Namun, sesampainya di rumah sakit, bayi yang dikandung Tuti dinyatakan tidak dapat diselamatkan.

‎Saat ini, Tuti masih menjalani pemulihan dan tinggal sementara di rumah kerabatnya di kawasan Pinang Nabaris, Sipirok.

‎Gus Irawan menemui langsung Tuti pada Selasa (12/5/2026) siang. Dalam kunjungan itu, ia mengaku memahami beratnya kondisi geografis di wilayah tempat tinggal korban.

‎”Kami memang mengerti situasi di sana sangat berat. Karena itu, untuk program TMMD 2025 sudah diajukan. Desa Dalihan Natolu ini berada di kawasan hutan lindung, sehingga kami tidak punya kewenangan,” ujar Gus Irawan, Selasa (12/5/2026).

‎Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebelumnya telah mengusulkan pembukaan akses jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Karya Bhakti.

‎Menurut dia, pembangunan jalan terkendala izin kawasan hutan lindung sehingga rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

‎”Dengan program TMMD dan Karya Bhakti. 2025 sudah kami rencanakan dan memohon izin ke kehutanan, tapi tidak diberi izin, sehingga program ini tertunda,” katanya.

‎Gus Irawan juga mengakui medan menuju Desa Dalihan Natolu merupakan salah satu yang paling sulit dijangkau di wilayah Tapanuli Selatan. Kondisi jalan yang minim akses aspal membuat mobilitas warga sangat terbatas.

‎”Yang paling berat medannya itu adalah Desa Dalihan Natolu. Di samping memang medannya yang berat. Saya terus terang belum pernah ke sana. Makanya setelah dari sini, saya akan pergi ke sana untuk melihat situasi dan faktanya,” ujarnya.

‎Selain akses jalan yang buruk, fasilitas kesehatan di Dusun Aek Nabara juga disebut sangat minim. Keterbatasan layanan kesehatan dan tenaga medis menjadi salah satu penyebab warga harus membawa pasien secara manual menuju rumah sakit.

‎Menanggapi kondisi tersebut, Gus Irawan mengatakan pemerintah daerah telah menambah 15 pos kesehatan desa di sejumlah wilayah Tapanuli Selatan.

‎”Misalnya di sana pun kami buat pos kesehatan, pasti terbatas dan dirujuk ke rumah sakit. Nah, konektivitasnya yang paling utama. Karena selama ini masyarakat yang keluar dari sana dengan berjalan kaki,” katanya.

‎Kasus yang dialami Tuti Daulay kini menjadi sorotan publik dan memunculkan desakan agar pemerintah segera memperbaiki akses infrastruktur serta layanan kesehatan di daerah terpencil Tapanuli Selatan. (Ang)

  • Penulis: Angga
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Bareskrim Polri bongkar pabrik dan distribusi ilegal gas N2O merek Whippink di Jakarta. Sembilan tersangka diamankan, omzet mencapai miliaran rupiah per bulan. (Foto: ReportaseNews/HO-Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Terbongkar! Pabrik Gas Tertawa Ilegal Beromzet Miliaran Diungkap di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Bareskrim Polri mengungkap praktik produksi dan peredaran ilegal gas nitro oksida (N2O) merek Whippink di tiga lokasi berbeda di Jakarta. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi gas yang kerap disalahgunakan sebagai “gas tertawa”. ‎Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran gas N2O ilegal. […]

  • Sentuh Sisi Humanis, Rudi Soedjarwo dan Vino G. Bastian Ungkap Makna Mendalam di Balik Film ‘Tanah Runtuh’

    Sentuh Sisi Humanis, Rudi Soedjarwo dan Vino G. Bastian Ungkap Makna Mendalam di Balik Film ‘Tanah Runtuh’

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sutradara Rudi Soedjarwo kembali melahirkan karya layar lebar yang emosional lewat film terbarunya, Tanah Runtuh. Berbeda dari film bertema konflik pada umumnya, sinema garapan Denny Siregar Production ini memilih untuk tidak berfokus pada sejarah atau detail bentrokan fisik. Sebaliknya, film ini justru menyoroti dampak psikologis dan hubungan antar-manusia yang terjalin di tengah […]

  • 64 Penilai Kekayaan Intelektual Dilantik untuk Pertama Kali di Indonesia

    64 Penilai Kekayaan Intelektual Dilantik untuk Pertama Kali di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Industri kreatif Indonesia memasuki fase bersejarah dalam penguatan ekosistem finansial. Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya melantik 64 Jasa Penilai Kekayaan Intelektual (KI) pertama di Indonesia pada Rabu (18/2/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak penting agar aset tak berwujud seperti film, musik, hingga gim bisa dijadikan jaminan utang di perbankan. Dalam prosesi […]

  • Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan perubahan pada definisi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kini meluas hingga mencakup pekerja dengan penghasilan Rp8 juta per bulan, bahkan mencapai Rp14 juta untuk pasangan menikah di wilayah Jabodetabek. Dilansir suara.com, kebijakan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 5 Tahun […]

  • Kementerian PPPA mencatat 44 persen daycare di Indonesia belum memiliki izin. Kondisi ini dinilai mengancam kualitas pengasuhan anak di tengah meningkatnya kebutuhan layanan. (Foto: KemenPPPA)

    Fakta Mengejutkan! 44 Persen Daycare di Indonesia Belum Berizin

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkap masih banyak layanan penitipan anak atau daycare di Indonesia yang belum memenuhi aspek legalitas. Dari hasil pendataan terbaru, sebanyak 44 persen daycare diketahui belum memiliki izin maupun status hukum yang jelas. ‎Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengatakan persoalan legalitas masih menjadi […]

  • Pemkab Madina Berupaya Ubah Ladang Ganja Tor Sihite Jadi Pusat Ekonomi Baru

    Pemkab Madina Berupaya Ubah Ladang Ganja Tor Sihite Jadi Pusat Ekonomi Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Kementerian Pertanian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar rapat koordinasi secara daring pada Kamis (4/6/2026) guna menindaklanjuti program pengalihan tanaman ganja ke komoditas produktif di kawasan Tor Sihite. Berbeda dengan pendekatan hukum konvensional, kolaborasi lintas sektor itu kini membidik akar masalah utama di lapangan, yakni […]

expand_less