Breaking News
Trending Tags

Tilang Manual Kembali Berlaku di Ops Patuh Jaya 2026, Pengendara Tanpa Pelat Jadi Sasaran

  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali mengaktifkan penindakan tilang manual selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026. Langkah ini diambil untuk menjaring pelanggaran lalu lintas yang tidak dapat terdeteksi oleh sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

‎Operasi Patuh Jaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Salah satu fokus utama penindakan adalah kendaraan yang tidak menggunakan pelat nomor, melawan arus, serta pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara.

‎Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengatakan keputusan mengaktifkan kembali tilang manual merupakan hasil evaluasi terhadap berbagai modus pelanggaran yang dilakukan pengendara untuk menghindari kamera ETLE.

‎“Saat ini hasil evaluasi, kita tidak hanya mengedepankan penegakan hukum dengan tilang elektronik, tapi tilang manual akan kembali dioperasionalkan. Tilang konvensional, nanti petugas akan kembali dibekali dengan tilang manual untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran kasat mata,” kata Komarudin, Rabu (3/6/2026).

‎Sebanyak 2.798 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

‎Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada edukasi dan sosialisasi, tahun ini penegakan hukum mendapat porsi terbesar, yakni 50 persen dari total kegiatan operasi.

‎“Mengingat memang situasi arus lalu lintas yang membutuhkan penanganan lebih serius, maka bobot penegakan hukum untuk operasi patuh ini sebanyak 50 persen. Jadi 20 persen kegiatan kita adalah kegiatan preemtif, 30 persen kegiatan preventif, dan 50 persen penegakan hukum,” ujar Komarudin.

‎Selain kendaraan tanpa pelat nomor dan pelanggaran melawan arus, polisi juga menaruh perhatian serius terhadap penggunaan ponsel saat berkendara. Fenomena pengendara yang sibuk membuat konten di jalan dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan lalu lintas.

‎“Berkendara dengan menggunakan handphone, ini juga fenomena yang sering terjadi. Jadi sibuk merekam situasi di sekitar tapi lupa bahwa aturan itu justru dendanya lebih besar. Bagaimana mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain dengan sibuk buat konten, sibuk merekam situasi di sekitarnya menggunakan handphone, ini juga menjadi salah satu pelanggaran yang menjadi atensi serius,” ujarnya.

‎Pelanggaran lain yang masuk dalam daftar prioritas penindakan meliputi pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, hingga mengemudi dalam pengaruh alkohol.

‎“Kemudian ini juga pengendara yang masih di bawa umur, ini juga akan kita sasar. Kemudian tidak menggunakan safety belt, tidak menggunakan helm saat berkendara, kemudian di bawa pengaruh alkohol, dan beberapa pelanggaran lain, ada 10 target sasaran,” kata Komarudin.

‎Untuk meminimalkan gangguan arus lalu lintas, Polda Metro Jaya tidak akan menerapkan razia stasioner. Sebagai gantinya, petugas akan menggunakan metode patroli bergerak atau hunting system dengan menindak langsung pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

‎“Dengan padatnya Jakarta, tentu kecil kemungkinan stasioner ini bisa dilakukan karena kami juga menghindari jangan sampai nanti operasi dilakukan malah justru bikin macet. Kami lebih kepada mengedepankan hunting system. Anggota kami nanti akan lebih banyak menyebar, pelanggaran kasat mata akan langsung ditindak di tempat,” jelasnya.

‎Komarudin juga memastikan masyarakat dapat ikut mengawasi pelaksanaan tilang manual. Warga dipersilakan merekam dan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan petugas di lapangan.

‎“Masyarakat tidak perlu khawatir saat ini eranya era digitalisasi. Masyarakat boleh merekam, boleh memvideokan kalau ada perilaku-perilaku petugas yang menyimpang. Rekam silahkan catat namanya, capture, kirimkan kepada kami langsung, saat itu juga kita tindak tegas,” tegas Komarudin.

‎Dengan kembalinya tilang manual dalam Operasi Patuh Jaya 2026, pengendara diharapkan semakin disiplin mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama dan menekan angka pelanggaran di jalan raya. (Fira)

  • Penulis: Fira
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Selebgram Xander meminta maaf setelah konten yang dianggap menirukan penyandang disabilitas menuai kecaman warganet. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. (Tiktok/violettaxandrea)

    Bikin Konten yang Dianggap Menghina Disabilitas, Xander Berujung Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Selebgram sekaligus kreator konten Tiktok @Violettaxandrea atau yang dikenal dengan nama Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah video yang diunggahnya memicu gelombang kritik di media sosial. ‎Konten tersebut menjadi sorotan karena dianggap menirukan kondisi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Aksi dalam video itu dinilai tidak memiliki empati serta menjadikan […]

  • Polisi ungkap motif pembunuhan Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun dipicu dendam lama terkait kasus pembunuhan di Bekasi. (Humas Polres Maluku Tenggara)

    Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama. ‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta. ‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan […]

  • Hiu paus sepanjang 6,5 meter ditemukan mati terdampar di Pantai Kenari, Cilacap. Proses evakuasi terkendala ukuran tubuh dan keterbatasan alat berat. (Foto: RN/Kus)

    Hiu Paus 6,5 Meter Terdampar di Cilacap

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Cilacap, ReportaseNews — Warga Desa Pagubugan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seekor hiu paus sepanjang 6,5 meter yang terdampar di Pantai Kenari, Minggu (17/5/2026) pagi. ‎Satwa laut dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi mati di bibir pantai sekitar pukul 05.30 WIB. Ukurannya yang sangat besar langsung menarik perhatian warga hingga memadati lokasi […]

  • Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Seorang bocah berusia 4 tahun di Madiun ditemukan tewas di kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026). Sebelumnya ditemukan meninggal korban bernama Rizuka Putra Ramadhan sedang bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan. Namun, berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di […]

  • Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    NGAWI, Reportasenews – Seleksi perangkat desa di.Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sepi peminat. Padahal biasanya seleksi perangkat desa masih menjadi pekerjaan yang menjanjikan dan diburu bagi para pencari kerja. Dalam seleksi dua formasi perangkat desa yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025) hanya diikuti enam peserta. Untuk formasi jabatan Kepala Urusan Tata Usaha Dan Umum sebanyak […]

  • Langkah Persuasif Polres Flotim Didukung Kades dan Tokoh Masyarakat di Adonara

    Langkah Persuasif Polres Flotim Didukung Kades dan Tokoh Masyarakat di Adonara

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Larantuka, ReportaseNews – Pendekatan persuasif dan humanis pasca terjadinya konflik sosial di Adonara, Kabupaten Flores Timur oleh aparat Polres Flores Timur didukung oleh kepala desa dan tokoh masyarakat setempat. Melalui pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya konlik susulan antara warga yang nengakibatkan 50 rumah dibakar massa pada tanggal 6 Maret, 9 Mei dan 10 Mei […]

expand_less