Breaking News
Trending Tags

Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

  • calendar_month 25 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama.

‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta.

‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan korban ini dulu di Jakarta,” ujar Rian kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

‎Menurut dia, pelaku meyakini Nus Kei terlibat sebagai dalang dalam pembunuhan saudaranya, Fenansius Wadanubun alias Dani Hollat, yang terjadi beberapa tahun lalu di Bekasi. Keyakinan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi balas dendam.

‎”Dendam itu, karena korban Nus Kei diduga sebagai otak dibalik pembunuhan saudara mereka berinisial FW yang terjadi di Jakarta samping Apartemen Metro Galaxi, Kalimalang, Bekasi,” katanya.

‎Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah korban tiba di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026). Nus Kei baru saja menyelesaikan penerbangan dari Ambon dan dijemput oleh keluarganya.

‎Namun, situasi berubah cepat. Seorang pria bermasker dengan jaket merah mendekati korban dan langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam.

‎Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan menuju area ruang tunggu bandara.

‎Keluarga kemudian membawa Nus Kei ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT.

‎Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami empat luka tusuk, masing-masing di bagian dada kanan dan kiri, leher sebelah kiri, serta di area punggung dekat tulang belakang. Luka-luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat dan kerusakan organ vital. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fin
    • 0Komentar

    MADIUN, Reportasenews – Kekuatan separatis bersenjata OPM berangsur melemah. Tiga anggota Kodap XV-Ngalum Kupel, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerahkan diri kepada jajaran TNI Satgas Koops Swasembada berikut sepucuk senjata api, Sabtu (14/02/2026). Semangat memisahkan diri dari OPM yang dinilainya tidak bermasa depan itu, menyusul 4 rekannya yang lebih dulu mencium Merah Putih, […]

  • Bareskrim Polri mengungkap produksi kosmetik ilegal bermerkuri di Bogor. Tiga orang diamankan, ratusan produk disita. (Ist)

    Kosmetik Ilegal Bermerkuri Dibongkar Bareskrim di Bogor

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap praktik produksi dan distribusi kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang diamankan bersama puluhan barang bukti yang diduga mengandung bahan berbahaya. ‎Pengungkapan kasus ini bermula […]

  • Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Polres Madina belum memberi keterangan resmi terkait penyebab pasti tewasnya Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang ditemukan dalam kondisi kritis di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal Desa Runding. Hingga saat ini, motif di balik peristiwa tersebut masih simpang siur di tengah masyarakat, dengan munculnya berbagai spekulasi mulai dari dugaan penculikan […]

  • Ban Pecah di Tol Jakarta-Merak, Truk Padi Terguling, Sopir Patah Tulang

    Ban Pecah di Tol Jakarta-Merak, Truk Padi Terguling, Sopir Patah Tulang

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Serang, ReportaseNews – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton tangki elpiji Pertamina dan truk Colt Diesel bermuatan padi terjadi di Kilometer 76.600 Tol Jakarta-Merak, Serang, Banten, Senin (16/3/2026) siang. Insiden yang terjadi tepat pada H-4 menjelang Lebaran 2026 ini mengakibatkan kemacetan panjang di lajur menuju Merak serta menyebabkan pengemudi truk pengangkut padi mengalami luka […]

  • Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Pemerintah Desa Petahunan menargetkan pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Paralayang dan Trabas yang akan memacu adrenalin di kawasan wisata Bukit Watu Kumpul pada 4–5 April 2026. Perhelatan olahraga ekstrem itu bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal yang sempat terdampak pandemi. Dengan mendatangkan ratusan atlet dan pengunjung, […]

  • Satgas Polda Metro Jaya Temukan Sejumlah Komoditas Pangan Dijual di Atas HET

    Satgas Polda Metro Jaya Temukan Sejumlah Komoditas Pangan Dijual di Atas HET

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportasNews – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya menemukan sejumlah komoditas pangan yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) selama pemantauan di pasar pada Maret 2026. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan analisa dan evaluasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan […]

expand_less