Breaking News
Trending Tags

Bau dan Jorok, Ada Kolam Hijau Diduga Limbah SPPG Bangun Muda Asahan di Padangsidimpuan

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padangsidimpuan, ReportaseNews – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kota Padangsidimpuan bakal turun ke lapangan untuk mengecek operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangun Muda Asahan di Desa Manunggang Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Pengecekan bakal dilakukan menyusul adanya temuan kolam kecil berisi air hijau pekat dan tumpukan sampah yang diduga saluran pembuangan limbah cair dari dapur operasional program MBG tersebut.

Kepastian untuk mengusut kondisi kelayakan dapur ini disampaikan oleh Satgas MBG Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki. Dia mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal demi memastikan fasilitas yang menyuplai ribuan porsi makanan anak sekolah ini tetap higienis dan mematuhi regulasi lingkungan.

“Jika tidak sesuai ketentuan, kita koordinasikan dengan Korwil, Pak,” ujar Rahmat Marzuki.

Kondisi fasilitas yang berada di bawah naungan Yayasan Bangun Muda Asahan ini kali pertama mencuat saat investigasi lapangan dilakukan pada Kamis (21/5/2026). Selain keberadaan kolam hijau pekat tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai, aroma tidak sedap dari tumpukan karung sampah yang dihinggapi lalat juga dikhawatirkan mencemari proses produksi pangan.

Padahal, menurut Akuntan SPPG Wiyah Matondang, dapur komersial ini memproduksi sekitar 2.533 porsi makanan setiap hari untuk didistribusikan ke 13 sekolah di wilayah setempat.

Di sisi lain, pihak pengelola SPPG terkesan defensif saat dikonfirmasi mengenai kelayakan pembuangan limbah mereka.

Kepala SPPG berinisial BRA sempat mempertanyakan legalitas media dalam menanyakan perihal IPAL, sebelum akhirnya berjanji akan menutup kolam tersebut dan melanjutkan proses renovasi dapur.

Dalih senada juga disampaikan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Padangsidimpuan yang menyebut tempat penampungan itu merupakan bak lama. Meski demikian, pihak Korwil memastikan evaluasi total akan segera dilakukan demi menjaga kualitas program prioritas nasional ini.

“Terimakasih laporan dan informasinya, Pak. Mari kita kawal program bapak Presiden ini,” tandas Korwil SPPG.

Kelalaian dalam pengelolaan limbah domestik dapur komersial ini dinilai berimplikasi hukum serius. Praktisi hukum Febry Alamsyah Lubis mengingatkan aturan Badan Gizi Nasional (BGN) RI Nomor 1 Tahun 2026 secara ketat mewajibkan setiap SPPG mengelola sisa pangan dan limbah domestiknya.

Tidak hanya itu, operasional ini juga terikat Keputusan Menteri LH Nomor 2760 Tahun 2025 serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Pengelolaan limbah ini sangat penting karena air cucian dan sisa makanan dapur komersial memiliki kandungan lemak dan minyak tinggi yang dapat merusak lingkungan jika dibuang langsung,” tegas Febry Alamsyah.

Dugaan pelanggaran ini juga memantik reaksi dari aktivis Kota Padangsidimpuan, Stevson Ompusungu. Dia mengatakan laporan hasil keluaran IPAL wajib diperiksa secara berkala setiap tiga bulan.

Kini, masyarakat menunggu ketegasan Satgas MBG untuk memastikan Yayasan Bangun Muda Asahan segera membangun IPAL standar baku mutu demi menjamin higienitas pasokan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. (Lily)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Kasus dugaan pembakaran remaja di Sokaraja, Banyumas, belum menemui titik terang setelah hampir enam bulan. Kuasa hukum korban menilai penyidikan mandek dan minim transparansi. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Hampir 6 Bulan, Kasus Pembakaran Remaja Banyumas Belum Terungkap

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Penanganan kasus dugaan pembakaran seorang remaja di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menuai sorotan. Hampir enam bulan sejak peristiwa itu terjadi pada Desember 2025, proses hukum dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti. ‎Keluarga korban bersama tim kuasa hukum mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengusut kasus yang diduga dipicu aksi perundungan tersebut. Hingga kini, […]

  • Di Tapsel, 1.000 Jiwa Selamat dari Bahaya Narkoba Berkat Operasi Antik Toba

    Di Tapsel, 1.000 Jiwa Selamat dari Bahaya Narkoba Berkat Operasi Antik Toba

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Satres Narkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama jajaran menyelamatkan sekitar 1.120 jiwa warga dari ancaman ketergantungan narkoba setelah menggagalkan peredaran berbagai jenis barang haram itu selama 20 hari pelaksanaan Operasi KRYD Antik Toba 2026. Dampak sosial yang berhasil dicegah setelah polisi menyita barang bukti 3.000 gram ganja, 30,28 gram sabu, dan lima […]

  • Donald Trump dievakuasi dari Washington Hilton usai suara tembakan. Penembak ditangkap, satu orang terluka, kondisi pejabat aman. (Ist)

    Detik-Detik Tembakan di Acara Makan Malam, Trump Panik Dievakuasi

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi dari acara makan malam di Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat, setelah terdengar suara tembakan di lokasi. ‎Situasi mendadak berubah mencekam ketika suara keras memicu kepanikan tamu undangan. Sejumlah peserta dilaporkan berlindung di bawah meja, sementara tim keamanan bersenjata langsung mengamankan area panggung tempat Trump […]

  • Kejari Madina Maraton Periksa Puluhan Saksi Kasus Korupsi Smart Village

    Kejari Madina Maraton Periksa Puluhan Saksi Kasus Korupsi Smart Village

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) melakukan pemeriksaan maraton terhadap puluhan saksi dari unsur pemerintahan desa hingga tingkat kecamatan guna merampungkan pemberkasan kasus dugaan korupsi program Smart Village tahun anggaran 2023. Pemeriksaan intensif itu dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara setelah penyidik sebelumnya menetapkan Direktur Utama PT ISN berinisial […]

  • Warga Jerman di Jakarta (Batavia) menyambut kedatangan bala tentara jepang yang memasuki kota tersebut ketika Belanda meyerah tahun 1942. Mereka terdiri dari wanita dan anak-anak yang dimasukkan oleh pemerintahan Hindia Belanda ke dalam kamp tak lama setelah Jerman menginvasi Belanda tahun 1940. (Foto: ReportaseNews/HO-Alif Rafik Khan)

    Menelusuri Jejak Swastika Hitler di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisah keterlibatan Jerman Nazi di Indonesia selama Perang Dunia II (1939–1945) bukan sekadar catatan pinggiran sejarah. Di balik dominasi Jepang sebagai penguasa saat itu, terdapat operasi militer rahasia Jerman melalui armada kapal selam U-boat yang aktif di perairan Nusantara. ‎Kehadiran mereka merupakan bagian dari aliansi militer antara Jerman dan Jepang dalam menghadapi […]

  • Sekitar 80 anggota Gampata menggelar demo di Kantor Gubernur Aceh, mendesak transparansi dugaan korupsi dana bencana hidrometeorologi 2025 dan meminta Polda Aceh bertindak tegas. (Ist)

    Gampata Desak Polda Aceh Usut Dana Bencana Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Banda Aceh, ReportaseNews – Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) mendatangi Kantor Gubernur Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif, Kota Banda Aceh, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. ‎Massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keterbukaan Pemerintah Aceh terkait dugaan korupsi dalam penanganan bencana hidrometeorologi 2025 di Provinsi […]

expand_less