Breaking News
Trending Tags

Davina Karamoy Selesai Diperiksa Polisi, Akui Terima Uang Saku Umrah Dari Hanania

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Aktris Davina Karamoy menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji yang melibatkan Hanania Travel. Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam dan berfokus pada kerja sama yang pernah dijalani Davina dengan biro perjalanan tersebut.

‎Usai pemeriksaan, Davina menyatakan seluruh pertanyaan penyidik telah dijawab. Ia juga mengakui pernah menerima uang saku saat mengikuti perjalanan umrah bersama Hanania Travel. Namun, uang tersebut telah diserahkan kembali kepada penyidik sebagai bentuk kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.

‎”Alhamdulillah lancar tadi selama di dalam. Ada beberapa pertanyaan dan sudah terjawab semua, sudah selesai sih,” ujar Davina kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

‎”Sama seperti yang lain, dan memang saya mendapat uang saku. Untuk uang sakunya sudah dikembalikan juga,” imbuh Davina.

‎Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menelusuri bentuk kerja sama antara Davina dan Hanania Travel, termasuk aktivitas yang diunggah ke media sosial selama menjalani ibadah umrah.

‎Menurut keterangan yang disampaikan, kerja sama itu bermula ketika pihak Hanania Travel menawarkan perjalanan umrah kepada Davina. Saat itu, ia tertarik karena melihat sejumlah figur publik lain juga telah melakukan perjalanan serupa bersama biro tersebut.

‎Selain fasilitas perjalanan, Davina mengaku menerima uang saku sebesar Rp10 juta setiap keberangkatan umrah. Meski demikian, seluruh uang yang diterima telah dikembalikan kepada penyidik untuk mendukung proses penyelidikan.

‎Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, mengungkapkan bahwa kliennya mendapat sekitar 30 pertanyaan dari penyidik. Materi pemeriksaan berkaitan dengan pola kerja sama yang pernah dilakukan bersama Hanania Travel, termasuk unggahan di media sosial selama perjalanan ibadah.

‎Yulius menegaskan Davina tidak pernah secara langsung mempromosikan bisnis Hanania Travel. Menurutnya, kliennya hanya membagikan aktivitas selama menjalankan ibadah sesuai kesepakatan kerja sama yang telah dibuat.

‎”Sudah diperiksa ya 30 pertanyaan. Karena memang sudah niat berangkat, akhirnya berangkat di 2024. Kemudian di 2025, kita berangkat kembali dalam hal itu, kita berangkat dengan keluarga,” kata Yulius.

‎”Tapi saya garis bawahi, keberangkatan kita itu bayar di 2025. Itu bayar, dan jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang itu Rp233.800.000. Nah, itu berarti ada pembayaran dari kita untuk keberangkatan itu,” imbuhnya.

‎Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji tersebut. Sejumlah influencer dan publik figur yang pernah memiliki hubungan kerja sama dengan Hanania Travel turut dimintai keterangan.

‎Dalam perkembangan terbaru, polisi telah menetapkan Ahmad Syah Farhan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

‎Proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana dalam kasus Hanania Travel.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Dugaan Malapraktik, Pasien Laporkan RS Permata Madina dan Dua Dokter ke Polisi

    Dugaan Malapraktik, Pasien Laporkan RS Permata Madina dan Dua Dokter ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Polres Mandailing Natal (Madina) menerima laporan dugaan tindak pidana kejahatan praktik kedokteran terhadap Rumah Sakit Permata Madina dan dua dokter spesialis pada Kamis (4/6/2026). Laporan ini terkait nasib yang menimpa RSH, remaja 18 tahun asal Kelurahan Panyabungan II, yang terpaksa kehilangan tangan kirinya akibat diamputasi pasca menerima penanganan medis di rumah sakit […]

  • Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 86,386 kilogram sabu dan 5.171 butir ekstasi dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Enam tersangka ditangkap, dua pengendali masih diburu. (Foto: ReportaseNews/HO-Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 86,3 Kg Sabu, Dua Bos Jaringan Internasional Diburu

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional Malaysia-Indonesia dengan menyita 86,386 kilogram sabu dan 5.171 butir ekstasi. Dalam operasi yang dilakukan di Riau, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Riau itu, polisi menangkap enam tersangka, sementara dua orang yang diduga menjadi pengendali jaringan masih diburu. ‎Pengungkapan kasus bermula dari […]

  • Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

    Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Petugas gabungan Ditkrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengamankan 12 unit ekskavator dalam operasi penindakan tambang emas liar di wilayah perbatasan antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (2/3/2026). Operasi besar-besaran itu dilakukan sebagai respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat melalui video viral mengenai aktivitas tambang […]

  • Bupati Langkat dan Mantan Anggota DPRD Dikabarkan Terjaring OTT KPK

    Bupati Langkat dan Mantan Anggota DPRD Dikabarkan Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 1Komentar

    Medan, ReportaseNews – Komisi Pemberan-tasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar kepala daerah pada Kamis (2/7/2026). Bupati Langkat berinisial SA beserta ajudan dan seorang mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) berinisial SY dikabarkan ditangkap atas dugaan kasus gratifikasi penagihan fee proyek tahun 2025 yang disinyalir bernilai lebih dari Rp1 miliar. Bicaraindonesia.net […]

  • Ruang Udara Ditutup, Penerbangan dari Bandara Soetta ke Timur Tengah Dibatalkan

    Ruang Udara Ditutup, Penerbangan dari Bandara Soetta ke Timur Tengah Dibatalkan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tangerang, ReportaseNews – Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bergerak cepat menangani dampak penutupan wilayah udara (airspace closed) di sejumlah negara Timur Tengah yang memicu pembatalan serta penundaan jadwal terbang pada Minggu, 1 Maret 2026. Meski terjadi gangguan pada rute internasional tertentu, otoritas bandara memastikan situasi di terminal tetap terkendali dan pelayanan bagi penumpang terdampak menjadi […]

  • Pengemudi ojol mengeluhkan rencana kenaikan Pertamax 1 April 2026. Mereka menilai biaya operasional meningkat dan pendapatan harian terancam menurun. (Foto: RN/Ullifna Tamama)

    Pengemudi Ojol Keluhkan Rencana Kenaikan Pertamax 1 April

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax pada 1 April 2026 menuai keluhan dari pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol). Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan biaya operasional sekaligus menekan pendapatan harian. ‎Sejumlah pengemudi ojek daring menyebut BBM sebagai kebutuhan utama untuk berkeliling mencari penumpang. Kenaikan harga bahan […]

expand_less