Breaking News
Trending Tags

Difitnah Jadi Pencuri dan Pecatan, Pensiunan TNI Lapor Polisi di Grobogan

  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Grobogan, ReportaseNews – Seorang pensiunan TNI di Kabupaten Grobogan memilih menempuh jalur hukum setelah namanya disebut sebagai pencuri, penadah, dan pecatan tentara dalam unggahan di media sosial Facebook. Tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar dan dianggap merusak kehormatan serta reputasinya di tengah masyarakat.

‎Pria bernama Sugeng itu melalui tim pendamping hukum telah melaporkan pemilik akun Facebook bernama “Rafa Tawon” ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan ujaran kebencian melalui media elektronik.

‎Kuasa pendamping keluarga dari Tim Bantuan dan Pendampingan Bantuan Hukum (BPBH) Grobogan, Yuniar Hadi Prakoso, menjelaskan bahwa unggahan yang dipersoalkan muncul pada 4 Juni 2026 di grup Facebook “Jual Beli Area Purwodadi, Brati dan Sekitarnya”.

‎Dalam unggahan tersebut, akun yang dilaporkan memuat foto Sugeng dan sebuah truk disertai narasi yang menudingnya sebagai pencuri, penadah truk, hingga pecatan anggota TNI.

‎”Klien kami merasa dirugikan karena dalam unggahan tersebut disebut sebagai pencuri, penadah truk, dan pecatan tentara. Tuduhan itu tidak benar dan telah mencemarkan nama baik yang bersangkutan,” ujar Yuniar, Jumat (19/6/2026).

‎Menurut dia, keluarga memiliki dokumen resmi berupa Surat Keputusan (SK) pensiun yang diterbitkan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai bukti bahwa Sugeng mengakhiri masa dinasnya secara sah pada tahun 2022.

‎”Kami memiliki SK pensiun resmi. Jadi tuduhan bahwa klien kami merupakan pecatan TNI tidak berdasar,” tegasnya.

‎Yuniar juga menyebut pihak keluarga tidak pernah menerima pemberitahuan, panggilan, maupun upaya klarifikasi terkait tuduhan yang beredar di media sosial tersebut.

‎Selain itu, Sugeng mengaku tidak mengenal pemilik akun yang mengunggah tuduhan tersebut. Ia juga tidak mengetahui alasan maupun dasar yang digunakan untuk menyebarkan informasi tersebut.

‎”Dari pengakuan klien, ia tidak mengenal akun yang memfitnah tersebut. Tidak pernah ada komunikasi sebelumnya dan keluarga juga tidak mengetahui apa dasar tuduhan itu,” kata Yuniar.

‎Sugeng mengungkapkan dirinya baru mengetahui unggahan itu setelah diberi tahu oleh anak dan adiknya. Pasalnya, ia tidak memiliki akun media sosial.

‎”Saya tahunya dari anak dan adik saya. Saya sendiri tidak punya akun Facebook atau media sosial lainnya. Waktu itu saya sedang bekerja di Jambi,” ujar Sugeng.

‎Saat unggahan tersebut beredar pada awal Juni 2026, Sugeng mengaku sedang menjalankan pekerjaannya sebagai sopir angkutan sawit dan limbah di Jambi. Setelah pensiun dari TNI pada 2022, ia sempat bekerja sebagai petani sebelum kembali menjadi sopir pada 2024.

‎Merasa nama baik dan kehormatannya telah dirugikan, Sugeng berharap laporan yang telah diajukan dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pemilik akun Facebook yang dilaporkan terkait tuduhan yang diunggah melalui media sosial tersebut. (And)

  • Penulis: Andi
  • Editor: Tama

Reportase Pilihan

  • Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menjenguk Tuti Daulay, ibu hamil yang viral ditandu warga sejauh 30 kilometer hingga bayinya meninggal saat persalinan. (Foto: ReportaseNews/Angga)

    Bupati Tapsel Jenguk Tuti Daulay, Soroti Akses Jalan Rusak

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Angga
    • 0Komentar

    Tapanuli Selatan, ReportaseNews – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mendatangi Tuti Daulay, ibu hamil yang viral karena harus ditandu warga sejauh 30 kilometer untuk mendapatkan pertolongan medis saat hendak melahirkan. ‎Tuti Daulay diketahui merupakan warga Dusun Aek Nabara, Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. ‎Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026). Warga […]

  • Eksekusi Hotel Sultan di kawasan GBK Jakarta berlangsung ricuh. Massa penolak pengosongan bentrok dengan aparat saat pelaksanaan putusan pengadilan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Eksekusi Hotel Sultan Berakhir Ricuh, Massa Serang Aparat

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Proses eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, berujung ricuh, Rabu. Kericuhan terjadi saat aparat bersama tim eksekusi berupaya memasuki area hotel untuk menjalankan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. ‎Sejumlah massa simpatisan yang menolak pengosongan bertahan di depan area Hotel Sultan dan menolak membubarkan diri. Saat […]

  • Kejari Jakarta Selatan mengabulkan penangguhan penahanan Roy Suryo dan dr Tifa dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi. Keduanya tidak ditahan usai pelimpahan berkas. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan, Kejari Jaksel Kabulkan Penangguhan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan memutuskan tidak menahan Roy Suryo dan Tiffauzia Tyassuma atau dr Tifa setelah menerima pelimpahan perkara kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. ‎Kabar tersebut disampaikan kuasa hukum keduanya, Refly Harun, usai proses pelimpahan di Kejari Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026). ‎“Pukul 17.00 WIB, kami mendapatkan […]

  • Babi Hutan Ngamuk di Permukiman Padat Sergai, Satu Warga Luka Parah

    Babi Hutan Ngamuk di Permukiman Padat Sergai, Satu Warga Luka Parah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Sergai, ReportaseNews – Seekor babi hutan jantan seberat 30 kilogram mendadak masuk kawasan padat penduduk di Dusun VIII, Desa Pekan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, dan melukai seorang warga yang berusaha melindungi keluarganya pada Selasa (23/6/2026) malam. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sebelum akhirnya hewan ini berhasil dilumpuhkan warga setempat. Ketegangan bermula ketika babi […]

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh jajaran meningkatkan patroli, edukasi, dan penegakan hukum untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. (Foto: ReportaseNews/Don)

    Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Masif, Pelaku Karhutla Diancam Tindakan Tegas

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh jajaran Polda Sumsel meningkatkan patroli, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum secara tegas guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat pada puncak musim kemarau. ‎Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolda Sumsel, Senin (3/8/2026). Apel diikuti […]

  • Istri Siri Serahkan Diri ke Polisi Usai Bunuh Suami di Tigaraksa

    Istri Siri Serahkan Diri ke Polisi Usai Bunuh Suami di Tigaraksa

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tangerang, ReportaseNews – Kasus pembunuhan menggemparkan warga di kawasan Kapling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Seorang pria berinisial J ditemukan tewas setelah dihabisi oleh istri sirinya sendiri, EM, pada Kamis (5/3/2026) petang. Pengungkapan kasus ini bermula dari langkah mengejutkan yang diambil pelaku. Alih-alih melarikan diri, EM mendatangi Mapolresta Tangerang pada Jumat (6/3/2026) siang sekitar pukul […]

expand_less