PEFINDO Pertahankan Rating Hakaaston, Kinerja Keuangan Tetap Solid
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

PEFINDO mempertahankan peringkat idAA- PT Hakaaston dengan prospek stabil hingga Juni 2027. Kinerja keuangan yang solid dan peran strategis di Jalan Tol Trans Sumatera menjadi faktor utama. (Foto: ReportaseNews/Don)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) kembali mempertahankan peringkat kredit idAA- dengan prospek stabil bagi PT Hakaaston (HKA) untuk periode Juni 2026 hingga Juni 2027. Keputusan tersebut mencerminkan kuatnya posisi bisnis perusahaan, kinerja keuangan yang konsisten, serta peran penting HKA dalam mendukung operasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Dalam laporannya, PEFINDO menilai Hakaaston memiliki posisi strategis sebagai perusahaan yang mengelola layanan operasi dan pemeliharaan jalan
Dalam laporannya, PEFINDO menilai Hakaaston memiliki posisi strategis sebagai perusahaan yang mengelola layanan operasi dan pemeliharaan jalan tol secara terintegrasi. Selain itu, perusahaan dinilai memiliki profil keuangan yang sehat sehingga mampu menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika sektor infrastruktur.
Sepanjang tahun buku 2025, berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, Hakaaston membukukan pendapatan sebesar Rp1,49 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari bisnis operasi dan pemeliharaan jalan tol yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun atau 73,9 persen dari total pendapatan.
Sementara itu, pendapatan sebesar Rp389,5 miliar atau sekitar 26,1 persen diperoleh dari penjualan produk hotmix dan spun pile yang menjadi salah satu strategi diversifikasi usaha perusahaan.
Manajemen Hakaaston menilai keputusan PEFINDO mempertahankan peringkat tersebut menjadi indikator kuat bahwa fundamental bisnis perusahaan tetap terjaga di tengah upaya transformasi yang terus dilakukan.
”Peringkat yang dipertahankan PEFINDO mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental bisnis dan arah transformasi HKA. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas pengelolaan aset, serta menjaga disiplin tata kelola perusahaan sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Manajemen HKA dalam keterangan resminya.
Performa positif juga berlanjut pada tiga bulan pertama 2026. Hingga 31 Maret 2026, Hakaaston mencatat pendapatan sebesar Rp363,5 miliar, EBITDA sebesar Rp37,8 miliar, serta laba bersih mencapai Rp23,9 miliar.
Capaian tersebut semakin memperkuat kondisi fundamental keuangan perusahaan dan menjadi salah satu pertimbangan utama PEFINDO dalam mempertahankan peringkat kredit HKA.
Selain aspek keuangan, PEFINDO juga menyoroti posisi Hakaaston sebagai operator utama Jalan Tol Trans Sumatera. Penilaian itu didukung oleh jaringan jalan tol yang luas, pengelolaan fasilitas pendukung yang terintegrasi, serta sinergi yang erat dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai induk perusahaan.
Manajemen HKA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan aset infrastruktur melalui inovasi dan peningkatan kualitas layanan.
”Kami percaya bahwa pengelolaan aset infrastruktur yang unggul dibangun melalui sinergi, inovasi, dan konsistensi dalam memberikan layanan terbaik. Komitmen tersebut akan terus kami jaga sebagai bagian dari transformasi HKA menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM),” kata Manajemen HKA.
Ke depan, Hakaaston akan melanjutkan transformasi bisnis sebagai perusahaan pengelola aset infrastruktur dengan mengedepankan optimalisasi aset, inovasi berkelanjutan, dan peningkatan kualitas layanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mewujudkan visi Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM) sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan.
(Don)
- Penulis: Don
- Editor: Tama




Saat ini belum ada komentar