Progres Tol Betung–Jambi Seksi 1B Capai 31 Persen, Ditargetkan Rampung 2027
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palembang, ReportaseNews – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya Proyek Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1B yang dikerjakan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), terus menunjukkan kemajuan. Hingga akhir Juni 2026, progres konstruksi ruas tol sepanjang 31,58 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Babat Supat dan Kecamatan Tungkal Jaya telah mencapai 31 persen.
Direktur Operasi III PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Defi Adrian, mengatakan pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B merupakan bagian strategis dari Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi yang akan memperkuat konektivitas antara Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi.
Menurut Defi, HKI berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
“HKI berkomitmen menyelesaikan pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta prinsip konstruksi berkelanjutan. Kehadiran ruas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar,” ujar Defi.
Ruas Tol Betung–Jambi Seksi 1B menjadi bagian penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Kehadiran ruas ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Betung menuju Jambi secara signifikan.
Saat ini, perjalanan melalui jalan lintas dari Betung ke Jambi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dalam kondisi lalu lintas normal. Namun saat terjadi kepadatan, waktu tempuh dapat mencapai tiga hingga empat jam. Setelah tol beroperasi, perjalanan diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.
Dalam pelaksanaan konstruksi, HKI menerapkan berbagai teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pekerjaan. Teknologi yang digunakan meliputi Building Information Modeling (BIM), fotogrametri, dan *load scanner* untuk mendukung perencanaan, pemantauan progres, pengukuran volume material, dokumentasi lapangan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, HKI juga melibatkan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kompetensi, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penyedia makanan, minuman, serta material pendukung proyek.
HKI juga memanfaatkan jasa masyarakat setempat untuk sejumlah pekerjaan, seperti penanaman solid sodding, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan guna menjaga kelancaran pelaksanaan proyek.
“Pembangunan tol ini turut melibatkan masyarakat lokal melalui penyerapan tenaga kerja sesuai kompetensi, pemberdayaan UMKM sebagai pemasok makanan, minuman, dan material pendukung, serta penggunaan jasa lokal untuk sejumlah pekerjaan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area proyek,” kata Defi.
Tol Betung–Jambi Seksi 1B ditargetkan selesai pada 2027. Setelah beroperasi, ruas ini diharapkan mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, memperkuat konektivitas Sumatera Selatan dengan Jambi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan sekitarnya.(Don/RN-04)
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar