Breaking News
Trending Tags

Polisi Tegaskan HP Sutrimo Tak Ada di Penyidik

  • calendar_month 15 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menegaskan penyidik tidak menyimpan barang pribadi milik Sutrimo, pria yang disebut pernah bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Penegasan ini disampaikan setelah keluarga Sutrimo menanyakan keberadaan telepon genggam atau handphone milik almarhum saat mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (31/8/2026) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, barang pribadi Sutrimo, termasuk handphone, tidak berada dalam penguasaan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Kami luruskan bahwa penyidik Ditreskrimum tidak memegang barang-barang pribadi seperti handphone,” kata Budi, Rabu (2/9/2026).

Budi menjelaskan, penyidik saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap jenazah Sutrimo. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan disampaikan bersama dokter forensik, tim dokter forensik medikolegal, dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Menurut Budi, pemeriksaan membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah sampel yang masih harus didalami, termasuk jaringan dan DNA.

“Ya, kan dari pihak Labfor, kita kan enggak bisa. Mungkin ada kendala di situ, karena banyak sampel jaringan DNA yang harus didalami,” ujarnya.

Selain menunggu hasil pemeriksaan forensik, penyidik juga akan mendalami sejumlah nama yang diusulkan untuk dimintai keterangan. Salah satunya adalah Febrio Adianto, orang yang disebut membawa jenazah Sutrimo dari sebuah klinik kecantikan menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

“Ya, nanti salah satunya itu akan kita coba dalami,” kata Budi saat ditanya mengenai Febrio.

Penyidik Polda Metro Jaya sebelumnya telah melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 2026.

Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh bukti medis dan ilmiah terkait penyebab kematian Sutrimo.

Dalam perkara tersebut, polisi telah memeriksa 27 saksi. Mereka berasal dari berbagai pihak, mulai dari pengemudi dan petugas ambulans, pihak rumah sakit, petugas pemandian jenazah, saksi di sekitar lokasi kejadian, keluarga dan teman almarhum, perangkat desa, hingga pihak yang berkaitan dengan laporan di Bareskrim Polri.

Selain pemeriksaan saksi, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik, termasuk terhadap jaringan, DNA, serta zat yang ditemukan dalam proses penyelidikan.

Budi mengatakan pihak keluarga Sutrimo melalui tim kuasa hukum juga telah datang untuk meminta perkembangan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan atau SP2HP serta menyampaikan sejumlah permohonan kepada penyidik.

Di sisi lain, pihak eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebelumnya membantah informasi yang menyebut Sutrimo berstatus sebagai kepala rumah tangga atau karumga.

 

(RN-07) 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Dua warga asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan saat berupaya menjual organ satwa dilindungi di kawasan Batunadua, Rabu (29/4/2026) malam. Kedua pria tersebut diringkus polisi beserta barang bukti berupa kulit harimau dahan dan sisik trenggiling yang rencananya dijual kepada pembeli di wilayah Kota Padangsidimpuan. Penangkapan itu […]

  • Perempuan Pekerja Tempat Hiburan Malam di Kupang Tewas Ditikam Pacar

    Perempuan Pekerja Tempat Hiburan Malam di Kupang Tewas Ditikam Pacar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Seorang perempuan berinisial AT (38) yang bekerja di salah satu tempat hiburan malam di Kupang, NTT ditemukan tewas dengan beberapa luka tusuk senjata tajam di tubuhnya pada Selasa (21/4) dinihari sekitar pukul 02.30 wita. Menurut Kasi Humas Polresta Kupang Kota, Iptu Frengky Lapuisali korban tewas setelah dihukani tusukan senjata tajam oleh tersangka […]

  • Bareskrim Polri mengungkap produksi kosmetik ilegal bermerkuri di Bogor. Tiga orang diamankan, ratusan produk disita. (Ist)

    Kosmetik Ilegal Bermerkuri Dibongkar Bareskrim di Bogor

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap praktik produksi dan distribusi kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang diamankan bersama puluhan barang bukti yang diduga mengandung bahan berbahaya. ‎Pengungkapan kasus ini bermula […]

  • Polisi Buru Mr. X, Muara Jaringan Peredaran Ganja di Padangsidimpuan

    Polisi Buru Mr. X, Muara Jaringan Peredaran Ganja di Padangsidimpuan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidipuan, ReportaseNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan masih memburu pemasok ganja misterius berinisial Mr. X yang beroperasi di kawasan Sihoring Koring, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Perburuan ini menyusul ditangkapnya pemuda berinisial ASF (23) yang membawa satu gulungan kertas nasi berisi ganja di Jalan Abdul Jalil Lubis, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Minggu (21/6/2026) sore. Berdasarkan interogasi […]

  • Gubsu Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Hanya Disetujui 6,91%

    Gubsu Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Hanya Disetujui 6,91%

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportasNews – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengkritik draf rencana induk (Renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatera. Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK Jakarta pada Jumat (27/2/2026), Bobby mempertanyakan transparansi data yang menyebabkan alokasi dana untuk Sumatera Utara merosot jauh dari angka kebutuhan riil […]

  • Seorang ABK yang terjun dari KM Naga Mas II di Sungai Kapuas, Pontianak Barat, ditemukan meninggal dunia setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyelaman. (Ist)

    ‎ABK Terjun ke Sungai Kapuas Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews – Seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan terjun dari KM Naga Mas II di perairan Sungai Kapuas, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, ditemukan meninggal dunia setelah Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian, Sabtu (27/6/2026). ‎Korban diketahui bernama Madi (27), warga Dusun Dara Itam IV RT 006/RW 003, Desa Dara Itam I, Kecamatan […]

expand_less