Gagal Ditempel, 29 Cartridge Etomidate Disita Polda Metro Jaya di Tangerang
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran 29 cartridge etomidate di Tangerang. Polisi mengamankan pria berinisial A yang diduga hendak bertransaksi dengan modus sistem tempel. (Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Upaya peredaran 29 cartridge etomidate dengan modus sistem tempel digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi mengamankan seorang pria berinisial A (33) di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten.
Pengungkapan dilakukan Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Minggu (23/8/2026). Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan peredaran etomidate di wilayah Karang Tengah.
Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang dicurigai. Sekitar pukul 01.50 WIB, polisi mengamankan A di area parkiran mobil sebuah apartemen di Karang Tengah.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 29 cartridge etomidate yang disimpan dalam plastik kresek hitam. Polisi juga menyita tiga unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi.
Dari pemeriksaan awal, A mengaku barang tersebut akan diedarkan menggunakan modus sistem tempel. Barang terlebih dahulu diletakkan di lokasi tertentu sebelum diambil oleh penerima.
Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Yentor Witro mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari informasi terkait dugaan peredaran etomidate di wilayah Tangerang.
“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada hari Minggu tanggal 23 Agustus 2026 di daerah Tangerang telah berhasil mengamankan seseorang tersangka berinisial A (33) dengan membawa barang bukti narkotika jenis etomidate sebanyak 29 pcs,” kata Yentor, Jumat (4/9/2026).
A bersama 29 cartridge etomidate dan tiga telepon seluler kemudian dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap asal barang serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran etomidate.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar