Breaking News
Trending Tags

Warga Selopuro Ngawi Tanam Puluhan Pohon Pisang Di Jalan Rusak

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NGAWI, Reportasenews – Aksi protes warga Dusun Jetak Dukuh Gemporampah, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi dengan menanam puluhan pohon pisang di badan jalan Dusun sepanjang kurang lebih 750 meter. Aksi itu dilakukan lantaran warga kesal karena janji pembangunan jalan oleh Pemerintah Desa tak kunjung terealisasi.

Menurut keterangan warga, janji perbaikan jalan tersebut sudah berulang kali disampaikan oleh Pemerintah Desa namun hingga kini belum ada pelaksanaan di lapangan.

“Ya ini bentuk protes warga, janjinya bulan Mei terus mundur sampai September dan ini sudah akhir tahun belum juga terlaksana padahal ini akses penghubung utama kami,” ujar Yono warga setempat saat ditemui di lokasi, Jumat (14/11/25).

Kondisi jalan yang rusak semakin parah saat musim hujan, membuat warga semakin kesal. Sebagian warga bahkan menuding Pemerintah Desa hanya memberi janji tanpa kejelasan.

“Bertahun tahun cuma dijanjikan saja, cuma diukur-ukur katanya di rabat beton tapi enggak ada tindak lanjutnya,” tambah Joko Melon warga lainnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa mengaku bahwa pembangunan jalan tersebut sebenarnya sudah diajukan melalui program bantuan provinsi namun pelaksanaan tertunda akibat refocusing anggaran.

“Kalau pakai DD belum bisa dilaksanakan, karena kalau rabat beton butuh 2 Milyar, kita sudah ajukan ke provinsi dan harusnya pelaksanaan tahun 2024 tapi karena refocusing anggaran kemungkinan baru bisa terealisasi pertengahan 2025, tapi ternyata belum ada kejelasan lagi,” Kata Sunarno, Kepala Desa Selopuro.

Lanjutnya, disposisi dari pemerintah provinsi sebenarnya sudah keluar namun karena ada pemangkasan anggaran proses pencairan menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Jawa Timur.

“Sekarang sistemnya lewat SIPD, jadi kalau kita bangun dulu pakai Dana Desa saya khawatir nanti dana dari provinsi turun tidak bisa dialihkan untuk yang lain dan bisa hangus makanya kami tunggu kepastian dulu, ” katanya.

Terkait aksi warga yang menanam pohon pisang, Sunarno mengaku tidak mempermasalahkan. Meski begitu, ia menyayangkan bentuk protes tersebut.

“Kami belum mengambil sikap, tapi nggak apa-apa itu hak warga, cuma saya sayangkan harusnya enggak perlu menanam pisang bisa minta RT, RW atau Kasunnya di urug sementara,” pungkasnya.(don)

  • Penulis: Admin Situs

Reportase Pilihan

  • Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Hujan

    Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Hujan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Ramadhan Nola Sitompul meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras melanda Desa Wek IV, Dusun Kampung Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (18/4/2026) sore. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang disertai dengan kilatan petir […]

  • 69 Ribu Santri Ikuti UAN Pendidikan Kesetaraan 2025/2026, Ijazahnya Diakui

    69 Ribu Santri Ikuti UAN Pendidikan Kesetaraan 2025/2026, Ijazahnya Diakui

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Tahun Ajaran 2025/2026. Terdaftar 69.176 santri dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia yang akan mengikuti ujian Computer Based Test (CBT) ini. UAN PKPPS dijadwalkan secara bertahap. UAN PKPPS tingkat Ulya (setingkat MA/SMA) berlangsung […]

  • Bupati Madina Tantang Cipayung Plus Berikan Kritik Konstruktif demi Pembangunan

    Bupati Madina Tantang Cipayung Plus Berikan Kritik Konstruktif demi Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menantang kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus agar tidak sekadar mengawasi, melainkan aktif memberikan usulan dan kritik konstruktif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. Saipullah menegaskan hal itu saat membuka ruang dialog bertajuk “Diskusi Ilmiah tentang Percepatan Pembangunan Daerah” bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi […]

  • Anies Baswedan menghadiri reuni 30 tahun bersama warga Desa Kracak dan Penaruban, Purbalingga. Momen silaturahmi penuh nostalgia diwarnai kenangan KKN dan kehangatan Idul Fitri. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Anies Baswedan Kembali ke Kracak, Nostalgia Memuncak

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Purbalingga, ReportaseNews — Anies Baswedan kembali mengunjungi Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dalam rangka menjalin silaturahmi dengan warga yang telah dikenalnya sejak tiga dekade lalu. Kunjungan tersebut berlangsung di Desa Penaruban, Minggu (12/4/2026), dalam suasana Idul Fitri yang hangat dan penuh kebersamaan. ‎Kedatangan Anies bukan sekadar agenda biasa, melainkan pertemuan emosional dengan sahabat lama yang pernah […]

  • peredaran 1.360 obat keras daftar G di Jakarta Utara. Satu tersangka diamankan, barang bukti disita Polda Metro Jaya. (Ist)

    Polda Metro Jaya Sita 1.360 Obat Keras di Jakut

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran obat keras daftar G di wilayah Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu tersangka berinisial NZ (19) pada Senin (16/3/2026) dini hari. ‎Penindakan dilakukan di sebuah toko di kawasan Jakarta Utara setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas jual beli obat terlarang. […]

  • Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Hur Young Soon, yang akrab disapa Ms Ayu, seorang penerjemah kenegaraan asal Korea Selatan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan investasi senilai Rp5,9 miliar yang berkaitan dengan PT Corpus Prima Mandiri. Ms Ayu merupakan salah satu dari lima warga negara Korea Selatan yang mengaku kehilangan dana investasi yang mereka tanamkan sejak […]

expand_less