Cegah Perundungan, Kapolda Metro Jaya Luncurkan FKPMS di 11 Sekolah Jakarta
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Peluncuran forum ini bertujuan memperkuat sistem pencegahan perundungan, deteksi dini gangguan keamanan, serta percepatan penyelesaian masalah di lingkungan pendidikan.
Acara peluncuran FKPMS dihadiri jajaran pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, serta perwakilan sekolah dan pelajar guna membangun sinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.
Urgensi pembentukan forum ini didasari oleh tantangan kompleks yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, mulai dari maraknya aksi perundungan, kekerasan fisik, pelecehan, hingga fenomena tawuran antar-pelajar.
Selain itu, pengaruh negatif media sosial dan tekanan sosial yang memicu perilaku menyimpang menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian. Data menunjukkan sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang menegaskan perlindungan anak masih memerlukan penanganan terpadu.
Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan kehadiran FKPMS akan memangkas jarak komunikasi antara pihak kepolisian dengan unsur sekolah. Melalui wadah ini, setiap potensi gangguan dapat dipetakan dan ditangani secara cepat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orangtua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Program itu menitikberatkan pada peran aktif wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan ketua OSIS tingkat SMA, SMK, serta Madrasah Aliyah di seluruh Jakarta Pusat. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, dan bersih dari narkoba.
Saat ini, sebanyak 11 sekolah telah tergabung melalui sambungan zoom meeting sebagai embrio atau pilot project pembentukan FKPMS yang nantinya diperluas ke seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya,” katanya.
Kapolda menegaskan pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif. (RN-01)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar