Breaking News
Trending Tags

Diperiksa Penyidik, Korban Beberkan Kronologi Dugaan Malapraktik RS Permata Madina

  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Korban dugaan malapraktik Rumah Sakit (RS) Permata Madina Panyabungan, RSH (18) bersama kedua orangtuanya dan Tim Pendamping Hukum, Musuwari dan Ridwan, memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Mandailing Natal (Madina), Kamis (18/6/2026).

Korban mendatangi Polres Madina untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai pelapor sekaligus membeberkan secara rinci kronologi penanganan medis yang mengakibatkan tangan kirinya mengalami kerusakan jaringan berat hingga terpaksa diamputasi.

Pemeriksaan berlangsung di ruang Unit Idik IV Satreskrim Polres Madina dengan Juru Periksa (Juper) Briptu Hendra J. Panjaitan. Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan polisi yang dilayangkan korban pada 4 Juni 2026.

Usai menjalani pemeriksaan, Khairun Rizqi Harahap (ayah korban) mengatakan keluarganya menuntut keadilan atas dugaan kelalaian fatal yang merusak masa depan anaknya.

“Anak kami awalnya hanya mengalami kejang biasa saat jatuh. Namun, penanganan infus yang gagal berulang kali di IGD dan pengabaian keluhan bengkak oleh perawat justru berujung pada hilangnya tangan kiri anak kami secara permanen,” katanya.

Dia mengatakan keluarganya telah menyerahkan seluruh bukti dokumen medis kepada penyidik Polres Madina. Dia berharap proses hukum ini berjalan objektif, transparan, serta menyeret pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas penderitaan fisik dan psikis yang dialami anaknya.

Dalam proses penanganan perkara itu, penyidik Satreskrim Polres Madina tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana kejahatan praktik kedokteran sebagaimana diatur dalam Pasal 440 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Pasal 75 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Dalam kasus ini, pihak keluarga melaporkan dr. Joko Siswanto, Sp.B bersama dr. Syafran Halim Harahap serta manajemen Rumah Sakit Permata Madina ke polisi.

Berdasarkan dokumen laporannya, peristiwa memilukan itu bermula pada Jumat, 17 Oktober 2025 sekira pukul 11.30 WIB.Saat itu, remaja putri itu jatuh dan kejang-kejang di rumah neneknya. Ibu korban membawa putrinya itu ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Permata Madina guna mendapatkan pertolongan pertama.

Namun, sesampainya di sana, pelayanan tenaga medis dinilai lambat dan sempat diwarnai kegagalan berulang kali saat memasang infus sebelum akhirnya terpasang di tangan kiri korban.

Petaka mulai muncul pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Tangan kiri korban mengalami nyeri hebat dan pembengkakan ringan. Kondisinya makin memburuk dan membesar pada hari berikutnya.

Ketika pihak keluarga melaporkan keluhan itu, oknum perawat di RS Permata Madina justru menyatakan pembengkakan itu hal yang biasa dan hanya menyarankan agar tangan korban dikompres saja.

Nyeri hebat yang menjalar hingga ke dada dan jantung serta kondisi menggigil terus dialami korban setiap kali obat dimasukkan melalui cairan infus.

Pihak RS Permata Madina sempat melakukan tindakan operasi pada 23 Oktober 2025. Namun pascaoperasi, kondisi jari-jari tangan kiri korban justru berubah warna menjadi menghitam akibat terjadinya gangguan aliran darah serius atau iskemia nekrosis.

Melihat kondisi yang makin kritis, korban akhirnya dirujuk ke RSUP dr. M. Djamil di Kota Padang, Sumatera Barat, pada 24 Oktober 2025. Sayangnya, pada 27 Oktober 2025, tim dokter RSUP dr. M. Djamil menyatakan jaringan tangan kiri korban sudah mati total akibat infeksi berat yang diduga dipicu cairan medis dari tindakan sebelumnya. Sehingga, jalan satu-satunya untuk menyelamatkan nyawa korban dengan melakukan tindakan amputasi. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Sekitar 80 anggota Gampata menggelar demo di Kantor Gubernur Aceh, mendesak transparansi dugaan korupsi dana bencana hidrometeorologi 2025 dan meminta Polda Aceh bertindak tegas. (Ist)

    Gampata Desak Polda Aceh Usut Dana Bencana Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Banda Aceh, ReportaseNews – Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) mendatangi Kantor Gubernur Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif, Kota Banda Aceh, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. ‎Massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keterbukaan Pemerintah Aceh terkait dugaan korupsi dalam penanganan bencana hidrometeorologi 2025 di Provinsi […]

  • Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Dari tanah tandus Gunung Kidul, lahir seorang anak yang tak sekadar bermimpi, tapi mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia. Namanya Veda Ega Pratama. Di usia belia, Veda menyalakan asa dari lintasan parkiran Pasar Sapi Wonosari, bukan dari sirkuit mewah, tapi dari debu dan semangat. Ia ditempa oleh sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional. […]

  • Polda Sumut Kejar Pemilik Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Periksa PT Hexindo Adiperkasa

    Polda Sumut Kejar Pemilik Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Periksa PT Hexindo Adiperkasa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap aktor intelektual di balik aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal) Madina). Meski operasi penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Brimob dan Ditreskrimsus pada Senin (2/3/2026) lalu berhasil mengamankan belasan orang, hingga saat ini tersangka […]

  • Kasus Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Bergulir, Polisi Periksa Ayah Korban

    Kasus Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Bergulir, Polisi Periksa Ayah Korban

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) memulai tahapan penyelidikan dengan memanggil ayah korban sebagai saksi terkait kasus dugaan malapraktik di Rumah Sakit Permata Madina yang mengakibatkan lengan seorang pasien remaja berinisial RSH (18) diamputasi. Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Tri Boy Alvin Siahaan melalui penyidiknya telah melayangkan surat undangan klarifikasi […]

  • Bareskrim Polri menggerebek New Star Club di Denpasar, Bali, dan menyita ratusan butir ekstasi. Tiga orang ditangkap, sementara satu tersangka lain masih buron. (Ist)

    Penggerebekan Tempat Hiburan Malam di Bali, Ratusan Ekstasi Disita

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan malam New Star Club. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat serta menyita ratusan butir ekstasi yang diduga akan diedarkan kepada pengunjung. ‎Pengungkapan kasus ini dilakukan di lokasi hiburan malam yang berada di kawasan […]

  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut pastikan pasokan BBM dan LPG di Kepulauan Riau aman selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan layanan tambahan dan stok memadai. (Foto: RN/Gus)

    Mensesneg Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Rabu (1/4/2026) esok hari. Kepastian ini mencakup seluruh jenis bahan bakar yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero). Dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (31/3/2026), Prasetyo menegaskan pihak Pertamina telah berkoordinasi untuk tetap mempertahankan harga yang […]

expand_less