Breaking News
Trending Tags

Menangis Ketika Shalat  Apakah Ibadahnya Batal?

  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, ReportaseNews.com – apakah menangis saat berdoa diwaktu solat dapat membatalkan ibadahnya? ini  penjelasan dari pandangan mayoritas ulama, seperti dilansir dari NU Online.

Para ulama mazhab Syafi’i telah membahas secara terperinci persoalan menangis ketika shalat, di antaranya Imam Syamsuddin Ar-Ramli dalam kitab Nihayatul Muhtaj.

Beliau menjelaskan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan mazhab Syafi’i mengenai status menangis dalam shalat.

Pendapat pertama menyatakan, menangis dapat membatalkan shalat apabila dari tangisan tersebut keluar suara yang jelas dan mengandung dua huruf atau lebih.

والأصح أن التنحنح والضحك والبكاء ، وإن كان من خوف الآخرة ( والأنين ) والتأوه ( والنفخ ) من أنف أو فم ( إن ظهر به ) أي بواحد من ذلك ( حرفان بطلت ) صلاته لوجود منافيها ( وإلا فلا ) تبطل لما مر . والثاني لا تبطل بذلك مطلقا ; لكونه لا يسمى في اللغة كلاما ، ولا يتبين منه حرف محقق فكان شبيها بالصوت الغفل ، وخرج بالضحك التبسم فلا تبطل به لثبوته عنه صلى الله عليه وسلم فيها ( ويعذر في يسير الكلام ) عرفا كما يرجع إليه في ضبط الكلمة لا ما ضبطها به النحاة واللغويون

Artinya:
“(Dan pendapat Ashah (paling shahih) adalah bahwa bersin, tertawa, menangis), meskipun karena takut akan akhirat, (mengerang) merintih, (dan menghembuskan nafas) dari hidung atau mulut, jika terdengar dari salah satu hal tersebut dua huruf, maka batal shalatnya karena adanya hal yang membatalkan. Jika tidak, maka tidak batal karena alasan yang telah disebutkan sebelumnya.”

Dalam hal ini, tangisan dipersamakan dengan ucapan yang menjadi salah satu pembatal shalat. Namun, apabila menangis hanya berupa tetesan air mata atau suara samar yang tidak membentuk dua huruf yang jelas, maka shalat tetap sah.

Pendapat kedua menyatakan, menangis tidak membatalkan shalat secara mutlak. Alasannya, menangis bukanlah bagian dari perkataan manusia menurut pengertian bahasa, serta tidak dapat dipastikan huruf-huruf yang keluar darinya.

“Dengan kata ‘Wad dhahka’ yang artinya tertawa, terkecualikan senyuman, sehingga tidak membatalkan shalat, karena telah diriwayatkan dari Nabi saw bahwa beliau melakukannya dalam shalat. Dimaafkan pula sedikit ucapan menurut hitungan adat, sebagaimana adat yang menjadi rujukan dalam menentukan jumlah huruf dalam suatu kata, bukan apa yang telah ditetapkan oleh para ahli nahwu dan bahasa.” (Ar-Ramli, Nihayatul Muhtaj ila Syarhil Minhaj, jilid II, [Beirut; Dar al-Fikr, 1984] halaman 36).

Oleh sebab itu, tangisan dianggap mirip dengan suara yang tidak disengaja dan tidak termasuk pembatal shalat.

Penjelasan serupa juga dapat ditemukan dalam kitab Syarhul Mahalli. Dalam kitab ini ditegaskan, ulama Syafi’i memiliki dua pandangan sama, yaitu pendapat kuat menyatakan batal jika keluar dua huruf, sedangkan pendapat lainnya menyatakan tidak batal karena menangis bukan jenis perkataan.

(والأصح أن التنحنح والضحك والبكاء والأنين والنفخ إن ظهر به أي بكل مما ذكر (حرفان بطلت وإلا فلا) تبطل به ، والثاني لا تبطل به مطلقا لأنه ليس من جنس الكلام

Artinya:

“Dan pendapat Al-Ashah menyatakan bahwa berdehem, tertawa, menangis, merintih, dan meniup, bila tampak dari perbuatan tersebut dua huruf, maka batal shalatnya, tetapi jika tidak tampak maka shalatnya tidak batal dengannya. Sementara pendapat menyatakan shalat sama sekali tidak batal sebab hal-hal tersebut, karena bukan dari jenis perkataan.” (Al-Mahalli, Syarhul Mahalli pada Hasyiyata Qulyubi wa ‘Umairah, jilid II, halaman 499).

Dari penjelasan para ulama tersebut dapat dipahami bahwa hukum menangis dalam shalat tidak berdiri sendiri, tetapi bergantung pada bentuk dan dampaknya.

Tangisan yang muncul secara alami karena kekhusyukan, rasa takut kepada Allah, atau penyesalan atas dosa, dan tidak disertai suara jelas yang membentuk huruf, tidak membatalkan shalat.

Dengan demikian, pemahaman ini diharapkan dapat menenangkan umat muslim agar tetap fokus menjaga kekhusyukan shalat tanpa rasa khawatir berlebihan.

  • Penulis: Handa

Reportase Pilihan

  • Arus balik dari Banyumas menuju Jakarta memuncak lebih awal. Kepadatan dipicu lonjakan kendaraan dan aktivitas wisata di Ajibarang pada hari kedua Lebaran. (Foto: RN/Kus)

    Arus Balik Banyumas–Jakarta Padat, Objek Wisata Jadi Pemicu

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Arus balik Lebaran dari Banyumas menuju Jakarta mulai padat pada Minggu (22/3/2026) petang. Lonjakan kendaraan terjadi lebih cepat dari perkiraan seiring meningkatnya mobilitas pemudik dan dibukanya kembali sejumlah destinasi wisata. ‎Kepadatan arus lalu lintas terlihat pada jalur tengah yang menghubungkan kendaraan dari arah Yogyakarta menuju ibu kota. Volume kendaraan meningkat signifikan sejak […]

  • Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    JAKARTA, Reportasenews – Dinamika politik internal Partai Golkar kembali memanas. Poros Muda Golkar Indonesia secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Suharto untuk menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Koordinator Poros Muda Golkar, Tb. Uuy Faisal Hamdan, menilai partai berlambang pohon beringin itu membutuhkan figur yang mampu menyatukan berbagai […]

  • Identifikasi Lewat Susunan Gigi, Kerangka Korban Banjir Garoga Ditemukan di Tapsel

    Identifikasi Lewat Susunan Gigi, Kerangka Korban Banjir Garoga Ditemukan di Tapsel

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Harapan keluarga Tiarma Sitompul (55) untuk mendapatkan kepastian akhirnya menemui titik terang setelah kerangka manusia ditemukan di tumpukan kayu bekas banjir di tepian Sungai Batangtoru. Penemuan yang berlokasi di Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini diduga kuat jasad warga Desa Garoga yang dinyatakan hilang saat bencana banjir […]

  • Geliatkan Ekonomi Pasar di Bulan Ramadan, Anggota DPR RI Borong Dagangan di Pasar Paiton

    Geliatkan Ekonomi Pasar di Bulan Ramadan, Anggota DPR RI Borong Dagangan di Pasar Paiton

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, ReportaseNews – Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, melakukan aksi nyata untuk menjaga perputaran ekonomi pasar tradisional di tengah suasana Ramadan. Pada Senin (2/3/2026) pagi, ia mengajak sekitar 130 kader partai untuk memborong barang dagangan di Pasar Paiton, Kabupaten Probolinggo. Aksi blusukan ini dimulai sekitar pukul […]

  • Petugas Gabungan Amankan Puluhan Bal Ganja Tak Bertuan di Madina

    Petugas Gabungan Amankan Puluhan Bal Ganja Tak Bertuan di Madina

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aparat gabungan dari Koramil 13 Panyabungan, Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina), dan Unit Reskrim Polsek Panyabungan mengamankan puluhan bal daun ganja kering siap edar di Desa Padang Laru, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB. Penemuan barang haram tersebut bermula dari kecurigaan warga setempat yang melihat karung goni besar […]

  • Kapolri: Media Bersuara, Polri Segera Bergerak!

    Kapolri: Media Bersuara, Polri Segera Bergerak!

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk menjadikan setiap laporan dan aspirasi masyarakat di media massa sebagai kompas utama dalam bertindak. Kapolri menyampaikan hal ini di sela-sela kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama insan pers di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, […]

expand_less