Kapolda Metro Jaya dan Sejumlah Menteri Bersihkan Pasar Kramat Jati
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih aksi korve di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih terlibat langsung aksi korve atau kerja bakti massal di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem lingkungan di pusat ekonomi rakyat.
Di lokasi acara, nampak Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq serta Menteri Perdagangan Budi Santoso bahu-membahu bersama Kapolda Metro Jaya menyusuri setiap sudut pasar guna memungut sampah dan membersihkan area yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan warga Jakarta.
Kegiatan kolaboratif lintas instansi ini merupakan tindak lanjut Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program unggulan ini dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ruang publik yang lebih berkualitas. Melalui aksi ini, Polri menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat luas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya yang mendampingi di lokasi menegaskan kehadiran Kapolda beserta ratusan personel kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap visi besar Presiden. Polri memandang ruang publik yang manusiawi dan tertata akan berdampak positif pada psikologi masyarakat serta stabilitas keamanan wilayah.
Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan pasar tradisional menjadi prioritas dalam agenda sosial kemasyarakatan ini.
“Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari Program ASRI yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo. Bapak Kapolda Metro Jaya menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir memastikan lingkungan publik tidak hanya aman secara fisik, tapi juga sehat dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat. Kita mulai dari pasar tradisional sebagai jantung ekonomi rakyat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Demi memastikan aksi pembersihan berjalan maksimal, sebanyak 823 personel yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Satbrimob, Direktorat Samapta, serta Polres jajaran dikerahkan ke Lokasi.
Sinergi ini makin kuat dengan kehadiran personel TNI, Satpol PP, hingga petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup dan PPSU yang bekerja sama dengan warga setempat untuk mengangkut sampah dari area pasar. (RN-01)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar