Polda NTT Siagakan 3.227 Personil dan Gandeng Pamswakarsa Amankan Paskah 2026
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa 2026 Selasa (31/3)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kupang, ReportaseNews.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggandeng pengamanan swakarsa dari kelompok masyarakat selama perayaan paskah tahun 2026.
Pam swarkarsa tersebut akan dikoordinir oleh anggota Bhabinkamtibmas dengn melibatkan kelompok-kelompok masyarakat di sekitar gereja sehingga nantinya seluruh gereja akan mendapatkan pengamanan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda NTT, Kombes Pol. Joni Afrizal Syarifuddin kepada wartawan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Semana Santa Turangga 2026 di Mapolda NTT, Selasa (31/3).
“Karena keterbatasan personil dibentuk pengamanan swakarsa. Pengamanan swakarsa diakomodir oleh teman-teman bhabinkamtibmas yang berasal dari gereja itu sendiri tokoh pemuda yang ada.di sana maupun lingkungan masyarakat yang ada di sekitar gereja,” kata Joni
Dia mengatakan keterbatasan jumlah personil polri menjadi salah satu alasan melibatkan Pam Swakarsa sehingga seluruh gereja mendapat pengamanan secara baik selama pelaksanaan perayaan paskah di NTT.
Disampaikan Joni pada operasi Semana Santa yang dimulai pada 1 April 2026 hingga 15 April 2026 ada 3.227 personil yang dilibatkan untuk melakukan pengamanan selama perayaan paskah.
“Jumlah personil yang diturunkan 3.227, (yang terdiri dari) Polrinya 1.319 dan TNI dan instansi terkait 1.908 personil untuk melakukan pengamanan di 1.113 gereja di seluruh NTT, dengan 432 gereja prioritas,”jelas Joni.
Dia menjelaskan 432 gereja yang menjadi priotas akan mendapatkan pengamanan langsung dari personil kepolisian.
“432 gereja prioritas full mendapatkan pengamanan langsung dari polri,” jelasnya.
Dia menerangkan adapun yang belum termasuk dalam 432 gereja prioritas tersebut akan tetap mendapatkan pengamanan dari pamswarkarsa yang dikoordinir oleh bhabinkamtibmas setempat dan ini disebabkan karena kekurangan personil.
“Jadi saya tekankan tidak ada gereja yang tidak dilakukan pengamanan,” ucapnya.
Joni bilang, dalam operasi Semana Santa Turangga 2026 juga ada 85 pos yang dibentuk yang terdiri dari 38 pos pengamanan, 26 pos pelayanan dan 21 pos terpadu. Seluruh pos tersebut akan diisi oleh personil Polri, TNI dan Instansi terkait.
Kegiatan Khusus Operasi Semana Santa Turangga 2026 ini akan menyasar 5,5 juta umat nasrani dari 6 juta warga NTT yang akan melaksanakan Perayaan Paskah. Dan pengamanan akan dimulai Rabu (1/4) hingga 15 hari ke depan.
Sementara itu pada Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Semana Santa Turangga 2026 yang berlangsung di lapangan Mapolda NTT, dipimpin oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh Anggota Polri, TNI dan instansi terkait dan sebagai tanda dimulainya operasi ditandai dengan penyamatan pita operasi oleh Wakapolda kepada perwakilan peserta apel. (EB/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar