Breaking News
Trending Tags

Biadab! Serangan Israel Lumpuhkan Sistem Kesehatan Lebanon

  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beirut, ReportaseNews — Serangan Israel di Lebanon dalam sebulan terakhir menekan sistem layanan kesehatan hingga berada di ambang krisis. Puluhan tenaga medis dilaporkan tewas, fasilitas kesehatan rusak, dan sejumlah rumah sakit terpaksa menghentikan operasional.

‎Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 53 tenaga medis tewas sejak eskalasi terbaru. Selain itu, 87 ambulans dan pusat layanan kesehatan hancur, serta lima rumah sakit harus ditutup akibat dampak serangan.

‎Koordinator medis Lebanon untuk Doctors Without Borders (MSF), Luna Hammad, menyatakan serangan dan perintah evakuasi massal mempersempit akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

‎“Serangan Israel dan perintah evakuasi menyeluruh memutus akses masyarakat terhadap layanan kesehatan serta memperkecil ruang bagi layanan kesehatan untuk berfungsi,” kata Hammad kepada Al Jazeera, seperti dikutip Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya melihat adanya pola serangan yang terdokumentasi terhadap layanan kesehatan.

‎Eskalasi konflik meningkat sejak (2/4/2026), ketika Israel memperluas serangan setelah respons militer dari Hezbollah. Dampaknya, sekitar 1,2 juta warga terpaksa mengungsi. Lonjakan pengungsi tersebut meningkatkan tekanan terhadap fasilitas kesehatan yang masih beroperasi.

‎Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Lebanon, Abdinasir Abubakar, mengatakan sejumlah fasilitas kesehatan menjadi sasaran langsung.

‎“Kami melihat beberapa fasilitas kesehatan diserang secara langsung,” ujar Abubakar. Ia juga menyoroti banyak tenaga medis yang ikut mengungsi sehingga memperburuk kondisi layanan kesehatan.

‎Rumah Sakit Jabal Amel University Hospital di Tyre dilaporkan terkena serangan untuk kelima kalinya. Dalam sebulan terakhir, lima rumah sakit harus dievakuasi karena situasi keamanan memburuk.

Seorang anggota staf di Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri bereaksi terhadap laporan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan putra salah satu pekerja rumah sakit pada 24 Maret 2026 di Nabatieh, Lebanon. (Foto: Getty Images/Adri Salido)

Seorang anggota staf di Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri bereaksi terhadap laporan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan putra salah satu pekerja rumah sakit pada 24 Maret 2026 di Nabatieh, Lebanon. (Foto: Getty Images/Adri Salido)

‎Direktur Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri di Nabatieh, Hassan Wazni, menyebut pasien yang membutuhkan perawatan khusus seperti kemoterapi, radioterapi, dan dialisis terpaksa dipindahkan ke wilayah utara.

‎Serangan terhadap tenaga medis juga meningkat. Direktur Jenderal WHO mencatat sembilan paramedis tewas dan tujuh lainnya terluka dalam lima serangan pada 28 Maret.

‎Human Rights Watch turut mendokumentasikan pola serangan terhadap tenaga kesehatan. Peneliti HRW untuk Lebanon, Ramzi Kaiss, menyatakan tren tersebut terus berulang.

‎“Tren pembunuhan tenaga medis ini tidak berhenti meskipun lebih dari 270 tenaga kesehatan dan paramedis tewas akibat serangan Israel di Lebanon,” kata Kaiss.

‎Seorang dokter di Beirut yang menangani pengungsi menyebut fasilitas kesehatan kewalahan menghadapi lonjakan pasien.

‎“Tidak mungkin seseorang tinggal di tempat yang tidak memiliki layanan medis dasar,” ujarnya. Ia menambahkan lebih dari satu juta orang tambahan kini bergantung pada sistem kesehatan yang terbatas.

‎Tenaga medis dan organisasi internasional mendesak perlindungan terhadap fasilitas kesehatan sesuai hukum humaniter internasional serta menyerukan deeskalasi konflik.

‎“Fasilitas kesehatan seharusnya dilindungi oleh hukum internasional,” kata Abubakar. Ia menegaskan gencatan senjata perlu segera dilakukan.

‎Wazni juga menekankan pentingnya perlindungan bagi tenaga medis. “Kami menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan perjanjian internasional, serta penghormatan terhadap keselamatan tenaga medis,” ujarnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Empat Anak di Paluta Tewas Tenggelam Saat Bermain di Kolam Warga

    Empat Anak di Paluta Tewas Tenggelam Saat Bermain di Kolam Warga

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Paluta, ReportaseNews – Isak tangis keluarga menyelimuti Desa Siancimun dan Rokan Baru, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), setelah empat anak ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah kolam milik warga pada Kamis (5/3/2026) sore. Tragedi yang merenggut nyawa AWT (7), JPT (4), PR (8), dan SAR (5) ini bermula dari aktivitas bermain di […]

  • Desak Bentuk TGPF, Amnesty Internasional Sinyalir Proses Hukum Pelaku Teror Aktivis KontraS akan Terkendala

    Desak Bentuk TGPF, Amnesty Internasional Sinyalir Proses Hukum Pelaku Teror Aktivis KontraS akan Terkendala

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak Kepolisian RI segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran adanya hambatan akses hukum, karena para tersangka diduga berada di bawah perlindungan institusi militer tertentu. Usman Hamid mensinyalir proses penegakan hukum oleh kepolisian terkendala, karena […]

  • 75 Artefak Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Pakansari Bogor Selama Ramadhan 

    75 Artefak Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Pakansari Bogor Selama Ramadhan 

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Handa
    • 0Komentar

      Jakarta, Reportasenews –  Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat  di area Laga Satria, kawasan Pakansari, Cibinong, Bogor, tepat di samping Masjid Raya Nurul Wathon. Pameran yang dibuka untuk umum ini tidak dipungut biaya apapun oleh penyelenggara alias bagi para pengunjung. Tentu saja pameran ini disambut […]

  • Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas

    Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jatim, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga Kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik […]

  • Ini Strategi Polda Banten Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini

    Ini Strategi Polda Banten Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Merak, ReportaseNews – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyiapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi puncak arus mudik Idulfitri yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring dimulainya cuti bersama karyawan swasta. Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, menegaskan seluruh jajaran personel telah disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari ruas […]

  • Enam tahun sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo, pasien 01 Sita Tsayutami mengenang tekanan fisik dan psikologis yang dialaminya. (Foto: Instagram/sitatyasutami)

    Hari Ini 6 Tahun Lalu, Covid-19 Pertama Kali Hadir di Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – ‎Tepat 2 Maret menjadi penanda penting dalam sejarah pandemi di Tanah Air. Pada tanggal tersebut, kasus pertama Covid-19 di Indonesia resmi diumumkan pemerintah. Pengumuman itu disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan pada 2 Maret 2020. Saat itu, dua warga Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis SARS-CoV-2. Keduanya adalah […]

expand_less