Breaking News
Trending Tags

Tolak Beri Uang Jatah Preman, Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok di Purwakarta

  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purwakarta, ReportaseNews — Insiden tragis terjadi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Seorang pemilik hajatan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok preman saat acara pernikahan anaknya berlangsung.

‎Korban diketahui bernama Dadang. Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Keributan bermula ketika sejumlah orang mendatangi lokasi acara dan meminta uang dengan alasan jatah keamanan.

‎Adik korban, Wahyudin, mengatakan kakaknya sempat memberikan uang sebesar Rp100.000 kepada kelompok tersebut. Namun, sekitar satu jam kemudian, mereka kembali datang dan meminta tambahan uang lebih besar.

‎”Saya itu bantu mereka istilahnya minta uang, pertama dikasih Rp100 ribu, yang kedua minta Rp500 ribu, kakak saya menolak,” ujar Wahyudin saat melapor ke Mapolres Purwakarta, Sabtu (4/4/2026).

‎Penolakan itu diduga memicu emosi para pelaku. Korban kemudian keluar dari tenda acara dan disebut langsung menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kekerasan hingga terjatuh dan tak sadarkan diri.

‎Korban sempat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

‎Wahyudin menyebut pelaku utama berjumlah sekitar tiga orang. Ia juga mengaku turut menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok yang lebih banyak.

‎”Saya enggak kenal mereka, karena saya tinggal di Karawang, kakak saya yang di Purwakarta,” katanya.

‎Peristiwa itu terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan momen ketika korban terjatuh dan situasi kepanikan di lokasi hajatan.

‎Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Istri dan anak korban dilaporkan sempat pingsan setelah kejadian. Anak korban bahkan masih mengenakan busana pengantin saat menunggu proses pelaporan di kantor polisi.

‎Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku pengeroyokan. Polisi juga mendalami rekaman video serta keterangan saksi di lokasi kejadian. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Sebuah truk bermuatan logistik terguling di Buayan, Kebumen, Minggu 19/4/2026. Warga Gondosuli justru sigap menolong korban dan mengamankan barang agar tak dijarah. Aksi gotong royong ini viral di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar)

    Salut! Warga Kebumen Evakuasi Logistik Truk Kecelakaan Tanpa Dijarah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kebumen, ReportaseNews – Kejadian luar biasa dan patut diapresiasi terjadi di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Alih-alih menjarah, warga justru bahu-membahu menyelamatkan logistik dari truk yang terguling, Minggu (19/4/2026). ‎Insiden kecelakaan tunggal itu menimpa sebuah truk bermuatan besar di kawasan Gondosuli, Buayan. Truk terbalik hingga muatannya tercecer ke jalan. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan […]

  • Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Warga Dilarang Mendekat Radius 2 Km

    Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Warga Dilarang Mendekat Radius 2 Km

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Aktivitas vulkanik Gunung Slamet yang berada di perbatasan lima kabupaten di Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan ditandai dengan munculnya kolom asap setinggi 300 meter dan kenaikan suhu kawah yang cukup tajam. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan suhu maksimum kawah meningkat drastis dari 247,4 °C pada September 2024 menjadi 411,2 […]

  • Karo Karo Bersaudara Raih Emas di Kejuaraan KASAL Cup V 2026

    Karo Karo Bersaudara Raih Emas di Kejuaraan KASAL Cup V 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Garuda Gemilang-Inkai Jawa Barat menyabet Juara Umum dalam ajang Kejuaraan Karate KASAL Cup V 2026 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 4-5 April 2026. Raihan itu dicapai setelah Garuda Gemilang mendapatkan 28 medali emas, 18 medali perak, dan 15 medali perunggu. Dari 28 medali emas itu, dua diantaranya disumbangkan Karo Karo […]

  • RS Permata Madina Terima Dua Somasi Dugaan Malapraktik

    RS Permata Madina Terima Dua Somasi Dugaan Malapraktik

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Rumah Sakit Permata Madina di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menerima dua somasi terkait tuntutan pertanggungjawaban atas dugaan malapraktik. Berdasarkan salinan dokumen yang diterima pada Senin (30/3/2026), salah satu teguran hukum tersebut dilayangkan oleh Kantor Hukum Nur Miswar, SH & Rekan selaku kuasa hukum keluarga pasien berinisial RSH. Menanggapi […]

  • Target Lebaran di Rumah Baru, Menteri PU Percepat Pembangunan 254 Huntara di Tapsel

    Target Lebaran di Rumah Baru, Menteri PU Percepat Pembangunan 254 Huntara di Tapsel

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan angin segar bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Batangtoru dengan menargetkan penyelesaian 254 unit Hunian Sementara (Huntara) sebelum Hari Raya Idul Fitri. Komitmen ini ditegaskan saat dia makan sahur dan salat subuh berjamaah bersama Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu, di Desa Napa, Senin […]

  • Keluarga Nikita Mirzani Minta Keadilan TPPU

    Keluarga Nikita Mirzani Minta Keadilan TPPU

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keluarga Nikita Mirzani meminta transparansi hukum setelah artis tersebut menerima vonis enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kuasa hukum Nikita, Usman Lawara, mengatakan keluarga berharap proses hukum berjalan terbuka dan objektif agar publik dapat melihat fakta sebenarnya di persidangan. “Pihak keluarga prinsipnya menginginkan keadilan […]

expand_less