Polda Metro Jaya Hemat Energi, Patroli dan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal
- calendar_month 11 menit yang lalu
- print Cetak

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya mulai menerapkan kebijakan efisiensi energi di lingkungan kepolisian. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap program pemerintah sekaligus respons atas dinamika geopolitik global yang berdampak pada penggunaan sumber daya.
Meski ada pengetatan, kepolisian memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Aktivitas utama seperti patroli keamanan tetap dilaksanakan secara normal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah efisiensi difokuskan pada penggunaan energi yang tidak bersifat prioritas.
”Ada penghematan dari kepolisian. Kita mendukung program pemerintah,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh mengurangi kehadiran aparat di lapangan. Patroli tetap menjadi prioritas guna menjaga situasi keamanan masyarakat.
“Tetap pelaksanaan patroli memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tetap dilakukan,” tegasnya.
Menurut Budi, penghematan dilakukan antara lain melalui pengurangan konsumsi bahan bakar minyak serta pembatasan mobilitas perjalanan dinas yang tidak mendesak. Personel juga diarahkan memanfaatkan transportasi umum saat melakukan perjalanan dinas. “Ada kegiatan perjalanan dinas, kita tidak menggunakan kendaraan pribadi, bisa transportasi umum,” ucap Budi.
Selain itu, anggota kepolisian didorong menggunakan moda transportasi dengan konsumsi energi lebih rendah. Perubahan ini mencakup penggunaan kendaraan operasional hingga kendaraan pribadi menuju kantor.
”Dari roda empat ke roda dua, dari roda dua bisa menggunakan sepeda ke kantor,” tambahnya.
Di sisi lain, Budi memastikan kebijakan kerja jarak jauh seperti Work From Home (WFH) tidak diterapkan bagi anggota Polri. Seluruh personel tetap bekerja dari kantor maupun di lapangan untuk menjaga kesiapsiagaan.
Ia menegaskan seluruh layanan kepolisian tetap berjalan tanpa pengurangan kapasitas maupun jam operasional.
”Kalau pelayanan kepolisian itu tetap berjalan. Artinya ada regulasi bagi ASN, terus staf swasta yang setiap minggu diatur regulasinya. Jadi polisi tidak melaksanakan WFH, WFA (Work From Anywhere), ataupun work from home, tetapi melakukan penghematan terkait tentang emisi, BBM, dan lain-lain. Itu kita lakukan,” pungkasnya. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar