Breaking News
Trending Tags

13 Tersangka Kekerasan Daycare Little Arresha Jogja Terungkap, Ini Faktanya!

  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta, ReportaseNews – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

‎Penetapan ini dilakukan setelah polisi mengamankan total 30 orang dalam penggerebekan yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) malam dan dilanjutkan dengan gelar perkara.

‎Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Eva Guna Pandia mengatakan, para tersangka berasal dari berbagai posisi di lingkungan daycare tersebut, mulai dari pimpinan hingga pengasuh.

‎”13 orang tersangka terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh,” ujar Eva kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).

‎Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif di balik dugaan kekerasan yang terjadi di fasilitas penitipan anak tersebut.

‎30 Orang Diamankan Saat Penggerebekan

‎Sebelumnya, aparat kepolisian mengamankan 30 orang saat melakukan penggerebekan di lokasi daycare. Mereka terdiri dari pengasuh, pengelola yayasan, hingga petugas keamanan.

‎Seluruhnya telah diperiksa oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta untuk mendalami peran masing-masing dalam kasus ini.

‎Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut.

‎Puluhan Anak Diduga Jadi Korban

‎Dari hasil penyelidikan sementara, jumlah anak yang pernah dititipkan di daycare Little Aresha mencapai 103 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun verbal.

‎Temuan medis menunjukkan adanya pola luka yang beragam pada tubuh korban, seperti kulit melepuh, bekas cubitan, cakaran, luka di punggung, hingga bibir.

‎Selain itu, sejumlah anak juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, termasuk pneumonia atau infeksi paru-paru.

‎Kasus ini mulai terungkap setelah muncul kecurigaan dari orangtua dan warga sekitar. Beberapa orangtua mengaku anak mereka kerap menangis saat hendak diantar ke daycare tersebut.

Daycare Tidak Mengantongi Izin

‎Fakta lain yang terungkap, daycare Little Aresha diketahui tidak memiliki izin operasional resmi.

‎Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, memastikan hal tersebut.

‎”Tidak berizin, baik di Dinas Pendidikan maupun Dinas Perizinan,” kata Retnaningtyas.

‎Kasus kekerasan daycare Jogja ini menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Tempat penitipan anak yang seharusnya menjadi ruang aman justru diduga menjadi lokasi terjadinya tindak kekerasan terhadap balita.

‎Polisi menyatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh jaringan dan praktik yang terjadi di daycare tersebut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Tunggu Hasil Lab Ungkap Kematian Sutrimo

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sutrimo, penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 27 orang saksi dalam kasus tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium forensik menjadi salah satu […]

  • Curi Motor di Batangtoru, Pria Ini Kabur ke Tempat Rehabilitasi Narkoba Panyabungan

    Curi Motor di Batangtoru, Pria Ini Kabur ke Tempat Rehabilitasi Narkoba Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Polsek Batangtoru bersama Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menangkap seorang pria berinisial DF alias NB (28) yang nekat bersembunyi di dalam lembaga rehabilitasi narkoba setelah menggasak sepeda motor milik jamaah masjid. Pelaku yang merupakan warga Desa Huta Tonga tersebut diringkus polisi di wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), setelah sempat berpindah-pindah […]

  • Utamakan Ketertiban, Polres Padangsidimpuan Antar Daging Kurban ke Rumah Warga

    Utamakan Ketertiban, Polres Padangsidimpuan Antar Daging Kurban ke Rumah Warga

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Polres Padangsidimpuan membagikan daging dari penyembelihan delapan ekor lembu kurban secara langsung ke rumah-rumah warga di sekitar eks Mako Polres Padangsidimpuan, Jalan Serma Lian Kosong, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Rabu (27/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan proses distribusi daging kurban berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menghindari penumpukan massa di lokasi penyembelihan […]

  • Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap seorang pria berinisial WS (35) setelah aksi kriminalnya yang semula berniat mencuri berubah menjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku diringkus pada Kamis (7/5/2026), tak lama setelah melancarkan aksinya di salah satu rumah warga di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng. Insiden itu bermula […]

  • Sejumlah petinggi PPP dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan KTA dan dokumen internal partai. Laporan disebut berawal dari kejanggalan penerbitan kartu anggota. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Petinggi PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan Kadernya ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menjadi sorotan. Sekretaris Jenderal PPP Taj Yasin dan Wakil Ketua Umum PPP Agus Suparmanto dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan dokumen serta Kartu Tanda Anggota (KTA) partai. ‎Laporan tersebut diajukan pada Jumat (12/6/2026) dan tercatat dengan nomor LP/B/4244/VI/2026/SPKT/Polda Metro Jaya. ‎Kuasa hukum Ketua […]

  • Taufik Hidayat, buronan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya di Bandung, berhasil ditangkap Polda Jawa Barat setelah masuk daftar pencarian orang. (Ist)

    Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Buronan Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Pacar di Bandung Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bandung, ReportaseNews – Pelarian Taufik Hidayat (TH), pria yang menjadi buronan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya di Kabupaten Bandung, akhirnya berakhir. ‎Polda Jawa Barat memastikan telah menangkap TH yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah diduga melakukan kekerasan terhadap YTR (29), perempuan yang disebut menjadi korban penyiksaan selama bertahun-tahun. ‎Kapolda Jawa Barat, […]

expand_less