Breaking News
Trending Tags

39 Saksi Diperiksa, 12 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Masih Dirawat di RS

  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya terus mendalami penyebab kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur. Hingga Kamis (7/5/2026), penyidik telah memeriksa 39 saksi dari berbagai pihak untuk mengungkap rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut.

‎Selain proses penyelidikan yang masih berjalan, aparat juga memastikan penanganan terhadap korban tetap dilakukan. Saat ini, sebanyak 12 korban masih menjalani perawatan intensif di tujuh rumah sakit yang tersebar di Bekasi dan Jakarta.

‎Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan korban yang masih dirawat tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan di Bekasi dan Jakarta.

‎“Per tanggal 7 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, masih terdapat 12 orang korban yang menjalani rawat inap di tujuh rumah sakit,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

‎Ia merinci, lima korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, satu korban di RS Mitra Bekasi Timur, dua korban di RS Primaya Bekasi Timur, serta masing-masing satu korban di RSUD Kabupaten Bekasi, RS MMC Kuningan Jakarta, Rumah Sakit Primaya Barat, dan Eka Hospital Harapan Indah.

‎Di sisi lain, penyidik terus mengumpulkan keterangan untuk mengurai dugaan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan dilakukan terhadap pelapor, korban, saksi di lokasi kejadian, hingga pihak operasional perkeretaapian dan perusahaan transportasi daring.

‎“Sampai saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 39 orang saksi,” kata Budi.

‎Menurut dia, para saksi terdiri atas satu pelapor, dua saksi dalam laporan polisi, 11 korban, delapan warga di sekitar lokasi kejadian, dua pihak pengemudi dan operasional kendaraan, delapan petugas operasional perkeretaapian, tiga saksi dari instansi terkait, serta empat saksi dari perusahaan taksi online.

‎Polda Metro Jaya kini memfokuskan pemeriksaan lanjutan pada aspek teknis perkeretaapian dan koordinasi lintas instansi. Penyidik juga mendalami keterkaitan operasional kendaraan taksi online dalam insiden tersebut.

‎“Pemeriksaan lanjutan difokuskan tentang unsur teknis perkeretaapian, instansi terkait, serta pihak yang berkaitan dengan operasional kendaraan taksi online,” ujar Budi.

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Bapas Purwokerto Deklarasi Zero Halinar, Pelanggar Bakal Dipecat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas IIB Purwokerto menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba atau yang dikenal dengan istilah Halinar di lingkungan kerja mereka. ‎Komitmen tersebut diteguhkan melalui Apel Ikrar Zero Halinar yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono, pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian […]

  • Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 266 Unit Kapal Lintas Penyeberangan

    Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 266 Unit Kapal Lintas Penyeberangan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Untuk memastikan kelancaran, kenyamanan dan keselamatan penumpang yang akan mudik lebaran tahun 2026 di lintas penyebarangan nasional, Kementerian perhubungan telah menyiapkan 266 unit kapal dengan kapasitas angkut sebanyak 6,15 juta penupang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. (18/02/2026) […]

  • Davina Karamoy menjalani pemeriksaan selama enam jam terkait kasus Hanania Travel. Ia mengaku menerima uang saku umrah dan telah mengembalikannya kepada penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Davina Karamoy Selesai Diperiksa Polisi, Akui Terima Uang Saku Umrah Dari Hanania

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aktris Davina Karamoy menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji yang melibatkan Hanania Travel. Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam dan berfokus pada kerja sama yang pernah dijalani Davina dengan biro perjalanan tersebut. ‎Usai pemeriksaan, Davina menyatakan seluruh pertanyaan penyidik telah dijawab. Ia juga mengakui pernah […]

  • Ini Sandi Aliran Uang Pemerasan WNA ke Wamen Imipas Silmy Karim

    Ini Sandi Aliran Uang Pemerasan WNA ke Wamen Imipas Silmy Karim

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) dengan modus operandi penggunaan sandi atau kode khusus untuk menyamarkan aliran dana. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, komplotan ini menggunakan istilah-istilah unik seperti ‘malaikat’ hingga peran […]

  • Kejati Sumut Kumpulkan Laporan Dugaan Jual-beli Titik SPPG untuk Kejagung

    Kejati Sumut Kumpulkan Laporan Dugaan Jual-beli Titik SPPG untuk Kejagung

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengumpulkan berbagai laporan dan informasi dari masyarakat terkait dugaan praktik jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk diteruskan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Rizaldi mengatakan pihaknya saat ini bergerak dalam koridor penghimpunan data awal. Upaya ini dilakukan sembari […]

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Viral WO Kabur Bawa Uang Pengantin, Polisi Buka Posko Korban Penipuan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aparat kepolisian masih memburu pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) yang diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah pasangan calon pengantin. Kasus ini menjadi sorotan setelah kisah korban viral di media sosial. ‎Polres Metro Jakarta Timur kini membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dugaan penipuan tersebut. Polisi juga masih mendalami […]

expand_less