Breaking News
Trending Tags

Tak Masuk Daftar Penerima Huntap, Empat Keluarga Penyintas Longsor Tapsel Terlunta-lunta

  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tapsel, ReportaseNews – Ketidakpastian menyelimuti nasib sejumlah warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Meski sudah lebih dari tiga bulan berlalu sejak bencana maut pada 25 November 2025, sebanyak empat kepala keluarga (KK) hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai hak hunian tetap (huntap), karena rumah mereka dianggap tidak mengalami kerusakan fisik secara langsung.

Kondisi ini memicu kekhawatiran bagi warga yang rumahnya berada tepat di bawah zona bahaya bukit retak.

Sugiman, salah satu warga terdampak, mengungkapkan, meski bangunan rumahnya masih berdiri, ancaman longsor susulan membuat hunian tersebut tidak lagi layak untuk ditempati demi keselamatan nyawa.

“Sejak bencana itu kami tidak berani lagi tidur di rumah. Trauma dan takut longsor susulan. Apalagi delapan dari 22 korban merupakan keluarga dekat,” ujar Sugiman, dirilis antaranews,  Kamis (5/3/2026).

Sugiman menjelaskan, dari total 19 KK yang menghuni Kampung Durian, sebanyak 15 rumah masuk dalam daftar penerima huntap yang direncanakan pemerintah di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru. Namun, dia bersama tiga rekannya, Kerman, Loso, dan Juliadi, justru tereliminasi dari daftar tersebut meski telah melalui proses pendataan awal oleh pemerintah daerah.

Ketidakjelasan status ini memaksa Sugiman dan keluarganya mengungsi secara mandiri dengan menyewa rumah di wilayah Batangtoru. Di tengah keterbatasan ekonomi pascabencana, dia harus merogoh uang Rp300 ribu per bulan, belum termasuk biaya listrik dan air, demi menghindari lokasi rawan bencana di kampung halamannya.

Kepala Desa Batu Godang Mahmudin Sihombing membenarkan keempat keluarga tersebut memang tidak tercatat sebagai penerima bantuan hunian baru. Menurut dia, kriteria penerima saat ini masih terpaku pada kondisi fisik bangunan saat bencana terjadi, di mana rumah keempat warga tersebut tidak mengalami kerusakan signifikan.

Di sisi lain, Camat Batangtoru Mara Tinggi Siregar mengatakan saat ini pemerintah pusat sedang menggenjot pembangunan 227 unit hunian tetap di Dusun Taman Sari. Dari jumlah tersebut, 19 unit sedianya dialokasikan untuk warga Kampung Durian. Namun, sinkronisasi data terkait warga yang terdampak trauma dan relokasi kawasan masih menjadi persoalan yang menunggu solusi konkret.

Kini, warga yang terabaikan oleh indikator kerusakan fisik ini hanya bisa berharap ada kebijakan diskresi dari pemerintah. Mengingat Kampung Durian telah dinyatakan sebagai zona relokasi, menetap di sana bukanlah pilihan bijak, sementara tinggal di kontrakan tanpa kepastian bantuan huntap menjadi beban berat yang sulit dipikul dalam jangka panjang. (Lily/RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Kasus videografer Amsal Christy Sitepu yang dituntut 2 tahun penjara atas dugaan mark up proyek video desa di Kabupaten Karo menuai sorotan. Sejumlah kejanggalan terungkap di persidangan. (Ist)

    Komisi III DPR Pasang Badan Jadi Penjamin Videografer Amsal Sitepu

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta majelis hakim memberikan vonis bebas kepada videografer Amsal Sitepu yang didakwa korupsi senilai Rp202 juta dalam proyek video profil desa. Dalam rapat dengar pendapat umum yang digelar di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (30/3/2026), seluruh fraksi di Komisi III sepakat untuk pasang badan dengan mengajukan […]

  • Korban pelecehan driver taksi online di Jakarta Pusat mendapat pendampingan Polda Metro Jaya. Polisi mengungkap kronologi hingga pelaku WAH ditangkap di Depok. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Korban Pelecehan Driver Taksi Online Dapat Perlindungan Polisi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Pidana Perempuan, Anak, dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya memberikan pendampingan kepada S (20), korban dugaan pelecehan oleh pengemudi taksi daring atau taksi online di Jakarta Pusat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlindungan serta pemenuhan hak korban selama proses hukum berlangsung. ‎Direktur PPA-PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari […]

  • IRGC Bersumpah Balas Dendam, Kematian Khamenei Jadi Momen Perlawanan Iran

    IRGC Bersumpah Balas Dendam, Kematian Khamenei Jadi Momen Perlawanan Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Teheran, ReportaseNews – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras menyusul konfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Minggu (1/3/2026). Alih-alih menunjukkan kelemahan pasca-serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat, militer elite Teheran justru menegaskan kematian sang pemimpin akan memicu gelombang pembalasan yang tidak akan terelakkan bagi para pelaku. Dalam pernyataan resmi […]

  • Polda Metro Jaya Gelar Rikkes Akpol 2026, Peserta Diminta Waspadai Penipuan

    Polda Metro Jaya Gelar Rikkes Akpol 2026, Peserta Diminta Waspadai Penipuan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sebanyak 300 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I dalam rangkaian seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Biddokkes Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Tahapan yang berlangsung hingga 11 April mendatang ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh calon taruna memenuhi standar fisik dan medis yang ketat sebelum melanjutkan […]

  • Menag Sambangi KPK untuk Melaporkan Penggunaan Pesawat Khusus

    Menag Sambangi KPK untuk Melaporkan Penggunaan Pesawat Khusus

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan sekaligus melaporkan penggunaan fasilitas pesawat khusus yang dia gunakan saat meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pekan lalu. Nasaruddin datang ke KPK bukan sebagai bentuk pemanggilan paksa, melainkan inisiatif pribadi untuk memastikan tidak ada unsur […]

  • Sekitar 80 anggota Gampata menggelar demo di Kantor Gubernur Aceh, mendesak transparansi dugaan korupsi dana bencana hidrometeorologi 2025 dan meminta Polda Aceh bertindak tegas. (Ist)

    Gampata Desak Polda Aceh Usut Dana Bencana Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Banda Aceh, ReportaseNews – Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) mendatangi Kantor Gubernur Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif, Kota Banda Aceh, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. ‎Massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keterbukaan Pemerintah Aceh terkait dugaan korupsi dalam penanganan bencana hidrometeorologi 2025 di Provinsi […]

expand_less