Breaking News
Trending Tags

Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Hur Young Soon, yang akrab disapa Ms Ayu, seorang penerjemah kenegaraan asal Korea Selatan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan investasi senilai Rp5,9 miliar yang berkaitan dengan PT Corpus Prima Mandiri.

Ms Ayu merupakan salah satu dari lima warga negara Korea Selatan yang mengaku kehilangan dana investasi yang mereka tanamkan sejak 2020. Ia mengatakan hingga hampir tiga tahun berlalu, persoalan tersebut belum juga memperoleh kepastian hukum.

“Saya sudah menunggu hampir tiga tahun tapi belum ada kejelasan. Saya tidak bisa sabar lagi. Saya harus mengungkap kejadian yang saya alami ini,” ujar Ms Ayu kepada wartawan di Jakarta.

Selama ini, Ms Ayu dikenal sebagai penerjemah profesional yang kerap mendampingi pejabat dan delegasi Korea Selatan dalam berbagai agenda resmi di Indonesia. Dalam salah satu kesempatan, ia juga bertugas sebagai penerjemah saat pejabat Korea Selatan melakukan pembicaraan dengan Presiden Joko Widodo hingga Presiden Prabowo

Menurut Ms Ayu, dirinya bersama empat rekannya menginvestasikan dana dengan total mencapai Rp5,9 miliar ke PT Corpus Prima Mandiri. Dana tersebut,  merupakan hasil kerja keras dan tabungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun bekerja di Indonesia.

“Kami bekerja keras dan menabung sedikit demi sedikit untuk bisa berinvestasi,” katanya.

Setelah perusahaan dinyatakan pailit, para investor disebut menerima penggantian berupa aset ruko. Karena berstatus warga negara asing, kepemilikan aset tersebut diatasnamakan kepada kuasa hukum mereka, Rusdy. Namun, pada November 2022, saat mendatangi lokasi ruko, para korban mendapati bangunan tersebut telah dipasangi stiker bertuliskan “Objek Ini Dalam Sita Umum” oleh Tim Kurator berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya.

Para korban mengaku baru mengetahui bahwa aset tersebut telah berstatus sita umum dan sebelumnya tidak pernah diberi informasi mengenai adanya persoalan hukum yang melekat pada ruko tersebut.

Korban kemudian mempertanyakan proses pengurusan dokumen oleh notaris karena notaris semestinya mengetahui status hukum aset yang sedang bermasalah.

“Saya curiga karena seharusnya notaris mengetahui persis status aset ruko itu,” ujarnya.

Melalui kuasa hukumnya, para korban melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan  ke kepolisian dengan terlapor Krishtiono Gunarso. Para korban mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), namun menilai proses penanganan perkara berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat mengusut perkara tersebut secara profesional serta memberikan kepastian hukum bagi para korban, termasuk mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak yang diduga mengetahui status hukum aset sejak awal.

“Pengacara sudah melapor ke polisi dan mengaku sudah dipanggil dan diperiksa penyidik tetapi sampai saat ini tidak juga ada perkembangan. Saya juga pernah dipertemukan dengan terlapor tapi hanya diberi janji-janji dan tidak pernah terealisasi”, tambahnya.

Sementara dalam laporannya ke polisi, korban merasa tidak ada perkembangan dan sering hanya bolak-balik.

“Dalam pemeriksaan penyidik kami merasa penyidik justru lebih membela terlapor. Saya sedih hasil kerja yang saya kumpulkan selama 6 tahun mereka ambil. Saya hanya ingin tau seperti apa hukum atau undang-undang di Indonesia akan mengadili kasus seperti yang kami alami”, harap Ayu masih bisa mendapat keadilan. (RN-04)

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. (FOTO: RN/RN-01)

    Polisi Telusuri Jejak Pelaku Penyiraman Cairan Berbahaya di Salemba

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle A6
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews— Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan penyelidikan kasus penyiraman cairan berbahaya di Salemba, Jakarta Pusat yang menyebabkan seorang korban mengalami luka bakar serius. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, kepolisian menegaskan bahwa proses penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional dengan mengedepankan bukti dan fakta penyelidikan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep […]

  • Polisi menangkap pelaku peredaran uang palsu Rp620 juta di Bogor. Sejumlah alat produksi disita dan jaringan pelaku masih didalami. (Ist)

    Polda Metro Jaya Sita Uang Palsu Rp620 Juta, Pelaku Ditangkap di Bogor

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap dugaan pembuatan sekaligus peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu di wilayah Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial MP di kamar hotel kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (30/3/2026). ‎Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Robby Syahfery […]

  • Negara Kebobolan Rp1,3 Triliun, LBH GKB Bidik Aktor Utama Inisial P dalam Skandal Tambang Emas Ilegal Muratara

    Negara Kebobolan Rp1,3 Triliun, LBH GKB Bidik Aktor Utama Inisial P dalam Skandal Tambang Emas Ilegal Muratara

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus dugaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sukamenang, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, memasuki babak baru. Lembaga Project Bumi Hijau resmi menunjuk LBH Gerakan Keadilan Bersama (GKB) sebagai kuasa hukum untuk mengusut tuntas dugaan kejahatan lingkungan yang disebut telah merugikan negara hingga Rp1,3 triliun. Langkah hukum tersebut menandai […]

  • Kisah kemanusiaan di Perang Dunia II ketika pilot Jerman Franz Stigler memilih mengawal pesawat musuh yang rusak parah hingga selamat kembali ke Inggris. (Ist)

    Di Tengah PD II, Pilot Jerman Franz Stigler Pilih Kemanusiaan Daripada Kemenangan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Di tengah kerasnya pertempuran Perang Dunia II, sebuah kisah kemanusiaan terjadi di langit Jerman. Seorang pilot tempur Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman) memilih tidak menembak jatuh pesawat musuh yang sudah dalam kondisi kritis. Keputusan itu menyelamatkan sembilan awak pesawat Amerika Serikat dan menjadi salah satu kisah paling mengharukan dalam sejarah perang. ‎Peristiwa itu […]

  • Ilustrasi kereta api jarak jauh. (Foto: RN/Tama)

    KAI Buka 68 Perjalanan KA per Hari saat Lebaran 2026, Tiket ke Kota Favorit Masih Banyak

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyiapkan total 787.318 kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) reguler selama masa Angkutan Lebaran 2026. Setiap hari, sedikitnya 68 perjalanan KAJJ diberangkatkan dari wilayah Daop 1 Jakarta. ‎Dari total kapasitas tersebut, sebanyak 357.847 tiket telah terjual. Artinya, ratusan ribu kursi masih […]

  • Jenderal Lebanon tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan. Insiden yang menewaskan 12 orang itu memicu kecaman dari sejumlah negara dan PBB. (Foto: Lebanese Armed Forces)

    Jenderal Tinggi Lebanon Gugur, Israel Dituding Langgar Gencatan Senjata

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Beirut, ReportaseNews – Serangan Israel di wilayah Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk seorang jenderal senior Angkatan Bersenjata Lebanon. Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Lebanon dan Israel menyepakati gencatan senjata bersyarat yang dimediasi Amerika Serikat. ‎Militer Lebanon menyatakan Brigadir Jenderal Wassam Sabra, Kapten Elie Khoury, dan prajurit Hussein Ghozal tewas setelah kendaraan militer […]

expand_less