Breaking News
Trending Tags

Polisi Selidiki Teror Tetangga di Depok, Pelaku Jalani Tes Psikologi

  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Depok, ReportaseNews – Polres Metro Depok meningkatkan penanganan kasus dugaan teror yang dialami seorang warga di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ke tahap penyidikan. Seiring perkembangan perkara tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku untuk mendalami kondisi kejiwaannya.

‎Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan penyidik saat ini masih melengkapi proses penyidikan dengan memeriksa para saksi serta menyiapkan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku di Rumah Sakit Kramat Jati.

‎”Tanggal 22, status ditingkatkan menjadi penyidikan, dan penyidik sekarang akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan akan membuat surat untuk keterangan masalah apa, psikologi ya, masalah psikologi. Akan dibuatkan surat untuk pemeriksaan psikologi ke Rumah Sakit Kramat Jati,” kata Hendra kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

‎Peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik memeriksa terduga pelaku pada Senin (20/7/2026). Selain itu, pelapor dan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk menguatkan alat bukti dalam proses hukum.

‎Dalam penyidikan tersebut, polisi menerapkan Pasal 521 KUHP tentang Perusakan dan/atau Pasal 448 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

‎Menurut Hendra, pemeriksaan psikologi diperlukan untuk mengetahui kondisi mental terduga pelaku. Langkah itu diambil setelah penyidik memperoleh informasi dari pihak keluarga mengenai karakter dan kondisi emosional yang bersangkutan.

‎”Ya, menurut keterangan dari orang tuanya bahwa terlapor terkadang susah membendung emosinya ya. Terkadang selalu meledak-ledak, gitu,” ujarnya.

‎Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Pancoran Mas yang mengaku menjadi korban aksi teror oleh tetangganya. Peristiwa tersebut mengakibatkan pagar tembok rumah korban mengalami kerusakan.

‎Laporan resmi telah diterima Polres Metro Depok pada 15 Juli 2026 dan tercatat dengan nomor LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

‎Berdasarkan hasil penyelidikan awal, perselisihan antara kedua pihak diduga dipicu oleh gesekan antartetangga yang tinggal berdekatan. Polisi menyebut konflik bermula setelah korban diduga mengucapkan kata-kata kasar dan menyetel musik, yang kemudian memicu pertengkaran.

‎”Informasinya kata-kata kasar dan setel musik karena saling berdekatan rumahnya,” tutur Hendra.

‎Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan psikologi sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara utuh motif serta kronologi dugaan teror tersebut.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Kementerian PPPA mencatat 44 persen daycare di Indonesia belum memiliki izin. Kondisi ini dinilai mengancam kualitas pengasuhan anak di tengah meningkatnya kebutuhan layanan. (Foto: KemenPPPA)

    Fakta Mengejutkan! 44 Persen Daycare di Indonesia Belum Berizin

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkap masih banyak layanan penitipan anak atau daycare di Indonesia yang belum memenuhi aspek legalitas. Dari hasil pendataan terbaru, sebanyak 44 persen daycare diketahui belum memiliki izin maupun status hukum yang jelas. ‎Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengatakan persoalan legalitas masih menjadi […]

  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Praktik pengerukan emas secara ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) akhirnya terhenti setelah tim gabungan Polda Sumut melakukan penggerebekan besar-besaran. Aktivitas yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir ini terungkap memiliki perputaran uang yang masif, mencapai angka Rp 1,5 miliar setiap harinya. Wakapolda Sumut Brigjen Sonny […]

  • Suasana pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Rabu (18/3/2026). Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, 26.456 kendaraan menyeberang ke Sumatra. Simak data terbaru dan imbauan resmi. (Foto: RN/Djung)

    Arus Balik Lebaran 2026, Ini Waktu Terbaik Kembali ke Ibu Kota

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026 agar memilih waktu kepulangan pada 25 hingga 27 Maret 2026. Langkah ini dinilai efektif untuk menghindari lonjakan volume kendaraan saat puncak arus balik. ‎ ‎Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyampaikan imbauan tersebut saat melakukan pemantauan pengamanan malam takbir […]

  • Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengingatkan pemudik motor agar tidak membawa barang berlebihan saat mudik. Barang “gembolan” dinilai berbahaya bagi pengendara dan pengguna jalan lain. (Foto: RN/Tama)

    Polda Metro Jaya Ingatkan Pemudik Motor ‘Gembolan’, Ini Risikonya!

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polri mengingatkan masyarakat yang hendak mudik menggunakan sepeda motor agar tidak membawa barang secara berlebihan atau dikenal dengan istilah ‘gembolan’. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. ‎Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, fenomena pemudik motor yang membawa barang dalam jumlah banyak masih sering […]

  • Dirjen PSDKP Segel Paksa Ruang Laut Ilegal PT Surya Sarana Marina

    Dirjen PSDKP Segel Paksa Ruang Laut Ilegal PT Surya Sarana Marina

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Gresik, ReportaseNews – Upaya penertiban wilayah laut nasional kembali memanas setelah Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono memimpin langsung operasi lapangan di pesisir Kabupaten Gresik pada akhir pekan lalu. Dalam aksi ‘turun gunung’ tersebut, pria yang akrab disapa Ipunk ini menghentikan paksa aktivitas pemanfaatan ruang laut seluas 1,72 hektare […]

  • Tujuh penumpang KRL meninggal dunia dalam tabrakan CommuterLine dan kereta jarak jauh di Bekasi Timur. KAI fokus evakuasi dan penanganan korban. (Ist)

    Tabrakan Maut KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi empat penumpang KRL meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara CommuterLine dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. ‎Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan jumlah korban masih bersifat sementara. ‎“Berdasarkan data sementara, terdapat empat orang penumpang KRL yang meninggal dunia,” […]

expand_less