Breaking News
Trending Tags

Terungkap, Begini Modus WO Tipu Calon Pengantin di Bekasi

  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus yang digunakan pasangan suami istri pemilik wedding organizer (WO) dalam menjalankan dugaan penipuan terhadap sejumlah calon pengantin. Modus tersebut dilakukan dengan menawarkan paket pernikahan berharga murah melalui media sosial hingga menarik minat korban.

‎Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan mengatakan, para korban awalnya mengetahui jasa penyelenggara pernikahan tersebut dari iklan yang beredar di Instagram. Setelah tertarik, komunikasi kemudian berlanjut melalui aplikasi WhatsApp dengan pihak admin.

‎“Pada awalnya, para korban mendapatkan iklan jasa pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Selanjutnya, karena di situ ada iklan-iklan, para korban ini tertarik, berlanjut dengan komunikasi melalui WhatsApp ke adminnya langsung,” kata Bayu di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (1/6/2026).

‎Dalam percakapan tersebut, tersangka menawarkan berbagai promo dan paket pernikahan yang diklaim menguntungkan calon pelanggan. Harga yang ditawarkan disebut lebih menarik dibandingkan paket pernikahan pada umumnya.

‎“Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah, para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban,” ujar Bayu.

‎Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain di luar Jakarta Timur. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sejumlah korban diketahui berasal dari wilayah Bekasi.

‎Terkait kemungkinan adanya laporan di wilayah hukum lain, Bayu menegaskan pihaknya siap berkoordinasi dengan penyidik setempat guna mempercepat proses penanganan perkara.

‎“Mungkin nanti kalau terkait ada korban yang melaporkan di Bekasi, penyidik dari Bekasi akan berkoordinasi dengan kami terkait dengan penanganan di sini. Kalau memang nanti dari penyidik di Bekasi ingin melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang sudah kita amankan, maka kami persilakan,” jelasnya.

‎Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih cermat sebelum memilih jasa wedding organizer. Polisi mengimbau calon pengantin memastikan legalitas usaha, rekam jejak perusahaan, serta ulasan dari pelanggan sebelumnya sebelum melakukan transaksi.

‎“Dalam kesempatan ini, kami dari Satreskrim Polres Jakarta Timur mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih wedding organizer. Coba diperhatikan apakah WO ini benar terverifikasi, memiliki track record yang baik,” tutur Bayu.

‎Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah tergiur oleh penawaran paket pernikahan dengan harga yang jauh di bawah standar pasar. Menurut Bayu, harga yang terlalu murah bisa menjadi salah satu indikator yang patut diwaspadai.

‎“Dan juga paket harga yang ditawarkan itu, kira-kira normal atau tidak. Kalau terlalu murah, ya, kita jangan terlalu cepat percaya karena kemungkinan ini adalah bentuk penipuan,” ucapnya.

‎Saat ini, penyidik masih mengembangkan perkara untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana, termasuk kemungkinan bertambahnya jumlah korban dan total kerugian yang ditimbulkan.

‎Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang dan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan. Mereka terancam hukuman penjara paling lama empat tahun. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • (Ilustrasi: chatgpt ai)

    Purbaya Pastikan Dana THR ASN Rp55 T Siap Cair, Tunggu Pengumuman Presiden

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tunjangan hari raya (THR) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri telah disiapkan pemerintah. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp55 triliun. ‎ ‎Meski anggaran telah tersedia, pengumuman resmi mengenai waktu pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. ‎ ‎“Itu (aturan) sedang diproses, […]

  • Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisruh sengketa aset yang menimpa Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) kini memasuki babak baru. Sebanyak enam orang kabarnya telah menyandang status tersangka. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi terkait dana pinjaman ke sejumlah pemodal. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa laporan polisi bernomor LP/B/2517/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 17 April 2025 itu menyeret enam […]

  • Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

    Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Petugas gabungan Ditkrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengamankan 12 unit ekskavator dalam operasi penindakan tambang emas liar di wilayah perbatasan antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (2/3/2026). Operasi besar-besaran itu dilakukan sebagai respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat melalui video viral mengenai aktivitas tambang […]

  • Karhutla seluas sekitar 90 hektare di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sumsel, berhasil dikendalikan. BKSDA fokus menjaga habitat gajah dan satwa lainnya. (Don)

    Karhutla 90 Hektare di SM Padang Sugihan Terkendali, Gajah Jadi Perhatian

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Banyuasin, ReportaseNews – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, seluas sekitar 90 hektare kini berhasil dikendalikan. Penanganan masih dilakukan di sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali meluas dan mengancam habitat satwa. Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud bersama Kepala Balai Konservasi Sumber […]

  • Terima 10 Kg Ganja di Pool Bus ALS Surabaya, Mahasiswa Asal Madina Ditangkap Bareskrim

    Terima 10 Kg Ganja di Pool Bus ALS Surabaya, Mahasiswa Asal Madina Ditangkap Bareskrim

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 10 kilogram ganja yang dikirimkan menggunakan Bus Antar Lintas Sumatra (ALS). Dalam operasi penangkapan di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (24/7/2026), polisi meringkus Rahmat Fausan (27), warga asal Mandailing Natal (Madina), yang bertindak sebagai penerima sekaligus pemilik barang haram tersebut. Modus operandi penyelundupan […]

  • Sudah Tujuh Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi

    Sudah Tujuh Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat total jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi kini mencapai tujuh orang setelah dua jamaah dilaporkan meninggal dunia di Madinah. Kedua jamaah itu adalah Siti Sri Rahayu Sanusi yang tergabung dalam Kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari Kloter BPN-01 asal Kota […]

expand_less