Breaking News
Trending Tags

Teheran Masih Digempur Rudal, Warga Bertahan di Tengah Perang

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, ReportaseNews — Suara ledakan rudal menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga ibu kota Iran sejak perang pecah akhir pekan lalu. Meski situasi mencekam, sebagian warga memilih tetap bertahan dan melanjutkan aktivitas mereka.

‎Sepehr, seorang warga di wilayah timur Teheran, mengatakan ia dan keluarganya belum berencana meninggalkan kota dalam waktu dekat.

‎“Perang ini mungkin akan berlangsung beberapa minggu, jadi saya dan keluarga hanya akan pergi jika situasinya menjadi sangat buruk. Untuk sekarang, hidup masih berjalan,” ujarnya, seperti dikutip Al-Jazeera, Kamis (5/3/2026).

‎Ia mengungkapkan, dentuman ledakan terdengar hampir setiap hari di lingkungannya. Asap tebal kerap terlihat membumbung tinggi di kejauhan, bahkan getaran ledakan membuat jendela rumah bergetar.

‎Situasi serupa juga terjadi di berbagai sudut Teheran, kota berpenduduk hampir 10 juta orang. Serangan rudal dari Amerika Serikat dan Israel dilaporkan terjadi bergelombang sejak perang dimulai pada Sabtu pagi.

‎Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.000 orang hingga saat ini.

‎Pemerintah Iran menyatakan sejumlah fasilitas air dan listrik terkena dampak serangan pada Kamis. Meski begitu, otoritas memastikan belum terjadi pemadaman besar-besaran.

‎Di sisi lain, aktivitas kota mulai melambat. Jalanan ibu kota terlihat lebih lengang dari biasanya dan banyak toko memilih tutup sementara.

‎Namun kebutuhan pokok masih tersedia, baik di toko fisik maupun melalui layanan pemesanan daring.

‎Marjan, warga yang tinggal di kawasan barat Teheran, kepada Al-Jazeera mengatakan ia masih bisa membeli kebutuhan sehari-hari meski harus antre.

‎“Ketika serangan bom berhenti sementara, saya biasanya keluar sebentar untuk membeli kebutuhan di toko dekat rumah. Biasanya ada antrean roti yang tidak terlalu panjang, dan antrean di beberapa pom bensin,” katanya.

‎Ia menambahkan, sebagian besar barang masih tersedia di toko. Namun lonjakan harga membuat banyak warga semakin terbebani.

Suasana pasar di Teheran selama serangan AS-Israel ke Iran, Kamis (5/3/2026). (Foto: West Asia News Agency via Reuters/Majid Asgaripour)

Suasana pasar di Teheran selama serangan AS-Israel ke Iran, Kamis (5/3/2026). (Foto: West Asia News Agency via Reuters/Majid Asgaripour)

‎“Kecuali beberapa barang yang mulai langka, toko-toko masih punya hampir semua yang dibutuhkan. Tapi harga sekarang sangat memberatkan masyarakat,” ujarnya.

‎Tekanan ekonomi memang sudah dirasakan warga bahkan sebelum perang dimulai. Dua laporan resmi yang dirilis beberapa hari sebelumnya menunjukkan inflasi di Iran melonjak tajam.

‎Pusat Statistik Iran mencatat inflasi tahunan mencapai 68,1 persen pada Februari. Sementara Bank Sentral Iran memperkirakan angka inflasi berada di kisaran 62,2 persen.

‎Kenaikan harga paling drastis terjadi pada bahan makanan. Inflasi pangan di Iran mencapai sekitar 105 persen.

‎Beberapa komoditas bahkan melonjak lebih tinggi, seperti minyak goreng yang naik hingga 207 persen, daging merah 117 persen, telur dan produk susu 108 persen, buah-buahan 113 persen, serta roti dan jagung 142 persen.

‎Pemerintah Iran juga mengakui adanya kekhawatiran terkait ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis di tengah konflik.

‎Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, mengatakan pemerintah terus memantau situasi tersebut.

‎“Kami memiliki kekhawatiran tentang penyediaan obat dan peralatan medis yang cukup, tetapi untungnya kondisi saat ini masih baik,” ujarnya kepada media pemerintah.

‎Meski demikian, pasar obat di Iran dilaporkan mengalami gejolak dalam beberapa pekan terakhir. Harga obat melonjak dan beberapa jenis obat, termasuk antidepresan, mulai sulit ditemukan di Teheran dan kota lain.

‎Sementara itu, nilai mata uang rial Iran juga berada di titik terendah. Sebelum perang pecah, satu dolar AS setara sekitar 1,66 juta rial.

‎Di tengah ketidakpastian konflik, pasar saham Iran merosot tajam, sementara aset tradisional seperti emas justru melonjak karena dianggap lebih aman oleh investor. (Al-Jazeera/RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Seorang siswa MI di Sidoarjo menulis surat menyentuh untuk Presiden Prabowo Subianto usai merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis di sekolahnya. (Ist)

    Puji MBG, Surat Siswa Dari Sidoarjo Bikin Prabowo Tersentuh

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Presiden Prabowo Subianto menerima surat menyentuh dari seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur, terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ‎Surat tersebut ditulis oleh Muhammad Marfen, siswa kelas V-D MI Darussalam Sidoarjo. Dalam suratnya, Marfen menyampaikan rasa terima kasih karena telah merasakan langsung manfaat program makan bergizi di sekolahnya. […]

  • Polda Metro Jaya Gelar Rikkes Akpol 2026, Peserta Diminta Waspadai Penipuan

    Polda Metro Jaya Gelar Rikkes Akpol 2026, Peserta Diminta Waspadai Penipuan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sebanyak 300 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I dalam rangkaian seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Biddokkes Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Tahapan yang berlangsung hingga 11 April mendatang ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh calon taruna memenuhi standar fisik dan medis yang ketat sebelum melanjutkan […]

  • Polres Madina Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pembunuhan Pencuri Galundung

    Polres Madina Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pembunuhan Pencuri Galundung

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Penyidik Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (8/4/2026). Saat ini penyidik masih memeriksa dan menahan enam tersangka di Mapolres Madina untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres […]

  • Polda Lampung Tangkap Perekrut Dua Siswi SMP Jadi Terapis Pijat Plus-plus

    Polda Lampung Tangkap Perekrut Dua Siswi SMP Jadi Terapis Pijat Plus-plus

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, ReportaseNews – Polda Lampung menangkap seorang remaja berinisial SAS (17) yang diduga mengeksploitasi dua siswi SMP asal Bandar Lampung untuk dijadikan terapis pijat atau spa plus-plus di Surabaya. Pelaku melancarkan aksinya dengan iming-iming barang mewah hingga fasilitas transportasi gratis untuk menjerat para korban yang masih di bawah umur. Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf […]

  • Workshop kopi IPB membedah proses kopi dari hulu hingga hilir, mulai dari kualitas biji, teknik roasting modern, hingga pembentukan cita rasa kopi premium. (Ist)

    Workshop IPB Kupas Rahasia Kopi Dari Kebun Hingga Seduhan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Institut Pertanian Bogor melalui Divisi Teknik dan Teknologi Agroindustri Fakultas Teknologi Pertanian menggelar Workshop Ritual Ngopi bertajuk “Bean to Brew: Rahasia di Balik Secangkir Kopi”, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus praktik langsung terkait inovasi pengolahan kopi dari hulu hingga hilir. ‎Workshop yang digelar melalui Agroindustrial Innovation Hub (AIH) itu […]

  • Terseret Ombak di Pantai Barat, Pemuda Tapsel Ditemukan Tewas

    Terseret Ombak di Pantai Barat, Pemuda Tapsel Ditemukan Tewas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Taplsel, ReportaseNews – Seorang pemuda asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bernama Abdul Rohman Harahap (20) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Samudra Hindia, Pantai Barat Sumatera, Selasa (24/3/2026). Korban yang merupakan warga Desa Parsalakan ini ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh tim gabungan dalam posisi terapung sekitar dua kilometer dari titik awal hilangnya korban […]

expand_less