Viral! Pelecehan Seksual di KRL, Korban Labrak Pelaku
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Terduga pelaku pelecehan seksual. Kasus pelecehan seksual di KRL Commuter Line viral di media sosial. KAI Commuter menelusuri pelaku melalui CCTV dan menyiapkan sanksi blacklist. (Foto: Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Aksi pelecehan seksual kembali terjadi di dalam rangkaian KRL Commuter Line dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di dalam gerbong kereta yang tengah dipadati penumpang.
Dalam video yang beredar, korban terdengar menangis setelah diduga menjadi korban tindakan asusila oleh seorang pria yang mengenakan topi. Pelaku disebut menggesekkan alat vitalnya ke tubuh korban, bahkan sempat memegang serta mengelus bagian pinggul korban.
Menanggapi kejadian tersebut, KAI Commuter menyatakan keprihatinan atas insiden kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan transportasi publik.
Manajer Humas KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan pihaknya kini sedang menelusuri identitas terduga pelaku melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV.
“Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini petugas kami sedang melakukan penelusuran melalui CCTV dan konfirmasi dengan korban, untuk selanjutnya akan dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic yang mana CCTV ini dapat mendeteksi wajah terduga pelaku yang melakukan tindakan kriminalitas,” kata Leza, Selasa (10/3/2026).
Leza menegaskan, apabila identitas pelaku berhasil diungkap dan terbukti melakukan pelecehan seksual, KAI Commuter akan memberikan sanksi tegas berupa pemblokiran akses menggunakan layanan Commuter Line.
Selain itu, KAI Commuter juga memastikan akan memberikan pendampingan kepada korban, termasuk dukungan psikologis.
“KAI Commuter juga akan memberikan pendampingan kepada korban secara psikologis, untuk menguatkan korban,” ujarnya.
Pihak KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk membantu korban serta menindak tegas setiap bentuk kriminalitas yang terjadi di area layanan Commuter Line, khususnya kekerasan seksual.
“KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak, berani speak up atau dapat melaporkan segala bentuk kekerasan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121, maupun media sosial resmi KAI Commuter,” pungkasnya. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar