Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Mobil Warga Terbakar di Magetan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Sebuah mobil di Magetan terbakar saat pemiliknya hendak menyalakan mesin, Sabtu (14/2/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Magetan, ReportaseNews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebuah mobil milik warga di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, terbakar pada Sabtu (14/3/2026).
Mobil minibus bernomor polisi AE 1459 PF milik Misran terbakar saat hendak dinyalakan. Tanpa diduga, dari bagian kendaraan tiba-tiba muncul asap disertai suara letupan yang kemudian memicu kobaran api.
Melihat mobilnya terbakar dan api cepat membesar, Misran langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan itu segera berdatangan dan bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, asap muncul sesaat setelah mesin mobil dinyalakan. Tak lama kemudian terdengar letupan kecil yang diikuti percikan api hingga akhirnya melahap sebagian besar badan kendaraan.
Kepala Desa Giripurno, Sigit, membenarkan adanya peristiwa kebakaran mobil di wilayahnya.
“Iya benar ada mobil terbakar di wilayah kami. Mobil lama,” ujarnya kepada wartawan.
Api dengan cepat melahap mobil yang terparkir di teras rumah hingga menyisakan kerangka. Beruntung, kebakaran tidak merembet ke bangunan rumah maupun properti di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Magetan segera tiba di lokasi dengan dua unit armada untuk melakukan pemadaman dan pembasahan guna mencegah api kembali menyala.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Pemkab Magetan, Ali Sukamto, mengatakan pihaknya menurunkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air untuk menangani kejadian tersebut.
“Kami turunkan dua unit armada kebakaran, satu rescue dan satu mobil suplai air. Saat ini situasi sudah aman dan api berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp33 juta.
Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran berasal dari kebocoran tangki bahan bakar yang diperparah oleh instalasi kelistrikan kendaraan yang sudah tidak layak. Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. (fin/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar