Ada Buku Gratis di Merak, Pemudik Antusias
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 bagikan ribuan buku gratis di Pelabuhan Merak untuk tingkatkan minat baca anak selama perjalanan mudik. (Foto: RN/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cilegon, ReportaseNews – Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), disambut antusias para pemudik.
Kegiatan ini menghadirkan pembagian buku bacaan gratis di sejumlah titik arus mudik, termasuk di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.
Program ini bertujuan mendorong budaya literasi, khususnya di kalangan anak-anak, agar tetap produktif selama perjalanan mudik.
Salah satu pemudik tujuan Lampung, Diny Evitasari (38), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menilai, buku gratis ini dapat mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai.
”Senang sekali ada baca buku gratis, apalagi bukunya bisa dibawa pulang. Jadi biar anak saya enggak main handphone terus selama perjalanan,” ujar Diny di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Selasa (17/3/2026).

Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). (Foto: RN/Tama)
Petugas Kantor Bahasa Kemendikdasmen Provinsi Banten, Dody Kristianto, menjelaskan kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 16 hingga 17 Maret 2026.
”Acara dari Senin kemarin, ini hari terakhir. Total buku ada 27.000 dari pusat, yang untuk di Dermaga Merak ini ada sekitar 3.000 buku,” kata Dody.
Secara keseluruhan, Kemendikdasmen menyalurkan sekitar 24.000 buku bacaan bermutu di sembilan titik strategis arus mudik. Lokasi tersebut meliputi Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pakupatan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, serta Bandara Halim Perdanakusuma.
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen, Dora Amalia, menyebut program ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui penyediaan bahan bacaan berkualitas.
“Kegiatan Mudik Asyik Baca Buku merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan literasi masyarakat. Buku-buku yang dibagikan telah melalui proses penilaian sehingga sesuai dengan karakter dan kemampuan anak-anak serta bebas dari konten yang tidak layak,” ujar Dora dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, di tengah tingginya penggunaan perangkat digital oleh anak, program ini menjadi momen penting untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca.
“Kita melihat anak-anak kini semakin akrab dengan telepon pintar. Karena itu, kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan kembali budaya membaca buku. Kami berharap buku-buku ini dapat menjadi teman perjalanan bagi anak-anak selama mudik dan terus dibaca bersama keluarga,” pungkasnya. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar